08:00 . Pasar Buah Banjarejo Mulai Dibongkar   |   07:00 . Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi   |   22:00 . Warga Bojonegoro Terkonfirmasi Positif Bertambah 6 Orang   |   21:00 . Pesan Direktur Utama Pertamina EP pada MWT di PEP Asset 4 Poleng Field   |   20:00 . Banyak SMP Negeri Kurang Pagu, Disdik Data Siswa yang Masuk Swasta   |   18:00 . Pencetakan KIA di Bojonegoro Sudah Capai 50 Persen   |   16:00 . Tunjukkan Kreatifitasmu di Lomba Video Film Pendek   |   15:00 . BPBD Anggarkan Rp425 Juta untuk Droping Air Bersih   |   14:00 . Lomba Foto 9 Tahun bB, ini Syarat dan Ketentuannya   |   13:00 . Masih Dibuka, Yuk Ikuti Lomba 9 Tahun bB   |   12:00 . Kemenag Tunggu Intruksi Pembelajaran dari Kementerian Pusat Jelang TAB   |   11:00 . Pertamina EP Kembali Dinobatkan Best of The Best dalam APQ Awards 2020   |   10:00 . Harga Jual dan Buyback Terpantau Meroket Tajam   |   09:00 . Gratis..! Peserta UTBK Bisa Rapid Tes ke Labkesda   |   08:00 . Hilang Entah Dimana, Pencarian Warga Pilang Dihentikan   |  
Sat, 04 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 30 August 2017 19:00

Pedagang Hewan Mengeluh Sepi Pembeli

Pedagang Hewan Mengeluh Sepi Pembeli

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Ketika Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di beberapa lokasi penjualan hewan kurban di Kota Ledre, banyak pedagang yang mengeluh kepada Disnakan lantaran sepinya pembeli.

Hal tersebut diungkapkan oleh Bidang kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bojonegoro, Sugiharti Sri Rahayu. Pihaknya mendapat laporan dari beberapa pedagang hewan kurban khususnya pedagang kambing dan domba.

"Kemarin banyak sekali yang mengaku sepi pembeli, tapi untuk harganya kata para pedagang mengalami peningkatan yang lumayan signifikan," katanya kepada blokBojonegoro.com.

Perempuan yang akrab disapa Yayuk tersebut menjelaskan, salah satu faktor sepinya pembeli dikarenakan banyak masyarakat yang mulai beralih ke arisan atau patungan untuk membeli hewan kurban sapi. Hal itu dirasa lebih mudah dan efesien dibanding dengan kurban kambing maupun Domba.

"Kalau kurban kambing hanya diperuntukan kepada satu orang saja, kalau Sapi bisa diperuntukan untuk 7 orang," ujar Sugiharti Sri Rahayu.

Namun, jauh-jauh hari sebelumnya banyak juga pedagang kambing maupun domba yang memprediksi akan mengalami penurunan pembeli. Karena itu, sbanyak pedagang yang hanya mengambil sedikit stok kambing dan domba untuk mengantisipasi kerugian lantaran tidak terjual. [din/lis]

Tag : pembeli, sepi, disnakan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat