08:00 . Cerita Dibalik Nama 'Arga Marvel' Penyanyi Bojonegoro yang Lagi Naik Daun   |   07:00 . Lihatlah, Bagaimana Stres pada Orangtua Bisa Sangat Melukai Anak   |   21:00 . EMCL Serahkan Sarana Prasarana Posyandu untuk 2 Desa di Balen   |   19:00 . 2 Orang Positif Covid-19 dari 2 Kecamatan Dinyatakan Sembuh   |   18:00 . Kabar Baik, Total 12 Pasien Positif Covid-19 di Bojonegoro Sembuh   |   15:00 . Masa Pandemi Covid-19, Penjualan Sepeda Motor Anjlok   |   14:00 . Meraup Rupiah dari Cairan Ajaib Kelinci   |   13:00 . Bupati Bojonegoro Hadiri Penyaluran BLT DD di Desa Growok   |   12:00 . Kapolda Jatim: Surabaya Tiru Bojonegoro Perangi Covid-19   |   11:00 . Meski Sudah Ada Aplikasi Online, Dispendukcapil Tetap Layani Manual   |   10:00 . Panen Ale Pinggir Bengawan Solo   |   09:00 . Ini Jadwal PPDB Online Tingkat SMP   |   08:00 . Semangat Raup Rupiah dari Anyaman Bambu   |   07:00 . 3 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Bayi Demam   |   22:00 . Jalan Beton Mulai Digarap, Ini Komentar Warga   |  
Fri, 05 June 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 11 January 2019 13:00

Polemik Tanah Kecamatan Baureno

Alih Fungsi SD jadi Kantor Kecamatan, Ini Komentar Disdikda

Alih Fungsi SD jadi Kantor Kecamatan, Ini Komentar Disdikda

Reporter : M Safuan 

blokBojonegoro.com - Polemik status tanah yang sekarang didirikan Kantor Kecamatan Baureno, diduga belum beres. Pasalnya pemilik tanah menuntut agar peruntukan tanah yang saat ini menjadi kantor kecamatan itu dikembalikan seperti semula untuk lembaga pendidikan.

Menanggapi hal itu, Kasi Sarana Prasana SD, Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, M Zamrony mengungkapkan, memang polemik permasalahan alih fungsi tanah tersebut sudah lama bermasalah, dari awalnya untuk SD hingga beralih fungsi menjadi kantor kecamatan.

"Namun apabila pihak ahli waris ingin mengembalikan untuk Pendidikan, ya pihak ahli waris membuat surat pengaduan yang ditujukan ke Bupati Bojonegoro," tambah Zamrony.

Zamrony menambahkan, setelah membuat surat pengaduan itu, pasti akan ada langkah yang bisa diambil oleh Pemkab Bojonegoro untuk menyelesaikannya. Biasanya nantinya pihak Pemkab akan membentuk tim untuk penyelesaian itu.

"Kalau Disdik Bojonegoro tak berani melangkah, karena bukan tugasnya, terlebih lagi, peralihan fungsi itu juga sudah lama," papar Zamrony.

Seperti diketahui, awal alih fungsi peruntukan SD ke Kecamatan berdasarkan bukti, tanggal 26 Juli 2015, Kepala Desa Baureno, Sukarno menerangkan dalam surat keterangan nomor 028/733/412.51.9.2006/2015 menyatakan yang intinya tanah yang sekarang menjadi kantor kecamatan Baureno adalah lokasi sekolah, yakni SDN Baureno II. [saf/lis]

Tag : tanah, disdikda


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat