19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Tue, 23 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 11:00

Festival 100 Olahan Menyok

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dua puluhan stand turut memeriahkan festival 100 olahan singkong (menyok) di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (15/9/2018). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga sekaligus untuk mempromosikan desa.

"Ini kegiatan pertama yang dilaksanakan Desa Ngraseh," kata kepala desa, Kozin.

Festival ini juga sebagai ajang mengenalkan berbagai makanan yang bahan dasarnya dari ketela pohon atau dalam bahasa jawanya 'menyok'. Selain itu, ini adalah bentuk kepedulian desa dalam menggalakkan kembali jajanan masyarakat dulu yang kini sudah jarang ditemui.

"Kita melihat sekarang ini banyak beredar jajanan yang kebanyakan mengandung bahan pengawet, jadi kita ingin mengajak masyarakat untuk membuat jajan yang sehat, salah satunya dengan menyok," jelas Kozin di sela-sela-sela kegiatan.

Total ada 20 stand dibuka dan menawarkan aneka kuliner berbahan dasar ketela, baik itu makanan maupun minuman dengan harga yang bervariasi.

"Targetnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat. Mudah-mudahan dari kegiatan ini, warga mulai berinovasi membuat berbagai olahan kuliner, sehingga ada nilai jual lebih,". [saf/mu]

menyok1

Tag : kuliner, festival menyok

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat