08:00 . Viral....!!! Pengembala Cantik Asal Tambakrejo   |   07:00 . 5 Penyebab Medis yang Memicu Sensasi Pening di Kepala   |   15:00 . Kapan Pandemi Berakhir? Satgas Covid-19: Kuncinya Kedisiplinan Masyarakat   |   14:00 . Penanganan Covid-19 Indonesia Lebih Baik dari Rata-rata Dunia   |   13:00 . Iman Kuat Libur Panjang Aman   |   12:00 . Kangen Nonton Bioskop? Ini Tips Aman saat Nonton Bioskop   |   11:00 . Harga Daging Ayam di Pasar Kembali Naik   |   10:00 . Hingga Oktober 2020, Korban Tenggelam di Sungai Capai 24 Jiwa   |   09:00 . Yang Muda yang Disiplin   |   08:00 . Wabup: Berwisata Harus Tetap Patuhi Prokes   |   07:00 . Cegah Sakit Punggung dengan 6 Cara Mudah Ini   |   06:00 . Hujan Lebat, Air Sungai Naik Gerus Tebing Bantaran   |   05:30 . Pasien Sembuh di Jatim 254, Kasus Baru 268 Orang   |   05:00 . Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Indonesia Bertambah Menjadi 329.778 Orang   |   04:00 . 4 Pasien di Bojonegoro Sembuh, 3 Tambahan Kasus Baru   |  
Sat, 31 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 11 January 2019 09:00

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com- Angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro selama 2018 terbilang cukup tinggi. 

Data dari Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro meneyebutkan angka kekerasan di Bojonegoro sebanyak 42 kasus dengan rincian KDRT 6 kasus, pencabulan 10, perkosaaan 2 kasus, pengeroyokan anak, buang bayi 2 kasus, persetubuhan 16 kasus dan kasus yang mencakup anak-anak sebanyak 10 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Adie Wijaksono mengatakan, saat ini korban kasus kekerasan perempuan dan anak semakin berani melaporkan apa yang mereka alami sehingga menambah jumlah kasus kekerasan yang terkuak.

"Terlebih saat ini, terlebih perempuan Bojonegoro sudah bisa menilai perbuatan yang dialaminya itu termasuk melanggar atau tidak," tambah Adie saat ditemui blokBojonegoro.com.

Dirinya menambahkan saat ini orang tua juga sudah paham peran mereka dan sudah berani melapor apabila anaknya menerima perlakuan yang tak sepatutnya.

Saat disinggung terkait apa yang menjadi faktor utama kekerasan dan anak itu bisa dialami? Adie membeberkan ada beberapa faktor, namun yang paling dominan di antaranya adalah pengaruh lingkungan dan media sosial. 

Bahkan biasanya kasus persetubuhan itu terjadi akibat pengaruh media sosial sehingga banyak terjadi seks bebas. Bisa karena mudahnya berinteraksi dengan banyak orang, bahkan berkenalan dengan orang asing.

"Untuk itu, kasus kekerasan perempuan dan anak ini memang perlu penanganan dan keselarasan berasama baik dari semua jajaran Polres maupun organisasi lain, agar ke depan kasus kekerasan perempuan dan anak bisa diantisipasi sejak dini," ujarnya. [saf/lis]

Tag : kekerasan, anak, tinggi


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat