Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro

Tuesday, 02 October 2018 20:00

PK PMII Unugiri dan Sunan Giri Galang Dana untuk Korban Gempa

PK PMII Unugiri dan Sunan Giri Galang Dana untuk Korban Gempa

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama yang sedang terkena musibah gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala-Kota Palu, Sulawesi Tengah, Pengurus Komisariat (PK) Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Pengurus Komisariat (PK) PMII Sunan Giri Bojonegoro melaksanakan salat gaib dan penggalangan dana.

Acara yang digelar di M Kampus tersebut, Selasa (2/10/2018), dipimpin Ustad Hamam dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doa bagi korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu.

“Kami mendoakan para korban bencana agar amalnya diterima Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan bersama korban bencana lain yang masih hidup diberi ketabahan dan Kabupaten Bojonegoro juga dijauhkan dari bala dan bencana alam,” ungkap Ketua Komisariat PMII Sunan Giri, Siti Ainur Rodliyah.

Lebih lanjut, kegiatan salat gaib dan penggalangan dana adalah bentuk keprihatinan keluarga besar PK PMII UNUGIRI dan PK PMII Sunan Giri atas musibah yang menimpa para korban bencana alam gempa bumi yang melanda kota Lombok dan sekitarnya yang menelan ribuan korban jiwa.

Pasca menunaikan salat gaib, seluruh Rayon yang ada di Komisariat Sunan Giri dan Komisariat UNUGIRI juga mengkoordinasikan anggotanya untuk pengumpulan dana dengan mengedarkan kotak kardus di beberapa titik lampu merah di Kota Ledre.

Selain di lakukan oleh Komisariat UNUGIRI dan Komosariat Sunan Giri penggalangan bantuan dana juga dilakukan oleh Komisariat lain yang ada di Bojonegoro, seperti Komisariat Unigoro, Komisariat Stie Cendekia dan beberapa Komisariat lainya.

“Untuk hasil pengumpulan dana dari masing-masing Komisariat nanti akan disetorkan ke Pengurus Besar (PB) PMII dan selanjutnya akan disalurkan kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada Jumat (28/9) lalu, gempa berkekuatan 7,7 skala richter mengguncang Donggala dan Palu yang menyebabkan kerusakan parah. Bahkan setelah gempa berlangsung, tsunami langsung menggerus pesisir Donggala dan Palu yang menyebabkan seribu lebih masyarakat meninggal.[din/col]

 


PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.



Berita Terkini