15:00 . Ndoro Kakung Ajak Jurnalis Bojonegoro Diskusi Bareng   |   14:00 . Disdik Bojonegoro Targetkan Kekosongan Kasek SD Terisi Sebelum TAB   |   13:00 . Hujan Terus Menerus, Bawang Merah di Sekar Sebagian Boler   |   12:00 . Seorang Pemuda Asal Kedungadem Bojonegoro Dilaporkan Hilang   |   11:00 . Kapolsek Sumberejo Sosialisasikan Larangan Knalpot Brong   |   10:00 . DPRD Bojonegoro Dorong Pencairan Dana Hibah   |   09:00 . Padi Gadu di Caruban Mulai Panen   |   07:00 . Kenali, Efek Negatif Kebanyakan Makan Mi Instan   |   21:00 . Berikut, Cabor Andalan Bojonegoro pada Porprov Mendatang   |   20:00 . Isi Liburan, MAI At-Tanwir Talun Adakan Pelatihan Fasilitator PMR   |   19:00 . Resah Ulat Bulu, Tangani dengan Damkar   |   18:00 . KONI: Meski Sudah Bagus, Performa Atlet Porprov Terus Ditingkatkan   |   17:00 . Gokil, Ajang Promosi Kebun Belimbing   |   16:00 . Wabup Bojonegoro Tutup Kejurda Drum Band/Marcing Band   |   15:00 . Anggaran untuk 55 Jembatan di Bojonegoro Capai 80 Miliar   |  
Mon, 17 December 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 18 September 2018 09:00

Tolak Seleksi CPNS, K2 Mengadu ke DPRD

Tolak Seleksi CPNS, K2 Mengadu ke DPRD

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Adanya informasi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), membuat para guru honorer kategori II (K2) hanya bisa gigit jari. Sehingga mereka yang tergabung dalam Forum Honorer Kategori II (FHK2) Kabupaten Bojonegoro mengadu ke DPRD, Senin (17/9/2018) sore.

Puluhan K2 diterima langsung di ruang Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, oleh Sally Atyasasmi dan Abdullah Umar. Mereka mengadu banyak hal, terkait kondisi K2 yang dirasa kebijakan pemerintah tidak memihak pada K2.

"Yang kita sampaikan banyak hal, termasuk menolak pelaksanaan CPNS 2018. Serta belum ada kejelasan K2 menjadi PNS," kata salah satu GTT K2 dari SDN Tengger Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro, Warpian kepada blokBojonegoro.com.

Diceritakan, K2 lahir sejak diterbitkanya PP 56 tahun 2012 tentang perubahan ketua atas peraturan pemerintah nomor 48 tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, dengan kriteria usia paling tinggi 46 tahun dan paling rendah 19 tahun pada 1 Januari 2006, mempunyai masa kerja sebagai tenaga honorer paling sedikit setahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat pengangkatan CPNS masih bekerja secara terus-menerus dan penghasilannya tidak dibiayai dari APBN/APBD.

Ironisnya terbitnya Undang-Undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara kian mempersempit ruang dan peluang HK 2 untuk diangkat menjadi CPNS.

"Karena mensyaratkan batasan maksimal usia 35 tahun serta UU 5 tahun 2005 yang mensyaratkan minimal kualifikasi akademik untuk tenaga fungsional adalah S-1," jelas Sekretaris FKH2 itu.

Pasal seorang honorer K2 sampai saat ini memiliki masa kerja paling sedikit 13 Tahun telah mengabdi mengisi kekosongan jabatan pada berbagai instansi pemerintah, dedikasi dan integritas kami tak perlu diragukan.

Bisa dibuktikan dengan masih tetap terus mengabdi sampai sekarang, meskipun dengan upah atau honor yang jauh dari kata layak dan tak sebanding dengan sumbangsih kinerja.

"Alasan mendasar kami tetap bertahan adalah impian dan keyakinan bahwa suatu saat akan lahir suatu aturan dan atau kebijakan dari pemerintah yang mengakomodir kami untuk diangkat menjadi seorang PNS," keluhnya.

Sehingga keputusan pemerintah yang melakukan moratorium PNS selama 4 tahun, memaksa K2 bertarung melawan usia yang semakin mendekati atau bahkan sudah expayed. Sehingga menggerus harapan menjadi kian kecil untuk menjadi seoarang PNS, terbukti dengan terbitnya Permenpan RB nomor 36 tahun 2018 tentang Kriteria Penetapaan Kebutuhan Calon PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS tahun 2018 yang mensaratkan untuk HK2 yang dapat mengikuti Tes dari jalur kusus K2.

Di antaranya usia paling tinggi 35 tahun tanggal 1 Agustus 2018 masih aktif kerja secara terus menerus sampai sekarang. Serta bagi tenaga pendidikan minimal berijazah strata 1 yang diperoleh sebelum pelaksanaan Seleksi tenaga honorer K2 pada 3 Nopember 2013.

"Kedua persyaratan diatas bagi kami sama sekali tidak berpihak kepada kami HK2 yang tahun ini berharap bisa mengikuti seleksi Tes CPNS untuk mewujudkan harapan dan impian kami," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : K2, cpns

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 05 December 2018 08:00

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya!

    BMG Buka Lowongan Reporter bB, Berikut Syaratnya! erkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 13 December 2018 09:00

    Gadget Sebagai Pengganti Buku

    Gadget Sebagai Pengganti Buku Gadget? Siapa yang tidak tahu dengan perangkat mobile satu ini? Sebagian besar remaja zaman sekarang merasa bahwa dirinya sangat tergantung dengan gadget....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more