07:00 . Meski Boleh, Remaja Sebaiknya Tidak Terlalu Banyak Konsumsi Kafein!   |   21:00 . Safari Ramadhan Ke-6, Bupati Himbau Lebaran ini Agar Tidak Mudik Dahulu   |   20:00 . Proyek Gas JTB Diandalkan Penuhi Kebutuhan Gas Jatim   |   19:00 . Di Masa Pandemi, PEPC Tetap Berkontribusi Besar Pada Pajak Negeri   |   18:00 . Panen Kayu Putih di Wilayah Selatan Bojonegoro   |   17:00 . Penjual Nasi Kotak Dapatkan Pelanggan Banyak Saat Bulan Ramadan   |   16:00 . Permudah Masyarakat Mencari Kerja di Website Disperinaker   |   15:00 . UNUGIRI Langsungkan Pelantikan Ormawa Secara Online   |   14:00 . Disnakkan Pantau Stok Dan Harga Komoditas Peternakan   |   12:00 . Perusahaan Tempat Kerja Mangkir Bayar THR? Laporkan ke Sini   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Tindaklanjuti Inpres Optimalisasi Pelaksanaan Program Jamsostek   |   09:00 . Tak Boleh Mudik, Layanan KAI Dibatasi Hingga 5 Mei   |   08:00 . Meriah, Yayasan Bina Mulia Gelar Lomba se-Karisedanan   |   07:00 . Hati-hati, Jam Kerja Tak Teratur Bisa Tingkatkan Risiko Masalah Jantung!   |   20:00 . Hari Kartini, Polwan Polres Bagi Masker dan Imbauan Larangan Mudik   |  
Fri, 23 April 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai dan Telur Terus Naik

blokbojonegoro.com | Friday, 15 December 2017 06:00

Jelang Natal dan Tahun Baru, Harga Cabai dan Telur Terus Naik

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Natal dan tahun baru harga sejumlah kebutuhan pokok mulai naik. Cabai dan telur paling banyak mengalami kenaikan pekan ini. Naiknya harga sudah menjadi hal yang lumrah, hal tersebut disebabkan karena tingginya permintaan sedangkan stok di pasar mulai minim.

"Sudah sepekan ini harga cabai dan telur naik," kata salah satu pegang di Pasar Banjarrejo, Triyanto.

Harga cabai keriting dari sebelumnya dijual dengan harga Rp26.000 per kilogram naik menjadi Rp32.000 per kilogram. Sedangkan untuk harga telur dari sebelumnya dijual dengan harga Rp22.000 per kilogram naik menjadi Rp24.000 per kilogram. Kenaikan itu menurut Yanto sudah menjadi hal yang biasa.

"Sudah biasa menjelang Natal dan tahun baru terjadi kenaikan harga," ujarnya.

Senada diungkap pedagang lain, Yusuf menurutnya selain moment Natal dan tahun baru kenaikan harga telur dan cabai juga dipengaruhi musim penghujan. Hujan yang terus menguyur Kabupaten Bojonegoro membuat petani banyak gagal panen.

"Banyak keluhan gagal panen juga, sehingga harga naik," imbuhnya. [ifa/lis]

Tag : idul adha, harga, cabai


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat