08:00 . Pertamina Group Jadi Mitra Terbaik PWI Tuban   |   07:00 . Anak Balita Tidak Mau Tidur Siang, Orang Tua Harus Bagaimana?   |   17:00 . TNI Bojonegoro Bekali Siswa SMKN Kasiman Kedisiplinan dan Wasbang   |   15:00 . Mengasyikan Anak-Anak TK Ini Bermain Sambil Belajar Budidaya Ikan   |   14:00 . Kemenag Ajukan Pembuatan Visa Jemaah Haji ke Surabaya   |   13:00 . Begini Tanggapan Warga Terkait Sensus Penduduk Online 2020   |   12:00 . Ada 10 Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Bojonegoro   |   11:00 . Dishub Targetkan Rp31 Miliar dari Parkir Berlangganan 2020   |   10:00 . 501 Pendekar Se-Jawa Timur Ikuti Kejuaraan Rektor Unigoro   |   09:00 . Lulus Passing Grade Tak Menjamin Lolos ke SKB   |   08:00 . Panen Hingga Cicipi Olahan Sate Jamur Petani Binaan ExxonMobil   |   07:00 . Anak Pilek, Bolehkah Minum Es?   |   18:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Tergerus   |   17:00 . Aksi Bareng Relawan ExxonMobil   |   16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |  
Thu, 27 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 May 2018 08:00

DAK Pendidikan untuk 6 Kecamatan Cair Rp5 M

DAK Pendidikan untuk 6 Kecamatan Cair Rp5 M

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahap pertama bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang sejatinya berjumlah Rp50 miliar lebih (Rp50.409.242.788), kini cair sebesar Rp5 miliar (Rp5.420.432.000).

Pencairan DAK pendidikan tersebut untuk 6 kecamatan dan dana langsung masuk melalui rekening masing-masing siswa.

"Memang pencairan DAK pendidikan baru 6 kecamatan yang cair," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, M. Ibnu Soeyuti.

Menurut Ibnu, hingga saat ini data siswa yang masuk mengajukan pencairan DAK baru enam kecamatan. Padahal dirinya telah mengimbau kepada seluruh desa melaui pihak kecamatan untuk segera menyerahkan data ke BPKAD agar bisa diproses.

"Tapi apa, dari dulu hingga kini data yang diterima hanya 6 kecamatan yang menyerahkan," tandas Ibnu kepada blokBojonegoro.com.

Enam kecamatan tersebut adalah Bubulan, Gondang, Ngasem, Kedewan, Purwosari dan Ngambon.

Untuk rincian DAK Pendidikan tahap 1, untuk Kecamatan Bubulan Rp573 juta, sedangkan Kecamatan Gondang Rp1 miliar (Rp1.021.500.000). Kecamatan Ngasem Rp2 miliar (Rp2.331.500.000), Kecamatan Kedewan Rp492 juta, Kecamatan Purwosari Rp1 miliar (Rp1.104.000.000) dan untuk Kecamatan Ngambon Rp479 juta (Rp479.500.000).

"Masih banyak yang belum cair, mohon bagi desa yang belum menyerahkan data siswa untuk segera menyetor," tandas Ibnu. [saf/mu]

Tag : dak pendidikan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat