08:00 . Tahu Lontong Mak Katinem, Rasa Khas Sejak Puluhan Tahun   |   07:00 . Waspada Kutu Air di Musim Hujan   |   20:00 . Alat Jumbo JTB Terpanjang Kesulitan Belok   |   19:00 . Spot Petualang Menarik dan Menantang di Kota Migas Bojonegoro   |   18:00 . Mendebarkan, Aksi Barongsai - Leang Leong saat Imlek   |   17:00 . Kangen Bojonegoro? Intip Wisata, Budaya dan Keseniannya   |   16:00 . Serba-serbi Perayaan Imlek di Tahun 2020 Shio Tikus Logam   |   15:00 . Ciptakan Kader Militan, IPNU IPPNU Gedongarum Gelar Makesta   |   14:00 . Digelar 2 Hari, ini Rangkaian Alisco 2020   |   13:00 . Brimob Bojonegoro Ikut Amankan Perayaan Imlek   |   12:00 . Air Kali Pacal Meluap, Ratusan Rumah Terendam   |   11:00 . Meriah, Hari Ini Pembukaan Alisco 2020   |   10:00 . Wujudkan Ketahanan Wilayah, Koramil Kanor Gelar Karya Bakti   |   09:00 . Atraksi Barongsai Pukau Warga di Klenteng Hok Swie Bio   |   08:00 . Imlek, Mari Saling Menghormati Antar Sesama Pemeluk Agama   |  
Sun, 26 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 03 January 2019 17:00

PT BBS Sumbang PAD Terendah

PT BBS Sumbang PAD Terendah

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. BBS Kabupaten Bojonegoro menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terendah tahun 2018. Realisasinya hanya Rp120 juta lebih (Rp120.562.274).

"Realisasi itu, sesuai dengan target di APBD-P 2018. Namun, sebelum APBD Perubahan, target tahun 2018 sebesar Rp250 juta," kata Kabid Perimbangan dan Pendapatan Lainnya Bapenda Bojonegoro, Anang Prasetyo, kepada blokBojonegoro.com, Kamis (3/1/2019).

Realisasi tersebut masih baik dibandingkan BUMD Griya Dharma Kusuma (GDK). Sebeb, realisasi GDK tahun 2018 adalah 0 rupiah. Di APBD Perubahan pun juga 0 rupiah. Sebelum APBD-P, target 2018 sebesar Rp551.250.000.

Anang menambahkan, jumlah Pendapatan Asli Daerah pada tahun 2018 dari Badan Usaha Milik Daerah mencapai Rp20 miliar lebih (Rp20.224.733.534).

Sementara, realisasi BUMD Bank Pembangunan Daerah Jatim 2018 dalam menyokong Pendapatan Asli Daerah (PAD) nilainya tertinggi. Yakni sebesar Rp13 miliar lebih (Rp13.242.728.671).

"Realisasi itu sesuai dengan target di APBD-P 2018. Sebelum APBD-P, target 2018 sebesar Rp13.154.595.900," imbuhnya.

Sedangkan, BUMD PD Pasar Bojonegoro tidak ada target di tahun 2018. Sebab saat itu ada polemik pembubaran. Namun mampu menyumbang PAD sebesar Rp740.628.858. Realisasi itu sesuai target di APBD Perubahan. [yud/mu]

Tag : pad bojonegoro, pt bbs


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat