00:00 . Ikuti GPS, Truk Pasir 40 Ton Buat Jembatan Ambruk   |   23:00 . Ketua PBNU: Tak Harmonisnya Agama dan Budaya Penyebab Konflik Timur Tengah   |   22:30 . Di Kecamatan Gondang, 3 Rumah Roboh Disapu Angin Kencang   |   22:00 . Gara-gara GPS, Truk Pasir Buat Jembatan Ambruk   |   21:30 . Ansor Sumberejo Berduka, Banser Terbaik Gugur   |   21:00 . Hujan Disertai Angin Kencang Landa 17 Desa di 4 Kecamatan   |   20:00 . Detik-detik Pohon Tumbang Hampir Timpa Kendaraan   |   19:30 . Dihantam Mobil, Warga Sambongrejo Meninggal Seketika   |   19:00 . Tangkal Paham Radikal, IAI-UNUGIRI Bumikan Islam Nusantara Melalui Seminar Nasional   |   18:30 . Dinding Pemkab Terkelupas dan Teras Taman Rajekwesi Ambruk   |   18:00 . Penampakan Gedung Pemkab, Pasca Disapu Angin   |   17:30 . Lagi, Hujan Disertai Angin Porak-porandakan Kota Bojonegoro   |   17:00 . Disapu Angin Gedung Pemda Kocar Kacir   |   11:00 . UKM Sinergi Belajar Jurnalis Bareng bB   |   10:00 . Berburu Sinyal di Atas Bukit   |  
Thu, 12 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 17 October 2018 18:00

Bupati Tanda Tangani MoU dengan BPN Terkait PTSL

Bupati Tanda Tangani MoU dengan BPN Terkait PTSL

Reporter: Apriani

blokBojonegoro.com - Rabu (17/10/2018) hari ini, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menandatangani nota kesepahaman dengan BPN (Badan Pertanahan Nasional) Wilayah Jawa Timur terkait Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di Wilayah Bojonegoro. Penandatangan dilaksanakan saat Launching Gemara Sang Tatas Puldatis, atau Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas dan Pengumpulan Data Yuridis bertempat di Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Dalam Sambutannya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah  mengatakan, pihaknya sangat mendukung program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang dilakukan oleh BPN. "Tentunya dengan bersertifikatnya seluruh tanah Milik Warga Bojonegoro  akan menaikan Harga tanah tersebut, hal ini akan memacu Pertumbuhan Ekonomi warga dan terkait status tanah juga," ungkapnya.

Menurut Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional, Provinsi Jawa timur, Hery Santoso, Launcing Gemara Sang Tatas Puldatis, atau Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas dan Pengumpulan Data Yuridis, di Kabupaten Bojonegoro ini adalah Gerakan pendataan tanah dalam rangka persiapan PTSL tahun 2019.

Lebih lanjut dikatakan Hery Santoso, gerakan ini sangat luar biasa, karena di Jawa timur, baru ada di Kabupaten Bojonegoro. Yang melakukan Gerakan masyarakat pemasangan tanda batas dan pengumpulan data yuridis yang didukung oleh kepala desa dan masyarakat dengan kompak.

“Ke depan, Insya Allah program PTSL 2019, rencana kita akan menambah 80.000 bidang tanah bisa tercapai,” kata Hery Santoso, kepala BPN Jatim.

Kabupaten Bojonegoro, untuk tahun ini (2018) mendapat alokasi PTSL 65.000 bidang tanah dan di tahun 2017 sebelumnya ada 27.000 bidang tanah yang disertifikatkan melalui PTSL. Sedangkan sasaran penerima program PTSL adalah warga yang kurang mampu. 

Hadir dalam Launcing Gemara Sang Tatas tersebut Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Muawanah, Kanwil BPN Jatim, Hery Santosa, Kepala BPN Bojonegoro, Lampri dan Forpimda Bojonegoro. [ani/lis] 

Tag : ptsl, mou


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat