08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |   20:00 . Pilkades Pomahan Terancam Ditunda?   |   19:00 . Cipayung Bojonegoro Gelar Aksi Tolak People Power   |   18:00 . Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari   |   17:00 . Sebab Ini, Kita Bisa Didampingi Malaikat Rohmat   |   16:00 . Tradisi Ramadan, Jalan KH M Rosyid Layaknya Pasar Tumpah   |   15:30 . Sidak DLH, Minta Manajemen Koperasi Kareb Perbaiki AMDAL   |   15:00 . Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota   |   13:00 . H-10 Pengerjaan dan Material Proyek Jalan Nasional Sudah Bersih   |   12:00 . Kapolres Cek Jalan Nasional Jelang Arus Mudik Lebaran   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 11:00

Festival 100 Olahan Menyok

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dua puluhan stand turut memeriahkan festival 100 olahan singkong (menyok) di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (15/9/2018). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga sekaligus untuk mempromosikan desa.

"Ini kegiatan pertama yang dilaksanakan Desa Ngraseh," kata kepala desa, Kozin.

Festival ini juga sebagai ajang mengenalkan berbagai makanan yang bahan dasarnya dari ketela pohon atau dalam bahasa jawanya 'menyok'. Selain itu, ini adalah bentuk kepedulian desa dalam menggalakkan kembali jajanan masyarakat dulu yang kini sudah jarang ditemui.

"Kita melihat sekarang ini banyak beredar jajanan yang kebanyakan mengandung bahan pengawet, jadi kita ingin mengajak masyarakat untuk membuat jajan yang sehat, salah satunya dengan menyok," jelas Kozin di sela-sela-sela kegiatan.

Total ada 20 stand dibuka dan menawarkan aneka kuliner berbahan dasar ketela, baik itu makanan maupun minuman dengan harga yang bervariasi.

"Targetnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat. Mudah-mudahan dari kegiatan ini, warga mulai berinovasi membuat berbagai olahan kuliner, sehingga ada nilai jual lebih,". [saf/mu]

menyok1

Tag : kuliner, festival menyok

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat