09:00 . Perkuat BUMDes Agrobis dan Pariwisata   |   08:00 . DCT, Calon Belum Boleh Kampanye   |   07:00 . Cepat Bangkit dari Patah Hati dengan Mengingat Kenangan Pahit   |   06:00 . Rupiah Melemah, Harga Kain Melonjak   |   22:00 . Kerjasama dengan Jepang, Akes Rajekwesi Buka Kelas Internasional   |   21:00 . Les LaSiNase, Belajar Sesuai Minat Anak   |   20:00 . Pengendara Keluhkan Banyak Mobil Parkir di Jalan Panglima Polim   |   19:00 . Kemenag Mutasi dan Lantik 26 Kepala KUA Bojonegoro Baru.   |   18:30 . Berikut Informasi tentang Rincian Formasi CPNS 2018   |   18:00 . Anna-Wawan Fokus Benahi 61% Infrastruktur Rusak   |   15:00 . Jelang Pelantikan, Anna-Wawan Foto Kedinasan   |   14:00 . Siswa Semangat Lestarikan Lomba Olahraga Tradisional   |   13:00 . Retak, Jalan Depan Pasar Pungpungan Membahayakan Pengendara   |   12:45 . Dagongan..! Ayo Semangat   |   12:30 . Adu Cepat di Permainan Egrang   |  
Thu, 20 September 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 15 May 2018 16:00

Kami Tidak Takut, Lawan Terorisme

Aksi Solidaritas, Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Tanda Tangan Spanduk

Aksi Solidaritas, Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Tanda Tangan Spanduk

Pengirim: Imam Nafi

blokBojonegoro.com -
Aksi teror bom di Surabaya mulai Minggu (13/5/2018) kemarin, menjadi perhatian banyak pihak. Sebagai wujud rasa simpati dan upaya memberikan bantuan moril kepada para korban dan masyarakat di Surabaya dan sekitarnya, sejumlah mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro melakukan aksi solidaritas, Selasa (15/5/2018).

Aksi solidaritas yang digelar di lapangan kampus setempat itu, dilakukan dengan penggalangan tanda tangan sebagai bentuk support kepada masyarakat Surabaya agar tak gentar dan takut menghadapi ancaman terorisme.

Pelopor aksi tersebut, Eka Ritma Ardani berharap, aksi solidaritas ini dapat menjadi sebuah penyadaran bahwa bangsa Indonesia ini ada karena kesatuan dan persatuan serta toleransi yang tinggi.

"Bangsa ini bukan milik satu golongan apalagi perseorangan. Bangsa Indonesia ini adalah bangsa milik kita semua,"  jelas Eka.

Dengan bermodalkan kain putih dan cat merah serta beberapa spidol, aksi tersebut berhasil terlaksana. Kurang lebih 200 partisipan datang untuk ikut menandatangani spanduk sebagai bentuk solidaritas mereka. Partisipan berasal dari mahasiswa dari berbagai kelas dan tingkat, serta beberapa dosen pun turut membubuhkan tanda tangan. [ito]
 

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.


You need to sign in or register for this service



Video bB

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Tabloid bB