Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Hari Raya Ketupat, Penjual Janur Bermunculan

blokbojonegoro.com | Thursday, 21 June 2018 17:00

Hari Raya Ketupat, Penjual Janur Bermunculan

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - H+7 lebaran bagi masyarakat Bojonegoro identik dengan hari raya ketupat. Oleh karenya banyak masyarakat Bojonegoro memperingati untuk memanjatkan doa sekaligus mengirim doa bagi para leluhur.

Pada moment itu pastinya banyak pedagang janur (daun kelapa muda) atau ketupat dadakan yang bermunculan di pasar kota Bojonegoro, bahkan di pasar tradisional yang ada di Kota Ledre.

"Satu ikat isi 10 janur dijual Rp3.000 hingga Rp3.500," ucap Ayati salah satu penjual janur.

Ayati menjelaskan, janur tersebut didatangkan dari luar Bojonegoro, pasalnya untuk hari raya ketupat banyak masyarakat yang mencari janur untuk dibuat ketupat.

"Sedangkan untuk janur yang sudah berbentuk ketupat dijual seharga Rp5.000 hingga Rp6.000 per sepuluh biji," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Tidak hanya di Pasar Bojonegoro, penjual Janur juga banyak bermunculan di pasar tradisional Desa Ngumpakdalem Kecamatan Dander, bahkan di pasar itu banyak pedagang memilih menjual Janur yang sudah berbentuk ketupat.

"Lebih enak menjual janur yang sudah berbentuk ketupat, karena harganya sedikit mahal," kata Yarsini.

Mbak Yar Sapaan akrabnya menambahkan, apalagi harga janur cuma Rp3.000 sedangkan ketupat Rp5.000, dengan menjual ketupat itu memperoleh selisih Rp2.000. "Pembeli tinggal isi beras dan memasaknya," jawabnya berujar.

Harga janur memang setiap tahun tidak banyak berubah harganya tetap sama. Meski begitu pedangan janur atau ketupat itu hanya berjualan saat momen tertentu.

"Ya biasanya setiap tahun banyak penjual janur itu pada malam nisfu sya'ban dan hari raya ketupat," tutup Mbak Yar. [saf/mu]

ketupat-1

Tag : hara raya ketupat, janur, penjual ketupat


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini