17:00 . Kartar Sumberrejo Tanamkan Semangat Nasionalisme Lewat Lomba Mewarnai   |   16:00 . 17 Group Drumband se Dander Turut Meriahkan HUT RI ke 74   |   15:00 . Dua Kepala OPD Masuk Masa Pensiun, Kekosongan Kursi Bakal Bertambah?   |   14:00 . Kesulitan Ajukan Pengisian Kepala OPD, BKPP Tunggu Sekda Baru   |   13:00 . Buruh Kupas Ketela, Pekerjaan Sampingan Menambah Pundi Rupiah   |   12:00 . Mariono Masuk Daftar Top Skor Liga 3 Jatim   |   11:00 . Wujud Syukur, Jalin Silaturahim   |   10:00 . Warganet Ramai-Ramai Puji Penari Thengul   |   09:00 . Rampungkan Pemberkasan, Kejari Resmi Perpanjang Masa Tahanan SH   |   08:00 . Bojonegoro Sapa Dunia dengan Thengul   |   07:00 . Berbagai Penyebab dan Faktor Risiko Terbentuknya Batu Empedu   |   23:00 . Jan Ethes Gemesin Ikut Presiden Jokowi Upacara HUT ke 74 RI   |   22:00 . Pelatihan Kepemimpinan Active Citizens di Padepokan ASA   |   21:00 . Pekerja Proyek Gas JTB Ikuti Upacara Bendera   |   20:00 . Wow....! Tari Thengul Tampil di Istana Negara   |  
Sun, 18 August 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 24 August 2018 07:00

Benarkah Wanita Enggan Kencan dengan Pria Terlalu Cerdas dan 'Gaul'?

Benarkah Wanita Enggan Kencan dengan Pria Terlalu Cerdas dan 'Gaul'?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Perempuan kerap berpikir ulang untuk berkencan dengan pria yang terlalu pintar atau terlalu mudah bergaul.

Hal itu menjadi kesimpulan dalam hasil riset psikologi dari Gilles Gignac dan Clare Starbuck dari University of Western, Australia.

Kesimpulan itu kemudian dipublikasikan dalam British Journal of Psychology.

Cerdas dan mudah bergaul adalah dua hal yang menjadi tolak ukur dalam identifikasi pasangan ideal.

Namun, berlebihan dalam kedua hal tersebut ternyata bisa menjadi pertanda yang tak baik.

Riset dilakukan dengan melihat preferensi dalam memilih pasagan. Dari sana terungkap, pria serta wanita menganggap penampilan, kecerdasan, dan sifat mudah bergaul sebagai hal yang menarik.

Tetapi, semua hal itu memiliki batasan bagi wanita. Misalnya, sekadar menarik secara fisik memiliki sedikit keunggulan dibandingkan 'sangat' menarik.

Para peneliti meminta sampel dari 214 mahasiswa Australia, di mana 70 persen perempuan berusia rata-rata 19 tahun.
Peserta diminta untuk mengisi kuesioner mengenai kualitas yang paling diunggulkan sebagai pasangan potensial dalam hubungan asmara.

Secara khusus, periset mempertanyakan tentang ketampanan, kecerdasan, kebaikan, dan sifat mudah bergaul sebagai indikator pasangan yang dianggap menarik.

Untuk menilai kebaikan kualitas kebaikan pasangan potensial, periset meminta para peserta untuk menilai ketertarikannya kepada calon pasangan yang lebih baik dari satu persen populasi.

Periset juga menanyakan hal yang sama dengan tingkat yang ditetapkan pada batas 10 persen, 25 persen, 50 persen, 75 persen, 90 persen dan 99 persen dari populasi.

Untuk setiap persentase, partisipan diminta untuk menilai calon pasangan dengan skala 1-6 sebagai kategori “sangat tidak menarik” hingga “sangat menarik”.

Setelah menganalisis hasilnya, terungkap keempat kualitas yang menarik bagi calon pasangan.

Dengan kata lain, semakin banyak kualitas yang hadir, semakin menarik individu sebagai pasangan. Namun, periset menemukan pengecualian bagi perempuan.

Ketika menilai perihal kecerdasan dan sifat mudah bergaul, pria mulai kehilangan daya tariknya di puncak skala.

Gilles Gignac, salah satu periset, mengatakan, beberapa karakteristik sangat dihargai sebagai calon pasangan.

Namun, jenis pengukuran berkelanjutan yang digunakan dalam penelitian ini memperjelas beberapa karakteristik juga memiliki batas maksimum.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 13 August 2019 08:00

    Teladani Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi

    Teladani  Auliya, Jemaah Tahli Ziarah dan Wisata Religi Demi memperkuat spiritual keagamaan dan meneladani perjuangan para waliyullah, sekaligus menyambut Kemerdekaan RI-47, jemaah tahlil Dukuh Ngantulan, RT.19/RW.03, Desa Bulu, Kecamatan Balen, mengadakan ziarah ke makam auliya. Selain itu dalam...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat