12:00 . Anggaran Normalisasi dan Pembuatan Embung Capai Rp1 M   |   11:00 . 2019, Sekolah Tidak boleh Angkat Guru Honorer Lagi   |   10:00 . Jokowi Menang 75 Persen di Jatim, Kuncinya di Bojonegoro   |   09:00 . Harlah, Ribuan Anggota Ansor Akan Ikuti Apel Kebangsaan   |   08:00 . Harlah NU Ke-96, BANOM NU Sumberrejo Istighosah Bersama   |   07:00 . Manfaat Berhubungan Intim Selama 30 Hari   |   19:00 . Tingkatkan Militansi, PAC IPNU-IPPNU Kepohbaru Gelar Diklatama   |   18:00 . Relawan: Optimis Menang, Jokowi - Amin Pilihan Tepat   |   17:00 . Disdik Anggarkan Rp32 M untuk 3.400 GTT   |   16:00 . BEM UNUGIRI Gelar Pemilihan Duta Kampus   |   15:00 . Ketua TKD Jatim Deklarasikan Kemenangan Jokowi - Amin di Bojonegoro   |   14:00 . Berikut Klarifikasi Kemenag RI   |   13:00 . Dari Hobi, Ingin Buat Tempat Edukasi Bonsai   |   12:00 . Waspada Berita Hoax, Bupati: Harus Ditindak Tegas   |   11:00 . Tak Hanya Bojonegoro, Kekeliruan Soal SKI Seluruh Indonesia   |  
Sun, 24 March 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 11 January 2019 09:00

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com- Angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro selama 2018 terbilang cukup tinggi. 

Data dari Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro meneyebutkan angka kekerasan di Bojonegoro sebanyak 42 kasus dengan rincian KDRT 6 kasus, pencabulan 10, perkosaaan 2 kasus, pengeroyokan anak, buang bayi 2 kasus, persetubuhan 16 kasus dan kasus yang mencakup anak-anak sebanyak 10 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Adie Wijaksono mengatakan, saat ini korban kasus kekerasan perempuan dan anak semakin berani melaporkan apa yang mereka alami sehingga menambah jumlah kasus kekerasan yang terkuak.

"Terlebih saat ini, terlebih perempuan Bojonegoro sudah bisa menilai perbuatan yang dialaminya itu termasuk melanggar atau tidak," tambah Adie saat ditemui blokBojonegoro.com.

Dirinya menambahkan saat ini orang tua juga sudah paham peran mereka dan sudah berani melapor apabila anaknya menerima perlakuan yang tak sepatutnya.

Saat disinggung terkait apa yang menjadi faktor utama kekerasan dan anak itu bisa dialami? Adie membeberkan ada beberapa faktor, namun yang paling dominan di antaranya adalah pengaruh lingkungan dan media sosial. 

Bahkan biasanya kasus persetubuhan itu terjadi akibat pengaruh media sosial sehingga banyak terjadi seks bebas. Bisa karena mudahnya berinteraksi dengan banyak orang, bahkan berkenalan dengan orang asing.

"Untuk itu, kasus kekerasan perempuan dan anak ini memang perlu penanganan dan keselarasan berasama baik dari semua jajaran Polres maupun organisasi lain, agar ke depan kasus kekerasan perempuan dan anak bisa diantisipasi sejak dini," ujarnya. [saf/lis]

Tag : kekerasan, anak, tinggi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more