16:00 . Ganti Nama, P3A Kini Jadi P2TP2A   |   15:00 . Kunker, Pemkot Tasikmalaya Belajar Pengelolaan Pasar   |   14:00 . Model Baru Buku Nikah Tunggu dari Kementrian Pusat   |   13:00 . SDN MT Ikuti Lomba Budaya Mutu   |   12:00 . Musim Hujan, 50 Embung Bakal Ditabur Benih Ikan Tawes dan Nila   |   11:00 . Dugaan Pungutan di SMAN 1 Bojonegoro, ini Kata Kepala Cabdindik   |   10:00 . Staf Ahli Bidang Pendidikan APKASI Kunjungi Bojonegoro   |   09:00 . Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna   |   08:00 . Lebih Dekat dengan SKD saat Tes CPNS, Intip Yuk!   |   07:00 . 5 Adegan Sinetron yang Bertentangan dengan Logika dan Kenyataan   |   22:00 . UNUGIRI Kalahkan UNHASY 6-1 di Liga Futsal Mahasiswa   |   21:00 . Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab   |   20:30 . Haddad Alwi Sihir Masyarakat Bojonegoro dengan Lagu Religinya   |   20:00 . SMK Diharap Jadi Sekolah Berbasis Akademis dan Produksi   |   19:30 . Sempat Diguyur Hujan, Ratusan Masyarakat Padati Peringatan HSN   |  
Wed, 24 October 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 15 September 2018 11:00

Festival 100 Olahan Menyok

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

20 Stand Tawarkan Aneka Olahan 'Menyok'

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dua puluhan stand turut memeriahkan festival 100 olahan singkong (menyok) di Desa Ngraseh Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (15/9/2018). Kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga sekaligus untuk mempromosikan desa.

"Ini kegiatan pertama yang dilaksanakan Desa Ngraseh," kata kepala desa, Kozin.

Festival ini juga sebagai ajang mengenalkan berbagai makanan yang bahan dasarnya dari ketela pohon atau dalam bahasa jawanya 'menyok'. Selain itu, ini adalah bentuk kepedulian desa dalam menggalakkan kembali jajanan masyarakat dulu yang kini sudah jarang ditemui.

"Kita melihat sekarang ini banyak beredar jajanan yang kebanyakan mengandung bahan pengawet, jadi kita ingin mengajak masyarakat untuk membuat jajan yang sehat, salah satunya dengan menyok," jelas Kozin di sela-sela-sela kegiatan.

Total ada 20 stand dibuka dan menawarkan aneka kuliner berbahan dasar ketela, baik itu makanan maupun minuman dengan harga yang bervariasi.

"Targetnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat desa setempat. Mudah-mudahan dari kegiatan ini, warga mulai berinovasi membuat berbagai olahan kuliner, sehingga ada nilai jual lebih,". [saf/mu]

menyok1

Tag : kuliner, festival menyok

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 14 October 2018 11:30

    3th blokTuban.com dan HJT ke-725

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita

    AMSI Jatim Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Konsumsi Berita Dalam kesempatannya menghadiri agenda Gowes 3 tahun blokTuban.com berkarya di Bumi Wali yang dibalut nuansa semarak menyambut Hari Jadi Tuban (HJT) ke-725, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia Wilayah Jawa Timur...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 October 2018 21:00

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab

    Pengenalan Jurusan, Himagri Unigoro Gelar Makrab Sebagai bagian pengenalan jurusan serta menjalin keakraban sesama mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar malam keakraban. Acara yang dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 21 Oktober hingga...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat