12:00 . 2 Siswa SMK Islam Undur Diri, ini Sebabnya....   |   11:00 . Macam Ekspresi Peserta UNBK   |   10:00 . UNBK SMK Hari Pertama, 5 Siswa Mengundurkan Diri   |   09:00 . Segera Gelar Puslatkab, KONI Bakal Gandeng Konsultan dari UNESA   |   08:00 . Pertamina: Beli BBM di Mitra Resmi   |   07:00 . Tips Karier: Lakukan 5 Cara Ini Agar Sukses Jadi Girl Boss   |   22:00 . Gelar Salawatan, GP Ansor Ajak Jaga Keutuhan NKRI   |   19:00 . POM Mini Meledak   |   18:00 . Organisasi KBT Bantu Pembersihan Lokasi Pembangunan   |   17:00 . Deklarasi Rabu Putih, GP Ansor Ajak Lakukan ini....   |   16:00 . Babinsa Bersama Satgas TMMD Ke 104 Kodim 0824/Jember Bersihkan Lapangan   |   15:00 . 10 Sumur Bor Bakal Dibangun di Lima Kecamatan   |   14:00 . Meski Hujan, 5000 Pasukan Hadiri Apel Kebangsaan   |   13:00 . Pom Mini Terbakar, Pemilik Luka dan Merugi Puluhan Juta   |   12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |  
Mon, 25 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 08 January 2019 09:00

Proyek Puluhan Miliar Terancam Gagal Bayar

DPRD Bojonegoro Cari Solusi

DPRD Bojonegoro Cari Solusi

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro saat ini sedang mencari solusi, terkait belum terbayarnya rekanan kontraktor yang sudah menyelesaikan proyek di tahun 2018.

Ketua DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto menyayangkan kejadian tersebut. Padahal, jika pengerjaan proyek di tahun 2018 sudah selesai, maka Pemkab Bojonegoro wajib membayar.

"Tapi kenyataannya, proyek sudah selesai tapi rekanan kontraktor belum dibayar. Kami menyayangkan kejadian ini," katanya kepada blokBojonegoro.com, Senin (7/1/2019).

Ia mengaku sedang mencari solusi atas kejadian tersebut. Supaya tidak terjadi kegaduhan dikemudian hari.

Saat disinggung apakah pembayarannya menunggu APBD Perubahan 2019? Ia mengatakan, kalau bisa tidak harus menunggu APBD Perubahan. Dibayar sebelum APBD-P lebih baik.

"Kalau memang menemui jalan buntu, ya menunggu APBD Perubahan solusinya," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Bojonegoro, Ali Mustofa mengatakan, harus ada kajian hukum terlebih dahulu ada atau tidaknya regulasi jika dibayar sebelum APBD Perubahan 2019. "Akan kita kaji dulu regulasinya," katanya.

Kedepan, kata Ali Mustofa, tidak boleh terulang lagi kejadian ini. Masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum terkait mekanisme pembayaran proyek yang dikerjakan. Pemkab tidak boleh membuat standar ganda.

"Artinya kegiatan sudah terencana dan dianggarkan di APBD-P. Sudah dikerjakan, tapi tidak terbayar tepat waktu," imbuhnya. [yud/mu]

Tag : proyek, gagal bayar, proyek tak dibayar, proyek pemkab

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more