09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 January 2018 09:00

Pilkada Bojonegoro 2018

Benarkah Tak Ada Mahar Politik di Bojonegoro?

Benarkah Tak Ada Mahar Politik di Bojonegoro?

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Pasca pengakuan bakal calon Gubernur Jawa Timur yang gagal maju, La Nyala Mataliti terkait mahar politik. Dimungkinkan di Kabupaten Bojonegoro ada kasus serupa, tetapi Panitia Pengawas Kabupaten (Panwaskab) Bojonegoro belum menemukan dugaan mahar politik yang terjadi di Kota Ledre.

"Belum mendengar dan belum mengetahui. Serta tidak ada laporan," kata ketua Panwaskab Bojonegoro, M. Yasin disingging terkait mahar politik dimungkinkan terjadi di Kota Ledre.

Yasin menjelaskan, jika ada aduan atau laporan, ia akan mengklarifikasi keakuratannya, termasuk memanggil pelapor tersebut. Sehingga setelah diklarifikasi akan dikaji, apakah ada unsur pidana atau tidak.

"Laporan meteriil dan formilnya terpenuhi, termasuk memenuhi unsur pidana akan dilanjutkan. Namun sampai sekarang ini belum ada dan tidak ada laporan," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Fatkhur Rohman selaku Divisi Penyelenggaraan disingging terkait mahar politik, ia tidak mengetahuinya.

"Yang pasti bakal calon menyerahkan rekomendasi, dan dokumentasi ke KPU. Setelah itu diverifikasi bersama tim yang melibatkan eksternal," terangnya.

Sebenarnya yang lebih tahu (mahar politik) ada dan tidaknya itu ranah Panwas. Sebab ranah KPU bersifat administratif, termasuk mencocokan keaslian tanda tangan partai pengusung, sekaligus bermaterai. "Seperti partai Hanura, dicocokan rekomendasinya juga sesuai, tidak ada masalah," pungkasnya. [zid/mu]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB