13:00 . Tokoh Intelektual Banyak Dilahirkan Dari Ma'arif   |   12:00 . Target Sapu Bersih, ini Jadwal Persibo Putaran ke Dua   |   11:00 . IAI Sunan Giri Bojonegoro Gelar Pemilu Raya Ala Pilpres   |   09:00 . Nusantara CSR Award 2019, Pertamina Raih 4 Penghargaan   |   08:00 . Prioritas Berdayakan Kader, Advokasi Kebijakan   |   07:00 . 5 Tips Menghentikan Kebiasaan Anak yang Suka Memukul   |   18:00 . IKIP PGRI Bojonegoro Tandatangani Komitmen Implementasi Inklusi Kesadaran Pajak   |   16:00 . Berikut Hasil Rekonsiliasi terkait IMB Pasar Ngampel   |   15:00 . Lupa Matikan LPG Usai Masak, 3 Rumah Warga Kedungadem Terbakar   |   11:00 . Bojonegoro Memiliki Kesamaan dengan 5 Kota Kreatif di Dunia   |   10:00 . Hingga Kini, Belum Ada Komunikasi Terkait Penambahan SR Baru   |   09:00 . BMKG Memprediksi Musim Kemarau dan Hujan Akan Mundur   |   08:00 . Bojonegoro Menuju Kota Kreatif   |   07:00 . 7 Saran yang Bisa Orang Tua Lakukan saat Anak Gagap Bicara   |   06:00 . Ribuan Warga Tumpah Ruah Dalam Kemeriahan Senam Gojo   |  
Fri, 20 September 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 09 January 2019 19:00

Masa Panen Mundur, Disperta Khawatir Pengaruhi Hasil Panen

Masa Panen Mundur, Disperta Khawatir Pengaruhi Hasil Panen

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Panen raya padi di Kabupaten Bojonegoro diperkirakan mundur dari tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dipastikan bakal mengganggu prolehan pasokan beras yang didapat oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro.

Kabid Tanaman Holtikultura dan Tanaman Sehat, Disperta Bojonegoro, Zaenal Fanani mengakui, masa tanam padi di sejumlah desa atau kecamatan yang semestinya Oktober dan Desember mundur dikarenakan ada faktor cuaca di akhir tahun 2018 yang berubah.

"Keterlambatan masa tanam ini bisa berdampak pada waktu panen dan produksi padi Februari hingga Maret atau awal 2019 sehingga berpengaruh pula terhadap hasil panennya," ucap pria yang akrab disapa Zaenal itu.

Dari data yang didapat blokBojonegoro.com. untuk  realisasi tanam Oktober-Desember sebanyak 51.103 hektare atau sekitar dengan rincian masa tanam oktober 5.370 hektare, November 13.203 hektare dan Desember 32.530 hektare.

Seperti diketahui, mundurnya masa tanam padi Bojonegoro disebabkan masih minimnya curah hujan, bahkan keberadaan air Waduk Pacal juga belum banyak membantu untuk mengairi lahan sawah milik petani, melihat kondisi itu banyak petani lebih memilih utuk menunda masa tanam sembari menunggu curah hujan tinggi.[saf/lis]

Tag : panen, padi, hasil

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Wednesday, 07 August 2019 15:00

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten

    26 Peserta UKW PWI Jatim Dinyatakan Kompeten Sebanyak 29 wartawan telah bekerja keras melewati Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-27 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, yang bekerjasama dengan SKK Migas dan KKKS. Selama dua hari 6-7...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat