13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |   19:00 . Hujan Deras Disertai Angin, 4 Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional di Balen   |   18:00 . Pohon Tumbang di Jalan Nasional Akibat Angin Kencang   |   17:00 . Resmi Dilantik, PAC IPNU IPPNU Kanor Komitmen Genjot Kaderisasi   |   15:00 . Pandemi Covid-19, Ratusan TPA/TPQ Dapat BOP 10 Juta Dari Kemenag RI   |   14:00 . 2.130 Majelis Taklim di Bojonegoro Dapat Bantuan Insentif 200 Ribu Tiap Bulan   |   13:00 . Lokasi Badander Ditelisik dari Arkeologi dan Sejarah, Begini Penjelasannya...   |  
Sun, 27 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 10 May 2018 22:00

Dollar Naik, Bahan Baku Tahu Terpegaruh?

Dollar Naik, Bahan Baku Tahu Terpegaruh?

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Sebagian pengusaha produksi tahu yang ada di Desa Ledok Kulon, Kecamatan Kota Bojonegoro harus memutar otak agar tetap mendapatkan untung, lantaran kini nilai tukar rupiah terhadap dollar melemah, yaitu Rp14.081 per $1 dollar.

Sehingga bahan baku tahu yaitu kedelai impor yang saat ini dipilih oleh para pengusaha juga ikut naik, Rp7.500 perkilogramnya.

"Ya ada kenaikan harga, sebelumnya hanya Rp6.800 perkilogram," kata pengusaha produksi tahu, Syukur Masidin kepada blokBojonegoro.com, Kamis (10/5/2018).

Jika saat ini, kata Syukur, kebanyakan para pengusaha tahu lebih sering menggunakan kedelai impor dibandingkan lokal untuk membuat tahu pong-pong. Sebab, saat ini kedelai lokal belum panen sehingga masih memanfaatkan impor.

"Tentu saat nilai dollar naik terharap rupiah ya harga kedelai impor terpengaruh, tentu harus putar otak," jelasnya.

Dirinya tak bisa berbuat banyak agar tetap bisa mendapatkan untung, sebab jika harga jual tahu pong-pong dinaikkan, khawatir pembeli akan berkurang lantaran terlalu mahal dari harga biasanya.

"Jadi ya tetap mempertahankan harga meskipun keuntungan sedikit," papar Syukur Masidin.

Saat produksi tahu, setiap hari Syukur bisa menghabisakan kedelai sekitar 3 kuintal. Oleh karenanya, para pengusaha berharap harga kedelai bisa normal kembali.

"Kami berharap harga kedelai kembali normal, sehingga keuntungan yang didapat juga bisa membaik," [top/mu]

Tag : tahu, sentra tahu, produksi tahu, tau bojonegoro, tahu khas bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat