17:00 . Dana Tak Terduga untuk Bantuan Bencana Rp1,3 M   |   16:00 . Rp750 Juta, Disperta Buat Sumur Bor di 5 Titik Tahun 2020   |   15:00 . EMCL Gelar Seminar Pemanfaatan Platform Berita Digital Kepada PBG Tuban   |   14:00 . Setelah Turun, Harga Cabai Mulai Naik   |   12:00 . Siswi SMKN I Sabet Juara Lomba Desain Batik Bengawan dan Kayangan Api   |   08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 October 2018 08:00

Diduga Cinta Ditolak, Warga Kanor Bacok Pujaan Hati

Diduga Cinta Ditolak, Warga Kanor Bacok Pujaan Hati

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Warga Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, mendadak geger. Pasalnya SPY (42), membacok tetangganya bernama Irnawati (26) menggunakan golok, diduga cintanya ditolak oleh korban.

Informasi yang dihimpun blokBojonegoro.com, kejadian itu bermula saat pelaku mengutarakan cintanya kepada korban. Namun tidak direspon, sehingga pelaku kembali mendatangi korban untuk menganiaya.

Kapolsek Kanor, Akp. Imam Khanafi menjelaskan, korban sedang berbincang dengan Tri Ani (37) di depan rumahnya. Tiba-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor dan berhenti di depan rumah korban. Pelaku mengeluarkan senjata tajam berupa golok, sehingga saksi Tri Ani berlari untuk menyelamatkan diri.

"Pelaku langsung membacok korban menggunakan golok yang dibawanya. Setelah itu pelaku meninggalkan korban dan kemudian menyerahkan diri ke Polsek Kanor," terang Kapolsek Imam.

Menurutnya, akibat kejadian tersebut, korban menderita luka terbuka akibat senjata tajam yaitu di tangan dan kepala. Sehingga korban segera dilarikan ke RSUD Sumberrejo, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban dirawat di RSUD Sumberrejo dan masih dalam kondisi tidak sadarkan diri," ungkapnya.

Ditambahkan Kapolsek, berdasarkan hasil iterogasi awal, motif pelaku hingga melakukan perbuatan tersebut dikarenanan masalah pribadi. Atas perbuatannya oleh penyidik Polsek Kanor, pelaku disangka melanggar Pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP, tentang penganiayaan. Pelaku diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. "Untuk sementara pelaku dititipkan di sel tahanan Polres Bojonegoro," pungkas Imam. [ito/mu]

Tag : penganiayaan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat