23:00 . Kanwil BPN Serahkan 3.313 Sertifikat Tanah Kepada Pemkab   |   23:00 . BPN Bojonegoro Serahkan Sertifikat Hak Atas Tanah Kodim   |   22:00 . Satu Guru Setingkat SMA Terkonfirmasi Covid 19   |   20:00 . Klaim Pasien Covid 19 se-Jatim Capai Rp1 Triliun   |   19:00 . Bersih-Bersih, Polres Gelar Tes Urine Bagi Anggota   |   18:00 . Wabup Penuhi Panggilan Sebagai Saksi di Polda Jatim   |   15:00 . Bupati Bojonegoro Menyerahkan Sertifikat Hak Atas Tanah   |   14:00 . Suporter Persibo Surati Pemkab Bojonegoro   |   13:00 . 98.76 Persen Warga Bojonegoro Memiliki Jaminan Kesehatan   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan   |   07:00 . 7 Macam Kelainan pada Payudara Wanita dan Cara Mengobatinya   |   22:00 . Pelatihan Berkelanjutan PEPC Kuatkan UMKM   |   21:00 . Sembuh 3 Orang, 3 Pasien Terkonfirmasi Positif   |   19:00 . Panen Tembakau, Harga Jual Masih Stabil   |   18:00 . Dinkop: Total Pendaftar BLT UMKM Bojonegoro Capai 14.550   |  
Thu, 24 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 11 January 2018 13:00

3 Wisata ini Sumbang PAD Bojonegoro Rp1,162 M

3 Wisata ini Sumbang PAD Bojonegoro Rp1,162 M

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Tiga Wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab), yaitu Dander Waterpark, Kayangan Api dan Waduk Pacal, pada tahun 2017 menyumbang pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1.162.265.500 (1 miliar lebih). 

"Untuk target PAD sendiri yang menentukan dari pihak sini, tetapi atas persetujuan pihak anggaran," ungkap Kasi Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Diah Enggar Rinimukti.

Untuk PAD wisata Dander Waterpark pada tahun 2017, mendapatkan Rp521.523.000, dengan target awal Rp465.000.000 . Sedangkan, Kayangan Api mendapatkan Rp491.392.500 rupiah dengan target awal Rp357.000.000 dan Waduk Pacal mendapatkan Rp149.350.000 dengan target awal Rp98.265.000.

Pendapatan tersebut sebenarnya mengalami penurunan dibanding tahun 2016, dengan pendapatan Rp1.340.878.500. "Walaupun mengalami penurunan pada tahun 2017, pendapatan ketiga wisata tersebut melampaui target PAD," lanjut Enggar.

Ia menjelaskan, penurunan pendapatan ketiga wisata tersebut bisa disebabkan lantaran munculnya wisata-wisata baru di Bojonegoro dan juga letaknya strategis dengan kota. Walaupun demikian, untuk ketiga wisata yang dikelola oleh Pemkab, Disbudpar selalu melakukan perbaikan sarana maupun prasarana setiap tahunnya.

Hal tersebut dilakukan, untuk menarik wisatawan sebanyak-banyaknya dengan selalu melakukan perbaikan maupun penambahan. Selain itu, Disbudpar juga terus melakukan promosi melalui media sosial maupun lainya, sehingga menjadikan wisatawan menjadi tertarik untuk datang lagi.

"Ketiga wisata itu kan milik pemerintah, sehingga dari pemerintah selalu memberikan warna baru sebagai daya tarik," teranya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : Wisata, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat