19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |   21:00 . Sehari Sebelum Kecelakaan, Korban Buat Status Alam Kubur   |   20:00 . Tambahan 2 Orang Positif Covid-19 dari ODP   |   19:00 . Alhamdulillah....5 Orang Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 17 October 2018 10:00

Beberapa Peserta Mengaku Persiapan Hanya 3 Hari

Beberapa Peserta Mengaku Persiapan Hanya 3 Hari

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Lomba Mars Syubbanul Wathon yang digelar dalam rangkaian menyambut Hari Santri Nasional (HSN), memang mendapat antusiame peserta. Lomba paduan suara ini, baru pertama kali diselenggarakan. Oleh karenanya, beberapa peserta lomba ada yang terbentuk secara beberapa hari saja.

"Bentuk group paduan suara ini terbilang singkat yakni hanya 3 hari. Itupun hanya untuk mengikuti lomba mars Syubbanul Wathon," kata salah satu peserta pendamping Ulul Al Bab Perwakilan MAN 2 Bojonegoro, Ali Syafaat.

Dirinya mengungkapkan, pada saat membentuk group yang menjadi kendala yakni saat mengaransemen musik agar suara dan musik itu pas saat dinyanyikan secara bersamaan. Sehingga butuh waktu ekstra untuk mendampingi siswa.

Senada dengan group peserta lain, Khoir. Pendamping group dari SMAI Al Fatimah mengaku, persiapan untuk mengikuti lomba mars Syubbanul Wathon hanya dilakukan 3 hari. Mulai bentuk bongkar pasang personil hingga membuat aransemen lagunya.

"Untungnya di sekolah ini sudah ada, namun saat ikut lomba ini ada penambahan personil saja," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Dalam lomba mars Syubbanul Wathon setiap peserta diberikan waktu 7 menit setiap penampilannya. Oleh karenanya dengan waktu yang ada tersebut diharapkan bagi peserta mampu menunjukan performance saat tampil di hadapan juri.

Pada lomba ini ada 3 Juri yang bakal menilai penampilan setiap group yang penilaiannya meliputi, Performance, Aransemen musik/lagu serta kekompakan dalam membawakan lagu pada mars Syubbanul Wathon.

Seperti diketahui, lomba Mars Syubbanul Wathon ini diikuti 29 peserta group terdiri dari 627 orang terlibat. Setiap peserta nantinya terdiri minimal 15 orang dan maksimal 25 orang. Lomba ini mars Syubbanul Wathon ini juga sebagaian menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2018 di mana sehari, sebelumnya juga dilakukan lomba baca kitab kuning yang dilaksanakan di Masjid Agung Darussalam Bojonengoro. [saf/ito]

Tag : lomba, mars, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat