21:00 . Genap 4 Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat   |   20:00 . Lagi, Pasangan Tak Suami Istri Terciduk Satpol PP di Kamar Kost   |   18:00 . Antisipasi Pembobolan Rekening, Polres Gelar Rakor dengan Pimpinan Bank   |   17:00 . Mancing, Cara Asyik Menanti Azan Maghrib   |   16:00 . Menjadi Kartini Inspiratif Masa Kini Melalui Empat Pilar   |   15:00 . Klaim Triwulan Pertama Tahun 2021, Santunan Korban Luka-luka Jasa Raharja Menurun   |   14:00 . Semarakkan Hari Kartini, Kopri PK Attanwir Gelar Kompetisi Fotogenik   |   13:00 . Waspada...! Lagi-lagi Ada Akun Medsos Mengatasnamakan Bupati Anna Mu'awanah   |   12:00 . Peringatan Hari Kartini, Wanita Turut Berperan Mengisi Pembangunan Bangsa   |   11:00 . Perkuat Protokol Kesehatan untuk Ramadan Lebih Aman   |   10:00 . Provinsi Prioritas PPKM Mikro Diminta Serius Dalam Pembentukan Posko   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Mencapai 1.455.065 Orang   |   08:00 . Pemerintah Mendukung Inovasi Kesehatan Untuk Mewujudkan Kemandirian Bangsa   |   07:00 . Tingkat Ekonomi Keluarga Pengaruhi Usia Anak Terpapar Medsos, Kok Bisa?   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, 1 Tambahan Kasus Baru dan 1 Pasien Meninggal   |  
Tue, 20 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Petani dan Pegawai Andalkan Agunan BPKB untuk Kredit

blokbojonegoro.com | Monday, 16 October 2017 19:00

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Transaksi kredit di Bojonegoro mayoritas menggunakan agunan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Barang jaminan yang kecil dan tidak terlalu dibutuhkan saat di rumah itu mendominasi sampai 80 persen dibanding jaminan lainnya.

Penyelia umum bank swasta di Kabupaten Bojonegoro, Sampurno mengatakan, pengajuan mengunakan BPKB ini mendominasi dari kalangan petani pinggiran yang membutuhkan pinjaman uang. Jaminan BPKB memang tidak memiliki plafon tinggi, hanya belasan juta untuk motor dan tertinggi sekitar Rp50 juta untuk mobil.

"Pengajuan tinggi biasanya di musim tanam di saat petani membutuhkan biaya untuk tanam lagi," ujarnya.

Ia mengatakan, memang ada berbabai macam yang digunakan untuk jaminan pengajuan kredit di antaranya BPKB, surat tanah, dan surat berharga lainnya. Namun untuk pengajuan dana tinggi dari kalangan pengusaha yang biasanya mengajukan dana sampai Rp100 juta.

"Kalau berkisar Rp100 juta memakai jaminan sertifikat tanah dan bangunan," terang Sampurno.

Sementara itu bagian umum bank lain, Agus Julianto mengungkapkan, jumlah pengajuan kredit yang kecil mayoritas dari debitor non usaha yang kebanyakan menggunakan agunan BPKB. "Seperti petani dan pegawai yang memakai agunan surat motor sekitar ada 80 persen," ungkapnya. [ifa/lis]

Tag : bpkb, agunan, kredit


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat