01:05 . Keceriaan Pletonic Sambut Letto   |   00:58 . Kemeriahan Panggung Konser Pemilu   |   22:30 . Tak Hanya Pop, Letto Piawai Hibur Penonton dengan Dangdut   |   22:00 . DPR Minta Polisi Usut Tuntas Pembajakan Mobil Tangki Pertamina   |   21:00 . Perdana, Letto Hibur Penonton dengan 'Permintaan Hati'   |   20:00 . Jingle Pemilu Buka Konser di Bojonegoro   |   19:30 . Ribuan Pletonic Padati Stadion Letjend H Soedirman   |   19:00 . Ketua KPU dan Kapolres Beri Arahan tentang Pemilu   |   18:00 . Sahabat Yatim Cemerlang Latihan Qiroah   |   17:00 . 200 Mahasiwa Ikuti Jagong Santai KPU Bojonegoro   |   16:00 . Kunjungi Kampus, KPU Ajak Mahasiswa Kawal Pemilu   |   15:00 . Rp.3 M untuk BPJS Kesehatan, Guru Masih Harus Iuran   |   14:00 . Disperinaker Latih Masyarakat Kreasikan Bambu   |   13:00 . Pembukaan di Lamongan, Penutupan di Tuban   |   12:00 . Presdir Pertamina EP Audiensi dengan Bupati Bojonegoro   |  
Sat, 23 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 September 2018 09:00

Kendaraan Padat, Jalan Sempit Bikin Was-was

Kendaraan Padat, Jalan Sempit Bikin Was-was

Kontributor: Abdul Rokim

blokBojonegoro.com - Salah satu akses utama menuju lokasi pengeboran gas di Jambaran-Tiung Biru (J-TB) tepatnya berada di jalan raya Clangap Gayam, kondisinya kurang baik.

Jalan yang saat ini sering dilalui ratusan kendaraan berat, mulai beroperasi pagi hingga malam hari. Dengan adanya kendaraan berat dan besar seperti truk dan tronton, seharusnya jalan yang dilalui lebih lebar.

Jalan yang mempunyai lebar sekurang dari tujuh meter ini kurang begitu layak untuk lalu lalang kendaraan berat. Hal itu tentu bisa membahayakan pemotor dan masyarakat sekitar.

Salah satu supir truk, Gunawan (45) menjelaskan, dirinya saat bekerja harus rela berbagi jalan, tak jarang harus berhenti terlebih dahulu. "Sering menepi untuk bergantian sesama supir, ya supaya perjalanan warga juga tidak terganggu," ungkapnya.

Gunawan menambahkan, jalan poros menuju kantor Kecamatan Gayam tersebut merupakan jalan utama yang dilalui kendaraan menuju lokasi Jambaran-Tiung Biru.

"Hanya ada satu akses untuk menuju ke lokasi proyek," katanya.

Salah satu warga Gayam, Sugito (33) menambahkan, sebetulnya untuk warga sekitar merasa terganggu terutama saat melakukan aktivitas di jalan. "Kondisi jalan seperti ini, gimana lagi, macet sering terjadi, apalagi banyak truk," keluhnya.

Bapak satu orang anak ini berharap, semoga segera ada pelebaran jalan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. "Semoga pihak terkait dapat memperbaiki jalan dengan melakukan pelebaran," harapnya. [im/mu]

Tag : jambaran tiung biru, J-TB

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more