08:00 . Tiga Minggu UMK Ditetapkan, Disperinaker Belum Terima Penangguhan   |   07:00 . 5 Kebiasaan yang Dapat Merusak Gigi Anak   |   00:00 . Wabup Kunjungi Museum Petroleum Geo Heritage Wonocolo   |   23:00 . Intip Kemeriahan Festival Geopark 2   |   22:30 . Tari Jaranan Buka Festival Geopark 2   |   22:00 . Panorama Geopark Teksas Wonocolo - Festival Geopark 2   |   21:30 . Menikmati Sate Angkringan di Ngasem   |   21:00 . Awal Pekan, Harga Emas Dibuka Turun Rp 3.000 Per Gram   |   20:30 . Sekjen DPP PDIP Minta Kader Partai Diperkuat   |   20:00 . Pertamina Gelar Khatam Al-Quran dan Santunan ke Anak Yatim   |   19:30 . Keren..! 5 Buku Mahasiswa Kampus Ungu Terbit   |   19:00 . Tertib Pengelolaan Aset Desa, Pemdes Dilatih dengan Apilkasi SIPADES   |   18:30 . Hujan Disertai Angin Patahkan Tower Kominfo dan Tumbangkan Pohon   |   18:00 . Dijatah 500 Blangko KTP-el Tiap Bulan, Prioritaskan Pemohon Pemula dan Lansia   |   17:30 . Pelayanan Kebutuhan Masyarakat, Kualitas Pengelolaan BMD Ditingkatkan   |  
Tue, 10 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 24 October 2018 12:00

Krisna yang Panjat Tiang Bendera

Kondisi Prihatin, Ibu Habis Operasi Batu Ginjal

Kondisi Prihatin, Ibu Habis Operasi Batu Ginjal

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Di balik aksi heroik Krisnawan, warga Desa Balungdowo, Kecamatan Kapohbaru, Kabupaten Bojonegoro yang memanjat tiang bendera saat upacara Hari Santri Nasional (HSN) 2018, ternyata kondisi kehidupannya cukup memprihatinkan.

Di rumah yang sederhana itu, sang ibu, Sumilah, ternyata tengah masa pemulihan habis operasi batu ginjal. Setelah sempat opname di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sosodoro Djatikoesomo Bojonegoro, ternyata Sumilah harus kembali ke rumah sakit sehari pasca aksi heroik sang putra.

[Baca juga: Gebyar Si Joni Heroik, Senyap untuk Krisna ]

"Sudah di rumah, kemarin kembali masuk ke rumah sakit setelah operasi batu ginjal," kata Plt. Camat Kanor, Masirin, kepada blokBojonegoro.com, Rabu (24/10/2018).

Pihaknya bersama dengan rombongan, yakni Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kanor, Syamsudin dan panitia HSN 2018 Kecamatan Kanor ikut sambang di rumah Krisnawan.

Sementara itu, salah satu guru Krisna, Rohmanul Khoiri menambahkan jika kondisi kehidupan Krisnawan memang pas-pasan. Bahkan sederhana dan tengah prihatin.

"Krisna hanya lulus Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan sekarang ikut bekerja menjaga sound system," jelasnya.

Menurutnya, aksi Krisna saat memanjat tiang bendera ketika upacara HSN di Kecamatan Kanor banyak menuai pujian. Dirinya juga bangga, karena memang ia mengetahui dari blokBojonegoro TV yang menayangkan videonya. "Saya ikut bangga," pungkasnya. [lin/ito]

TALI BENDERA LEPAS SAAT UPACARA HSN DI KANOR

Tag : Panjat, tiang, bendera, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat