22:00 . Alhamdulillah...9 Orang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Anggaran untuk Covid-19 di Bojonegoro Rp957 Miliar, ini Rincian Realisasinya...   |   17:00 . Penjualan Ikan Hias Pinggir Jalan Makin Diminati   |   16:00 . Menikmati Senja sembari Memancing di Kedong Winong Ngambon   |   14:00 . Uniknya Lukisan Siluet dari Kantung Plastik Bekas   |   13:00 . Penjahit Kebaya Modern Raup Omzet Menggiurkan   |   12:00 . Asa Produsen Arang di Pinggiran Hutan   |   11:00 . Desa Tlogorejo Dicanangkan Menjadi Sentra Perikanan   |   09:00 . Bupati Bojonegoro Beri Penghargaan ke Kades Pelopor Kampung Tangguh Semeru   |   08:00 . Stikes Rajekwesi Produksi Sabun Antiseptik Lucu   |   07:00 . 5 Tips Sukses Wawancara Kerja setelah Kamu Kena PHK   |   23:30 . Peletakan Batu Pertama Jembatan Bojonegoro-Blora, Target 5 Bulan   |   23:00 . Siapkan Strategi Pendidikan di Era Pandemi   |   22:30 . 1 Orang Sembuh, ada 5 Tambahan Positif Covid-19   |   22:00 . Bupati Jalankan Eskavator, Tandai Pembukaan TMMD   |  
Fri, 03 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 04 September 2018 07:00

5 Tanda Kamu Mengencani Orang yang Salah

5 Tanda Kamu Mengencani Orang yang Salah

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Dalam hubungan asmara, situasi naik-turun adalah hal biasa. Tapi, kita mungkin perlu berpikir, apakah kekasih kita kelak akan menjadi pasangan hidup kita atau tidak.

Walau masa depan tidak ada yang tahu, namun soal belahan jiwa ini seringkali bisa dilihat dari tingkat kesamaan dan kecocokan dengan pasangan.

Seringkali, meskipun kamu memiliki hubungan yang hebat dan menyenangkan dengan pasangan, namun kisah itu tak bisa dilanjutkan ke jenjang pernikahan.

Bagaimana mengetahuinya? Ya, ketidakkecocokan seseorang antara lain bisa dilihat dari potensi munculnya masalah jangka panjang yang sudah muncul dari sekarang.

Setidaknya, ada lima hal yang bisa diperhatikan sehingga kamu bisa menilai apakah pasanganmu saat ini orang yang tepat menjadi pendamping, atau selama ini kamu mengencani orang yang salah.

1. Tidak lagi tertarik dengan pasangan

Hal yang normal jika rasa ketertarikan kita dengan pasangan luntur selama hubungan berjalan. Nah, jika kamu sudah merencanakan pernikahan tapi merasa tak tertarik lagi dengan pasanganmu, maka jangan berharap lebih pada hubunganmu.

"Banyak orang yang menikah tanpa ketertarikan dengan pasangannya dan berpikir rasa tersebut akan lebih baik setelah menikah. Namun hasilnya, mereka justru mengalami frustrasi seksual sejak awal," kata konsultan hubungan dan pemilik Double Trust Dating and Relationship, David Bennett.

Jika kamu kehilangan ketertarikan fisik terhadap pasangan, menikah jelas merupakan rencana yang buruk.

2. Lingkunganmu membenci pasangan

Pada awal hubungan, banyak orang menjalaninya dengan konsep: "kita melawan dunia" karena hubungan dengan pasangan tak direstui keluarga dan teman.

Namun, pernikahantidak sekedar melibatkan dua orang saja, sehingga kamu membutuhkan persetujuan lingkunganmu terhadap siapa yang akan kamu pilih sebagai pasangan hidup.

"Kamu akan membutuhkan dukungan dari teman-teman dan keluarga, terutama jika berencana memiliki anak," kata Bennett.

3. Kamu memohon untuk dinikahi

Seharusnya, kamu tidak perlu susah payah agar pasanganmu menikahimu. Kamu dan pasangan mestinya sudah punya tujuan yang sama.

Bennett mengatakan ada banyak pasangan yang pernikahannya benar-benar diusahakan oleh satu pihak, sementara pihak lainnya merasa diseret atau terpaksa.

"Situasi ini akan membawa bencana karena salah satu pihak tidak melabuhkan hatinya di sana atau belum siap berumah tangga," kata Bennett.

Jika kamu merasa menjadi pihak yang berupaya keras membawa hubunganmu ke jenjang pernikahan sementara pasanganmu sebaliknya, maka itu merupakan tanda negatif bagi masa depan pernikahan kalian.

4. Kamu ingin memperbaiki pasanganmu

Mungkin kamu berpikir bahwa waktu bisa mengubah seseorang. Namun sayangnya, anggapan tersebut salah.

Seseorang akan tetap menjadi dirinya. Pasanganmu tidak akan bertransformasi menjadi orang yang hanya karena mengucap sumpah setia.

Pernikahan sangat jarang "memperbaiki" seseorang. Jika kamu ingin menikah namun mengalami situasi seperti ini, Bennett menyarankan untuk tak melanjutkan pernikahan.

"Jika pasanganmu sering selingkuh, mereka akan melakukannya bahkan setelah menikah. Jika pasanganmu orang yang penuh drama dan sering bertengkar lewat pesan singkat, maka mereka akan melakukan hal sama setelah pernikahan," kata Bennett.

5. Kamu lebih tertarik pada pernikahan ketimbang hidup bersama seumur hidup

Banyak orang memimpikan pernikahan yang hebat seperti cerita dongeng. Namun, jika kamu lebih tertarik dengan konsep pesta pernikahan tersebut ketimbang memikirkan bahwa kamu akan hidup bersama dengan pasanganmu selamanya, maka pernikahan tersebut sebaiknya tak dijalankan.
 
"Pernikahan adalah berkomitmen dengan satu orang, termasuk pengorbanan dan kewajiban. Maka, jika kamu lebih tertarik dengan pesta pernikahan dengan teman-teman ketimbang orang yang akan hidup bersama denganmu, maka kamu akan rentan mengalami perceraian," ujarnya.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 29 June 2020 13:00

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah

    Kunjungi Kantor bB, PEPC Ucapkan Selamat Ultah Operator lapangan gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor Redaksi blokBojonegoro.com di Jalan KS Tubun, Gang Srinayan No.3 Kelurahan Mojokampung, Bojonegoro, Jumat (26/6/2020) siang....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat