14:00 . Triwulan Empat, 851 Klaim Asuransi Diterima Jasa Raharja   |   12:00 . Peran Guru Tangkal Radikalisme   |   11:00 . Pelatih Persibo Berharap Suporter Tetap Berangkat Ke Gresik   |   08:00 . Panggil Diknas, DPRD Akan Kawal Sampai Pusat   |   07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 17 October 2018 10:00

Beberapa Peserta Mengaku Persiapan Hanya 3 Hari

Beberapa Peserta Mengaku Persiapan Hanya 3 Hari

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Lomba Mars Syubbanul Wathon yang digelar dalam rangkaian menyambut Hari Santri Nasional (HSN), memang mendapat antusiame peserta. Lomba paduan suara ini, baru pertama kali diselenggarakan. Oleh karenanya, beberapa peserta lomba ada yang terbentuk secara beberapa hari saja.

"Bentuk group paduan suara ini terbilang singkat yakni hanya 3 hari. Itupun hanya untuk mengikuti lomba mars Syubbanul Wathon," kata salah satu peserta pendamping Ulul Al Bab Perwakilan MAN 2 Bojonegoro, Ali Syafaat.

Dirinya mengungkapkan, pada saat membentuk group yang menjadi kendala yakni saat mengaransemen musik agar suara dan musik itu pas saat dinyanyikan secara bersamaan. Sehingga butuh waktu ekstra untuk mendampingi siswa.

Senada dengan group peserta lain, Khoir. Pendamping group dari SMAI Al Fatimah mengaku, persiapan untuk mengikuti lomba mars Syubbanul Wathon hanya dilakukan 3 hari. Mulai bentuk bongkar pasang personil hingga membuat aransemen lagunya.

"Untungnya di sekolah ini sudah ada, namun saat ikut lomba ini ada penambahan personil saja," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Dalam lomba mars Syubbanul Wathon setiap peserta diberikan waktu 7 menit setiap penampilannya. Oleh karenanya dengan waktu yang ada tersebut diharapkan bagi peserta mampu menunjukan performance saat tampil di hadapan juri.

Pada lomba ini ada 3 Juri yang bakal menilai penampilan setiap group yang penilaiannya meliputi, Performance, Aransemen musik/lagu serta kekompakan dalam membawakan lagu pada mars Syubbanul Wathon.

Seperti diketahui, lomba Mars Syubbanul Wathon ini diikuti 29 peserta group terdiri dari 627 orang terlibat. Setiap peserta nantinya terdiri minimal 15 orang dan maksimal 25 orang. Lomba ini mars Syubbanul Wathon ini juga sebagaian menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di mana sehari, sebelumnya juga dilakukan lomba baca kitab kuning yang dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Bojonengoro. [saf/ito]

Tag : lomba, mars, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat