13:00 . Potensi Ikan Tawar Terbesar, Bojonegoro Ditarget Mencapai 5.000 Ton   |   12:00 . Prediksi Kemarau Makin Panjang, 1000 Tanki Air Siap Droping   |   11:00 . Cegah Penyalahgunaan Senpi, Propam Polres Bojonegoro Cek Senpi Anggota   |   10:00 . Lestarikan Populasi, 25 Ribu Ikan Ditebar di Bengawan Solo   |   09:00 . Masa Pandemi, Manajemen dan Pekerja PEPC Beri Donasi   |   08:00 . Memetan, Serunya Berebut Tangkap Ikan di Waduk Desa   |   07:00 . Mungkinkah Penggunaan Masker Wajah Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh?   |   20:00 . Bersama Kader Jumantik, Babinsa Gayam Cegah Demam Berdarah Dengue   |   19:00 . Omzet Penjualan Seragam Sekolah Turun, Pedagang Mengeluh   |   18:00 . Kemarau Diprediksi Lebih Panjang, BPBD Siapkan 1000 Tanki Air Bersih   |   17:00 . Disruduk Truk Molen, Pengendara Motor Meninggal di TKP   |   16:00 . Memetan, Warga Sonorejo Tumpah Ruah di Waduk   |   14:00 . PMI Bojonegoro Berikan Bantuan Sprayer dan Cairan Disinfektan untuk 9 Ponpes   |   13:00 . Disnakan Pastikan Hewan Kurban Tidak Bisa Tularkan Virus Corona   |   12:00 . Selamat Jalan Mas BS   |  
Wed, 08 July 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 15 October 2018 14:00

BPBD Himbau Masyarakat Waspada Pancaroba

BPBD Himbau Masyarakat Waspada Pancaroba

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun Malang menyatakan Kabupaten Bojonegoro mulai memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

Oleh karena itu masyarakat diharapkan untuk mewaspadai potensi terjadinya hujan lebat dan angin kencang.

Plt. Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfia menjelaskan, jika ditinjau secara klimatologi, pada akhir September sampai Oktober Kota Ledre akan mulai memasuki musim transisi atau pancaroba. Secara bertahap akan turun hujan, meskipun belum merata di seluruh wilayah di Kabupaten Bojonegoro.

"Salah satu ciri dari peralihan musim kemarau ke musim hujan adalah cuaca yang tidak menentu, seperti angin kencang, perubahan suhu dan hujan lokal," ujar Nadif Ulfia.

Oleh karena itu, BPBD mengimbau masyarakat mewaspadai terhadap perubahan cuaca yang ekstrem tersebut. Selain mewaspadai bangunan tempat tinggal, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah pohon yang rapuh. Sebab, jika tertiup angin yang lumayan kencang tidak menutup kemungkinan akan roboh.

"Jika di sekitar pemukiman terdapat pohon yang sudah rapuh, sebagai antisipasi hal yang tidak diinginkan masyarakat bisa melaporkan kepada pihak terkait untuk segera mendapatkan penanganan," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Untuk musim hujan tahun 2018 dan 2019 di Kota Ledre, diprediksi bakal terjadi pada bulan Oktober dengan dasarian I sampai bulan April dasarian II atau 20 dasarian pada wilayah Bojonegoro bagian barat daya. Sedangkan untuk Oktober dasarian III sampai April Dasarian II atau 18 dasarian pada wilayah Bojonegoro bagian barat laut. Terus pada November dasarian I sampai April Dasarian II atau 17 dasarian baru terjadi pada wilayah Bojonegoro Bagian Selatan.

Sedangkan untuk keadaan curah hujan selama musim penghujan, diperkirakan sekitar 1001-1500 mm pada sebagain besar wilayah Kabupaten Bojonegoro dan antara 1501-2000 mm pada sebagian kecil wilayah Kabupaten Bojonegoro dengan intensitas hujan normal dan bawah normal.

"Pokoknya saya berharap masyarakat untuk lebih cermat membaca situasi dan keadaan yang kadang terjadi tak terduga, terutama ketika ada tanda-tanda seperti yang saya jelaskan di atas agar lebih berhati-hati," tutupnya.[din/mu]

Tag : musim hujan, musim penghujan


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 16 June 2020 19:00

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau

    Dampingi Petani, Disperta Bojonegoro Adakan SL-PTT Tembakau Guna meningkatkan SDM petani, khususnya petani tembakau, Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro mengadakan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) tembakau di kelompok tani Sumber Rejeki, Desa Bulu, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat