22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   18:00 . Saksi: Tadi Saya Sudah Berteriak   |   17:00 . Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu di Balen Memakan Korban Jiwa   |   16:00 . Besok, Semua Operator Sekolah Ikuti Diklat Online   |   15:00 . Sutikno: Pembatalan Kebarangkatan Jamaah Haji Adalah Langkah Tepat   |   14:00 . Kepala SMA/SMK yang Ikut Hadir Pelantikan di Surabaya di Rapid Test   |   13:00 . Jamaah Haji Batal Berangkat, Petugas Haji Dibubarkan   |   12:00 . Pemohon SIM Ramai, Jasa Anti Gores Kebanjiran Rejeki   |   11:00 . Pasca Lebaran, Pemohon SIM Membludak   |   10:00 . AKP Iwan Hari Gantikan AKP Rifaldhy Sebagai Kasat Reskrim Polres Bojonegoro   |   09:00 . Pelaku Wisata di Bojonegoro Siap Sambut New Normal   |   08:00 . Serbu....! Hanya 3 Hari Total Sport Ada Diskon Besar-Besaran   |  
Thu, 04 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 May 2018 08:00

DAK Pendidikan untuk 6 Kecamatan Cair Rp5 M

DAK Pendidikan untuk 6 Kecamatan Cair Rp5 M

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahap pertama bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang sejatinya berjumlah Rp50 miliar lebih (Rp50.409.242.788), kini cair sebesar Rp5 miliar (Rp5.420.432.000).

Pencairan DAK pendidikan tersebut untuk 6 kecamatan dan dana langsung masuk melalui rekening masing-masing siswa.

"Memang pencairan DAK pendidikan baru 6 kecamatan yang cair," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, M. Ibnu Soeyuti.

Menurut Ibnu, hingga saat ini data siswa yang masuk mengajukan pencairan DAK baru enam kecamatan. Padahal dirinya telah mengimbau kepada seluruh desa melaui pihak kecamatan untuk segera menyerahkan data ke BPKAD agar bisa diproses.

"Tapi apa, dari dulu hingga kini data yang diterima hanya 6 kecamatan yang menyerahkan," tandas Ibnu kepada blokBojonegoro.com.

Enam kecamatan tersebut adalah Bubulan, Gondang, Ngasem, Kedewan, Purwosari dan Ngambon.

Untuk rincian DAK Pendidikan tahap 1, untuk Kecamatan Bubulan Rp573 juta, sedangkan Kecamatan Gondang Rp1 miliar (Rp1.021.500.000). Kecamatan Ngasem Rp2 miliar (Rp2.331.500.000), Kecamatan Kedewan Rp492 juta, Kecamatan Purwosari Rp1 miliar (Rp1.104.000.000) dan untuk Kecamatan Ngambon Rp479 juta (Rp479.500.000).

"Masih banyak yang belum cair, mohon bagi desa yang belum menyerahkan data siswa untuk segera menyetor," tandas Ibnu. [saf/mu]

Tag : dak pendidikan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat