22:00 . Alhamdulillah...9 Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Anggaran untuk Covid-19 di Bojonegoro Rp957 Miliar, ini Rincian Realisasinya...   |   17:00 . Penjualan Ikan Hias Pinggir Jalan Makin Diminati   |   16:00 . Menikmati Senja sembari Memancing di Kedong Winong Ngambon   |   14:00 . Uniknya Lukisan Siluet dari Kantung Plastik Bekas   |   13:00 . Penjahit Kebaya Modern Raup Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Asa Produsen Arang di Pinggiran Hutan   |   11:00 . Desa Tlogorejo Dicanangkan Menjadi Sentra Perikanan   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Beri Penghargaan ke Kades Pelopor Kampung Tangguh Semeru   |   08:00 . Stikes Rajekwesi Produksi Sabun Antiseptik Lucu   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   23:30 . Peletakan Batu Pertama Jembatan Bojonegoro-Blora, Target 5 Bulan   |   23:00 . Siapkan Strategi Pendidikan di Era Pandemi   |   22:30 . 1 Orang Sembuh, ada 5 Tambahan Positif Covid-19   |   22:00 . Bupati Jalankan Eskavator, Tandai Pembukaan TMMD   |  
Fri, 03 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 27 July 2018 18:00

Butuh TTD Basah Jadi Alasan Buat KK Butuh Sepekan

Butuh TTD Basah Jadi Alasan Buat KK Butuh Sepekan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Mutakin, warga Desa Deling, Kecamatan Sekar harus bolak-balik ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk membuat Kartu Keluarga (KK). Pasalnya untuk membuat KK di Dispendukcapil tidak bisa langsung jadi.

"Ya harus balik lagi ke sini untuk mengambilnya," ujar Mutakin kepada blokBojonegoro.com.

Sementara, jarak dari Sekar ke Dispendukcapil tidaklah dekat, yaitu sekitar 45 kilometer dan membutuhkan waktu tempuh seKitar 1,5 jam, selain itu biasa traspot pulang pergi juga lumayan sekitar Rp50.000.

Dia mengaku punya kesibukan sebagai petani bawang merah sehingga sedikit banyak mengurus KK menyita waktu baginya. "Ya saya berharap bisa membuat KK atau pun yang lainnya bisa sekali jadi, biar gak bolak-balik," harapnya.

Dispendukcapil melalui Kasi Dokumentasi dan Pemanfaatan Data, Sri Handayani menuturkan jika hal tersebut sudah menjadi peraturan. Alasan lain, membuat KK saat ini harus ada tanda tangan basah dari Kepala Dinas. 

"Beda dengan dulu bisa tanda tangan scan, kalau saat ini harus pakai tanda tangan basah," terangan Handayani.

Menurut dia, hal itu sesuai surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) nomor :  471.14/13795/ DUKCAPIl, perihal petunjuk penandatanganan kartu keluarga. [top/lis]

 

Tag : ktp, kk, dispendukcapil


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 29 June 2020 13:00

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah Operator lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro.com di Jalan KS Tubun, Gang Srinayan No.3 Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro, Jumat (26/6/2020) siang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat