19:00 . Kartu Petani Mandiri (KPM) Solusi Untuk Petani di Bojonegoro   |   19:00 . Khusus Kloter 75, CJH Bojonegoro Berangkat dengan Jemaah Asal Surabaya   |   18:00 . Bupati Tantang Disperta Kembangkan Tehknologi Pertanian   |   17:00 . Mudahkan Pejalan Kaki Menyebrang, 2019 Dishub Pasang Tiga Pelican Cross   |   16:00 . Ajari Anak dan Gandeng Semua Pihak Tingkatkan Peran Keluarga   |   15:30 . Bupati Bojonegoro Launching Kartu Petani Mandiri   |   15:00 . 14 Pelajar dan 1 Gepeng Terciduk Polres Bojonegoro   |   14:00 . Kelompok Tani Wanita Meriahkan Launching KPM   |   13:00 . 3.500 Hektar Sawah di Bojonegoro Kekeringan   |   12:00 . Dua Pengemis Diamankan Satpol PP, Satunya dari Luar Bojonegoro   |   11:00 . KUA dan Cabang IPHI Kanor Bentuk Banom MTP   |   10:00 . Meningkat, Kasus Persetubuhan Anak Ancam Bojonegoro   |   09:00 . Tak Ingin Produksi Migas Terus Turun, Ini Upaya SKK Migas   |   08:00 . Harga Cabai Mahal, Warga Pilih Cabai Kering   |   07:00 . Wajib Waspada, Kecanduan Gadget Bisa Berakibat Fatal Untuk Kesehatan   |  
Wed, 24 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 29 December 2018 13:00

Unik, 380 Warga Desa Ini Tandur Bareng Diiringi Musik Tradisional

Unik, 380 Warga Desa Ini Tandur Bareng Diiringi Musik Tradisional

Kontributor: Abdul Rokim

blokBojonegoro.com - Bercocok tanam merupakan rutinitas warga desa yang menggantungkan hidupnya dengan bertani, tak terkecuali di Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro.

Uniknya, saat menanam padi "Tandur" yang dilakukan oleh warga setempat, ada 380 warga dari 8 dusun terlibat dalam tandur bersama di sawah bengkok Kepala Desa (Kades). Sehari sebelumnya sudah dilakukan cabut benih padi (Ndaut) yang dilakukan oleh 170 orang.

Bengkok yang memiliki luas 7 Hektar tersebut setiap tahun selalu dilakukan kegiatan serupa, selain Tandur bersama kegiatan tersebut juga didatangkan seni tradisional yaitu Karawitan.

"Sudah menjadi tradisi turun temurun, untuk seni Karawitan kita datangkan dari lokal," ungkap Sekretaris Desa (Sekdes) Parlin Wibowo.

Selain untuk melestarikan budaya dan adat istiadat desa, hal tersebut juga untuk memupuk rasa gotong royong yang semakin hari makin luntur.

"Senang rasanya melihat warga, kompak dalam melakukan kegiatan ini," ucap Kades Mojodelik, Yuntik Rahayu.

Yuntik berharap agar kegiatan tersebut dapat dilakukan terus menerus, selain menjadi tradisi hal tersebut dapat menjadi wisata desa.

"Semoga selalu terjaga tradisi yang selama ini telah dibangun," harapnya. [im/mu]

tandur-bareng-1

Tag : tandur, tradisi tandur, budaya, tradisi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat