13:00 . Pekan Madaris Kecamatan Kanor Sukses Digelar   |   12:00 . Muslimat-Fatayat NU Kanor Santuni Ratusan Yatim Piatu dan Dhuafa   |   11:00 . Entas Kemiskinan, Pembangunan 856 RTLH Digenjot   |   08:00 . Virginia dan Jawa Tetap Jadi Pilihan Petani Tembakau Bojonegoro   |   07:00 . Bolehkah Ibu Hamil Mengunyah Permen Karet?   |   20:30 . Meriahnya Pensi Pekan Madaris di Kanor   |   20:00 . UNUGIRI Bertekad Ciptakan SDM Terampil   |   19:00 . Dewan Pendidikan: Kekerasan di Lingkungan Sekolah Masih Kerap Terjadi   |   18:00 . Komitmen Ciptakan SRA di Bojonegoro Masih Minim?   |   17:00 . Bantu Pantau Lalu Lintas, Dishub Tambah Empat CCTV Rp360 Juta   |   16:00 . Lazisnu Bojonegoro Bantu Korban Kebakaran di Kedungadem   |   15:00 . Persibo Fokus Buru Pemain Tengah dan Belakang   |   14:00 . Diduga Selang Regulator LPG Bocor, Rumah di Desa Deru Hangus   |   13:00 . Tantangan Makin Berat, Wisudawan Harus Tetap di Jalan Amar Ma'ruf Nahi Munkar   |   12:00 . Pers Mahasiswa se-Madura ikuti Pelatihan Cek Fakta AJI   |  
Sun, 22 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 16 July 2018 21:00

Harga Telur Melambung

Meningkatnya Permintaan Telur dari Luar Jawa Diduga Pengaruhi Harga

Meningkatnya Permintaan Telur dari Luar Jawa Diduga Pengaruhi Harga

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Harga kebutuhan pokok seperti telur di pasar tradisional Kabupaten Bojonegoro melonjak naik dalam satu pekan terakhir. Pedagang mengaku kenaikan harga telur ras diduga faktor adanya kenaikan dari distributor. Selain itu juga karena permintaan telur ke kota-kota besar dan luar Jawa meningkat. 

Salah satu pedagang telur di pasar Tradisional Kecamatan Sumberejo, Sri Wahyuni mengatakan, harga telur terus meroket dalam sepekan terakhir. Untuk hari ini pedagang menjual telur dengan kisaran harga Rp27.000 per kilogramnya.

"Sebelumnya hanya berkisar Rp18.000-20.000 per kilogram, tetapi terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir," terangnya.

Yuni mengaku tidak tahu pasti faktor kenaikan harga telur. Namun, ia menduga, tidak kunjung turunnya harga telur ayam karena harga yang dipasok dari distributor sudah mengalami kenaikan. Hal tersebut juga berdasarkan informasi yang diperoleh dari para pedagang telur di Sumberejo.

Hal sama juga diungkapkan oleh pedagang lain di Pasar Tradisional Kota Bojonegoro, Maksum, pria paruh baya ini mengatakan telur yang dia jual Rp26.000 per kilogram. Kenaikan tersebut juga terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan harga telur diduga akibat produksi turun sedangkan permintaan tetap tinggi, sehingga berpengaruh kepada stabilitas harga di pasaran seperti saat ini.

"Informasinya produksi telur turun sehingga distributor menaikkan harga dan juga biasanya harga telur akan merangkak naik kalau pesanan telur ke kota-kota besar dan luar Jawa meningkat," tutupnya.[din/col]

Tag : telur, harga, melambung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat