13:00 . Populasi Dua Hewan Ini Berkurang, Tikus Merajalela   |   12:00 . Doa Bersama Sambut UNBK   |   11:00 . Kembangkan Potensi Lokal, Ajari Siswa dan Masyarakat Membatik   |   10:00 . Tes Lelang Jabatan Kadin Tahap II Diundur   |   09:00 . Intoleransi Agama dan Solusinya   |   08:00 . Dua Bulan Beraksi, Belasan Mobil Digelapkan   |   07:00 . Yang Bisa Anda Lakukan untuk Membantu Anak Berteman   |   20:00 . Peringati HPSN, SMPN 6 Gelar Gerebek Sampah   |   19:00 . Gunakan Kunci T, Komplotan Curanmor Beraksi saat Hiburan Elekton   |   18:00 . Harga Jual Dan Buyback Logam Mulia Merangkak   |   17:00 . Kembangkan Skill, SMK Pemuda Taruna Bojonegoro Luncurkan SMK MINI   |   16:00 . Musim Tanam, Petani Dominasi Agunan Ajuan Gadai   |   15:00 . Rp38 M untuk Peningkatan Fasilitas Sekolah   |   14:00 . Pengangkatan PPPK Belum Jelas   |   13:00 . Judi saat Pilkades, Dua Orang Diamankan   |  
Sat, 22 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 09 January 2019 19:00

Masa Panen Mundur, Disperta Khawatir Pengaruhi Hasil Panen

Masa Panen Mundur, Disperta Khawatir Pengaruhi Hasil Panen

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Panen raya padi di Kabupaten Bojonegoro diperkirakan mundur dari tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipastikan bakal mengganggu prolehan pasokan beras yang didapat oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro.

Kabid Tanaman Holtikultura dan Tanaman Sehat, Disperta Bojonegoro, Zaenal Fanani mengakui, masa tanam padi di sejumlah desa atau kecamatan yang semestinya Oktober dan Desember mundur dikarenakan ada faktor cuaca di akhir tahun 2018 yang berubah.

"Keterlambatan masa tanam ini bisa berdampak pada waktu panen dan produksi padi Februari hingga Maret atau awal 2019 sehingga berpengaruh pula terhadap hasil panennya," ucap pria yang akrab disapa Zaenal itu.

Dari data yang didapat blokBojonegoro.com. untuk  realisasi tanam Oktober-Desember sebanyak 51.103 hektare atau sekitar dengan rincian masa tanam oktober 5.370 hektare, November 13.203 hektare dan Desember 32.530 hektare.

Seperti diketahui, mundurnya masa tanam padi Bojonegoro disebabkan masih minimnya curah hujan, bahkan keberadaan air Waduk Pacal juga belum banyak membantu untuk mengairi lahan sawah milik petani, melihat kondisi itu banyak petani lebih memilih utuk menunda masa tanam sembari menunggu curah hujan tinggi.[saf/lis]

Tag : panen, padi, hasil


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat