14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |   21:00 . Aksi Trail Bojonegoro   |   20:00 . Halal Bi Halal ala Rider Trail   |   19:00 . Rider Trail Halal Bi Halal Masuk Hutan   |   18:00 . Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Berangsur Turun   |   17:00 . Tahun Ajaran Baru, Pedagang Perlengkapan Sekolah Kebanjiran Pembeli   |   16:00 . Reog Bopo Roso Meriahkan CFD Bojonegoro   |  
Mon, 17 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 28 September 2018 10:00

GTT/PTT Tetap Lanjut Mogok Kerja

GTT/PTT Tetap Lanjut Mogok Kerja

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Rencana izin tidak mengajar selama enam hari yang dilakukan Guru Tidak Tetap dan Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) yang ada di Bojonegoro semua jejang sekolah bakal tetap dilakukan. Bahkan seluruh GTT/PTT tersebut sudah sepakat pada tanggal itu semua tidak melakukan aktivitas mengajar di sekolah masing-masing.

"Aksi tidak mengajar selama enam hari tetap akan dilakukan dan itu semua sudah menjadi kesepakatan bersama," kata ketua Forum Komunikasi GTT/PTT Bojonegoro, Arif Ida Rifai.

Mogok ngajar itu sebagai bentuk kekecewaan para guru honorer GTT/PTT yang nasibnya tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat, seperti adanya rekrutmen CPNS tahun 2018 ini, yang aturannya dinilai tidak berpihak pada mereka.

"Namun perlu diingat, aksi tidak mengajar ini hanya untuk memberikan shock terapi kepada pemerintah pusat saja dan aksi itu sudah terjadi di berbagai wilayah juga sejak beberapa waktu lalu," beber Arif kepada blokBojonegoro.com.

Aksi tidak mengajar itu sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro melalui surat, bahkan Disdik juga mengeluarkan surat Nomor: 800/2551/412.201/2018 yang isinya imbauan agar guru honorer GTT/PTT tidak melaksanakan aksinya tersebut.

Kepala Disdik Bojonegoro, Hanafi, berharap GTT/PTT tetap menjalankan tugas mengajar seperti biasanya. "Yang penting tidak boleh merugikan anak didik," imbuhnya.

Seperti diketahui aksi GTT/PTT mogok ngajar ini mulai 1 hingga 6 Oktober 2018, salah satunya dilantarbelakangi atas keluarnya Peraturan Menpan RB Nomor 36 Tahun 2018 tentang kreteria tunjangan PNS dan pelaksanaan CPNS tahun 2018. Hal itu dinilai para GTT adalah bentuk deskriminasi terhadap honorer Kategori 2 (HK2) yang selama ini sudah turut membantu kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Kemarin, ratusan GTT maupun PTT yang ada di Bojonegoro juga menggelar aksi meluruk kantor DPRD dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Saat audiensi dengan dewan, mereka membawa 5 tuntutan, pertama menolak CPNS 2018, kedua Regulasi PP, ketiga mengangkat K2 menjadi PNS tanpa tes, keempat memberi SK kepada semua honorer Bojonegoro dan kelima  para honorer berharap mendapatkan gaji sesuai UMK untuk semua honerer Bojonegoro. [saf/mu]

Tag : mogok ngajar, mogok kerja, gtpp, ptt

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more