09:00 . Indahnya Desain Bendungan Karangnongko Bojonegoro   |   08:00 . Awak Media Mulai Divaksin   |   07:00 . Kanker Payudara dan Serviks Ternyata Bisa Dicegah, Begini Caranya   |   06:00 . Vaksin Bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan   |   20:00 . Harga Telur Ayam Ras Hari ini Kembali Naik   |   19:00 . 1.063 Petugas Pubik Divaskinasi di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro   |   18:00 . Sejumlah Organisasi Guru Mendukung Vaksinasi bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan   |   17:00 . Dispendukcapil Jemput Bola Rekam E-KTP untuk Difabel dan Manula   |   16:00 . Pemkab Bojonegoro Vaksinasi Masal Tahap Ke-2 Bagi Petugas Publik   |   15:00 . Dua Puskesmas Bojonegoro Layani Penyuntikan Dosis Vaksin Petugas Publik   |   14:00 . Tahun 2020, 30 SD Merger, untuk 2021 Masih Dipetakan   |   13:00 . Pembelajaran Praktik Siswa SMK Diperbolehkan Tatap Muka   |   12:00 . EMCL Bersama STIKes ICsada Diseminasikan Program Aku Sehat di Wilayah Banyu Urip   |   09:00 . Pasien Sembuh Bertambah Menjadi 1.112.725 Juta Orang   |   08:00 . Kumpulkan OKP di Bojonegoro, KNPI Inisiasi Musrenbang Kepemudaan   |  
Fri, 26 February 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Rp101,4 Miliar DAK Pendidikan, 6 Kecamatan Ajukan Pencairan

blokbojonegoro.com | Wednesday, 25 April 2018 11:00

Rp101,4 Miliar DAK Pendidikan, 6 Kecamatan Ajukan Pencairan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dari 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro, baru ada 6 kecamatan yang mengajukan pencairan Dana Anggaran Khusus (DAK) Pendidikan yang berasal dari Dana Bagi Hasil Migas (DBH) Migas untuk siswa SMA sederajat.

"Baru 6 kecamatan yang sudah mengajukan pencairan DAK siswa SMA," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, M. Ibnu Soeyoeti.

Untuk 22 kecamatan lain, kata Ibnu, memang sudah menyetorkan data untuk nama-nama siswa yang berhak menerima DAK, namun dari 22 kecamatan tersebut 8 diantaranya masih harus memverifikasi ulang data siswa.

"Karena data yang diberikan kepada BPKAD masih tidak valid," jelasnya.

Anggaran dari DBH Migas itu, ujar Ibu Soeyoeti, bertujuan untuk membantu biaya kebutuhan sekolah siswa SMA, terlebih lagi bagi siswa kelas XII sebelum pelaksanaan UNBK beberapa waktu lalu.

"Padahal sejak Februari BPKAD sudah mengirimkan surat kepada seluruh camat untuk segera menyetorkan nama siswa sebelum pelaksanaan UNBK, tapi sayangnya hingga maret baru beberapa kecamatan yang menyetor," keluh kepada BPKAD.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, 6 kecamatan tersebut yang sudah mengajukan adalah Kecamatan Ngasem, Kedewan, Purwosari, Bubulan, Gondang dan Ngambon. BPKAD juga mengimbau bagi kecamatan yang belum mengajukan pencairan, untuk segera melengkapi berkas dan segera disetor.

"Agar nanti dana bantuan itu bisa digunakan siswa untuk biaya sekolah, terlebih lagi siswa kelas XII sebentar lagi ada perpisahan di masing-masing sekolah," papar Ibnu.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengganggarkan DAK Pendidikan untuk SMA sederajat sebesar Rp101,4 miliar dari DBH Migas guna mensukseskan wajib belajar 12 tahun. [saf/mu]

Tag : dak migas, dbh, dak pendidikan, dbh migas bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat