07:00 . Pengaruh Puasa bagi Kesehatan Jiwa   |   18:00 . Bulan Ramadan, Begini Kondisi Taman Pinggir Gawan   |   17:00 . Jelang Lebaran, Masyarakat Ramai-ramai Serbu Toko Pakaian   |   15:00 . Hore...!!! Tunjangan GTT/PTT Segera Cair   |   14:00 . PEPC Berbagi dan Silaturahmi Bersama Masyarakat di Wilayah Operasi   |   12:00 . Pemerintah Terus Matangkan Program Vaksinasi Gotong Royong   |   08:00 . Tawarkan Suasana Baru, Go Fun Buka Kembali Hari Ini   |   07:00 . Gejala Serangan Jantung, Ini Perbedaannya pada Wanita dan Pria   |   05:00 . 3 Pasien Sembuh, Kasus Baru 3 Orang   |   19:00 . Serap Aspirasi, Komisi B Peduli Nasib Petani   |   16:00 . Gaji Buruh Tertunda Disnaker Bojonegoro Turun Tangan   |   15:00 . SMKN 5 Bojonegoro Berbagi Takjil   |   14:00 . Layani Penumpang Non Mudik, Bus di Terminal Rajekwesi Mulai Beroperasi   |   13:00 . Komisi C Akan Selidiki Masalah Demo Karyawan PT Shou Fong Lastindo   |   12:00 . Disinyalir THR Kecil, Karyawan PT Shou Fong Lastindo Mogok Kerja   |  
Sun, 09 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Selain Banyak Protein, Entung Juga Punya Nilai Ekonomis Tinggi

blokbojonegoro.com | Thursday, 14 December 2017 19:00

Selain Banyak Protein, Entung Juga Punya Nilai Ekonomis Tinggi

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Kepompong atau entung jati memang banyak digemari masyarakat karena selain mengandung protein juga rasanya gurih. Selain itu, entung jati juga mempunyai nilai ekonomis.

"Selain dimakan sendiri sebagian warga mengambil entung juga dijual di pasar," kata seorang warga, Suparmi, kepada blokBojonegoro.com, Kamis, (14/12/2017).

Menurutnya, banyak sekali masyarakat yang ingin membeli. Karena itu, tak heran jika harga entung di pasaran juga lumayan tinggi.

"Harga entung, biasanya Rp15.000 dengan ukuran satu gelas," ujar Suparmi.

Mengumpulkan entung, memang butuh waktu lama. Sebab, selain cara pengambilannya yang harus memilah dari bawah daun jati kering, ukurannya juga kecil. Sehingga untuk mendapatkan satu gelas butuh waktu lama.

"Untuk saat ini sebagain masih ulat belum sepenuhnya menjadi entung yang sempurna sehingga hasil yang saya dapat campur baik entung maupun ulat yang sedang proses menjadi entung (metamorfosis. Red)," bebernya. [top/lis]

Tag : kepompong, entung

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat