12:00 . Kemenkes Permudah Lansia dan Pelayan Publik Mendapatkan Vaksin   |   11:00 . Sinau Bareng Mensesneg RI, Siapkan Pendidikan Bojonegoro Masa Depan   |   09:00 . Kesembuhan Covid-19 Nasional Meningkat Lagi Sebanyak 1.182.687 Orang   |   05:00 . 9 Pasien Sembuh, Kasus Baru Tambah 8 Orang di Bojonegoro   |   17:00 . Lestarikan Lingkungan DLH dan Muspika Tanam Ratusan Pohon   |   16:00 . Dinsos Dapat 500 Bantuan Kursi Roda, Berharap Tak Terpakai   |   14:00 . Begini Peran Keberadaan Posko Desa dalam Penanganan Covid-19 Secara Nasional   |   13:00 . Daerah Yang Masih Zona Oranye Harus Segera Berbenah   |   12:00 . BMKG Djuanda Prediksi Musim Hujan Selesai Dasarian II   |   11:00 . Peningkatan Kualitas Penanganan Jawa - Bali Berdampak Menekan Kasus Nasional   |   10:00 . Pasien Sembuh dari Covid-19 di Indonesia Terus Meningkat Menjadi 1.176 356 Orang   |   09:00 . Satgas Covid-19 Monitoring Strain Virus Baru   |   08:00 . Makin Pedas, Harga Cabai Rawit Tembus Rp105 Ribu Perkilogram   |   07:00 . 30 Persen Anak Muda Disebut Alami Kecanduan Smartphone, Ini Saran Pakar   |   05:00 . 3 Hari Berturut-turut Kasus Konfirmasi Positif di Bojonegoro 53 Orang   |  
Sat, 06 March 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Idul Fitri 1439 Hijriah

Banyak Agenda Bukber, Omzet Rumah Makan Meningkat 50%

blokbojonegoro.com | Saturday, 16 June 2018 16:00

Banyak Agenda Bukber, Omzet Rumah Makan Meningkat 50%

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Nampaknya agenda Buka Bersama (Bukber) sudah menjadi budaya masyarakat saat ini saat bulan puasa ramadan tiba. Baik itu buka bersama dengan keluarga maupun teman kerja.

Tak ayal agenda bukber yang menjadi rutinitas sebagian masyarakat tersebut berdampak pada omzet rumah makan yang ada di Kabupaten Bojonegoro meningkat.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com, rata-rata selama bulan ramadan omzet rumah makan mengalami peningkatan 50 persen jika dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Salah seorang karyawan rumah makan yang berada di Jalan Untung Suropati, Novi Fasela mengatakan, dampak banyaknya agenda bukber, rumah makan tempat ia bekerja mendapat pemasukan yang banyak, kira-kira naik 50 persen.

"Jika dibanding dengan tahun lalu, ada peningkatan tapi tidak seberapa, karena kuota kita juga terbatas, maksimal hanya 180 orang saja," terang Novela kepada blokBojonegoro.com.

Bahkan selama pekan terakhir bulan ramadan, ada beberapa konsumen yang harus ditolak karena tempat yang disediakan penuh alias sudah terbooking semua.

Senada juga diungkapkan oleh manajer operasional rumah makan yang berada di Jalan Gajah Mada, Suroso. Selama ramadan setiap harinya pasti ada agenda bukber yang sudah reservasi tempat, hal itu berdampak pada omzet yang diterima rumah makan, jika dibandingkan dengan tahun lalu mengalami kenaikan sekitar 5 persen.

"Kalau dibandingkan dengan hari biasa ada kenaikan sekitar 30 sampai 50 persen, dengan kuota maksimal sekitar 130 orang," jelas laki-laki 35 tahun itu.

Kemudian, manajer rumah makan yang ada di Jalan Basuki Rahmat, Tugino juga memaparkan, jika selama ramadan ada dua kloter yang disediakan, di kloter pertama selalu penuh reservasi, dan khususnya di minggu kedua puasa  mengalami peningkatan sekitar 50 hingga 60 persen.

"Di sini kuota yang tersedia sekitar 250 orang, akan tetapi jika dibandingkan tahun lalu lebih ramai tahun dulu. Dulu mulai awal puasa sudah ramai, kalau sekarang membludak di dua minggu terakhir," jelasnya.

Sedang dalam agenda bukber, para konsumen mayoritas lebih memilih menu paket, karena dianggap lebih praktis dan lebih murah dibandingkan dengan pesan sendiri-sendiri. Rata-rata konsumen memesan tempat jauh-jauh hari. [ani/mu]

Tag : resto, rumah makan, omset rumah makan bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat