07:00 . Doa-doa dari Al-Quran untuk Dibaca Suami Istri Selama Masa Kehamilan   |   19:00 . Tinggal Hitungan Hari, Porprov Jatim Segera Bergulir   |   18:00 . Kuota Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   17:00 . Pagu Siswa SMA Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua Terpenuhi   |   16:00 . PPDB Offline Jalur Inklusi Sepi Peminat   |   15:00 . Dua Desa Dipastikan Tak Bisa Ikut Pilkades Serentak   |   14:00 . Oktober 2019, Refita Diberangkatkan di Kejurnas   |   13:00 . 524 Siswa SMKN2 Resmi Diwisuda, ini Harapan Para Guru   |   12:00 . Kurang Pagu, PPDB Jalur Offline Dibuka Sehari   |   11:00 . Suami Ketua Ansor, Istri Ketua Fatayat Bersaing di Samberan   |   10:00 . Dari 38, Bojonegoro Peringkat 8 Perolehan Medali   |   09:00 . Bisa Daftar dari Rumah, SMAN 4 Bojonegoro Tetap Buka Layanan   |   08:00 . Sempat Melambung Tinggi, Kini Harga Kencur Anjlok   |   07:00 . Manfaat Menatap Mata Bayi   |   22:00 . Wabup Berharap Santri Bojonegoro Terus Berprestasi   |  
Tue, 18 June 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 11 January 2019 09:00

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Angka Kekerasan Perempuan dan Anak Tinggi, Ini Faktornya!

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com- Angka kekerasan perempuan dan anak yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro selama 2018 terbilang cukup tinggi. 

Data dari Kepolisian Resort (Polres) Bojonegoro meneyebutkan angka kekerasan di Bojonegoro sebanyak 42 kasus dengan rincian KDRT 6 kasus, pencabulan 10, perkosaaan 2 kasus, pengeroyokan anak, buang bayi 2 kasus, persetubuhan 16 kasus dan kasus yang mencakup anak-anak sebanyak 10 kasus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Adie Wijaksono mengatakan, saat ini korban kasus kekerasan perempuan dan anak semakin berani melaporkan apa yang mereka alami sehingga menambah jumlah kasus kekerasan yang terkuak.

"Terlebih saat ini, terlebih perempuan Bojonegoro sudah bisa menilai perbuatan yang dialaminya itu termasuk melanggar atau tidak," tambah Adie saat ditemui blokBojonegoro.com.

Dirinya menambahkan saat ini orang tua juga sudah paham peran mereka dan sudah berani melapor apabila anaknya menerima perlakuan yang tak sepatutnya.

Saat disinggung terkait apa yang menjadi faktor utama kekerasan dan anak itu bisa dialami? Adie membeberkan ada beberapa faktor, namun yang paling dominan di antaranya adalah pengaruh lingkungan dan media sosial. 

Bahkan biasanya kasus persetubuhan itu terjadi akibat pengaruh media sosial sehingga banyak terjadi seks bebas. Bisa karena mudahnya berinteraksi dengan banyak orang, bahkan berkenalan dengan orang asing.

"Untuk itu, kasus kekerasan perempuan dan anak ini memang perlu penanganan dan keselarasan berasama baik dari semua jajaran Polres maupun organisasi lain, agar ke depan kasus kekerasan perempuan dan anak bisa diantisipasi sejak dini," ujarnya. [saf/lis]

Tag : kekerasan, anak, tinggi

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 02 June 2019 08:00

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek

    IPNU-IPPNU Temayang Gelar Grand Finas Festival Oklek Mengambil tema "Pelajar Millineal Menjaga Tradisi Budaya Lokal" Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Temayang gelar grand final Festival Oklek Ke-7,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 24 May 2019 13:00

    Apprentice Program PEPC 2019

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak

    Akan Ditutup, Pendaftar Beasiswa Diploma Membludak Beberapa jam lagi menjelang penutupan pendaftaran, jumlah pelamar beasiswa pendidikan diploma guna menjaring Calon Operator Proyek Jambaran-Tiung Biru yang dikelola oleh PT Pertamina EP Cepu (PEPC). Hingga Jumat (25/4/2019) pagi...

    read more