22:00 . HMP PPKn Adakan Seminar Bertema Payung Hukum Bagi Tenaga Didik   |   21:00 . Pemkab Bojonegoro Beri Santunan untuk yang Meninggal Dunia   |   20:00 . Ditetapkan Tersangka, Kepala Inspektorat Terancam Hukuman ini   |   19:00 . PEPC Setor Pajak Rp 8,08 Triliun   |   18:00 . Ditutup, 57 Pendaftar KPU Bojonegoro Siap Berkompetisi   |   17:00 . Guna Perkuat Data, Kejari Bojonegoro Juga Datangkan 7 Ahli   |   16:30 . 8 Hari Team IT Ario Sighat Selesaikan Rekapitulasi, ini Hasilnya...   |   16:00 . Jalan Rusak, Warga Peringatkan Pengguna Jalan dengan Banner   |   15:00 . Diperiksa 5 Jam, Kepala Inspektorat Langsung Ditahan   |   14:00 . Diduga Ada Pemilih Ganda, Demokrat Laporkan Dua TPS di Ngasem   |   12:00 . Rangkaian HUT BUMN, Pertamina Gelar Pasar Murah di Empat Lokasi   |   11:00 . Gelar Turnamen Voli, BEM Unigoro Gandeng 3 Kabupaten   |   10:00 . Caleg Stres Kalah Pemilu, BPJS Siap Ongkosi Biaya Berobat   |   08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |  
Fri, 26 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 17 January 2019 15:00

Mandiri, Penerima Manfaat PKH ini Mengundurkan Diri

Mandiri, Penerima Manfaat PKH ini Mengundurkan Diri

Reporter: M. Safuan
 
blokBojonegoro.com - Program Keluarga Harapan (PKH) sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima program tersebut. Bahkan keluarga yang sebelumnya tergolong Rumah Tangga Miskin (RTM), sekarang menjadi mandiri dan mengundurkan diri dari penerima manfaat PKH tersebut.
 
Saat menjadi penerima program di tahun 2013, Suyanti warga Dusun Kuniran , Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen belum mempunyai usaha dan sekarang sudah memiliki usaha menjahit. "Ibu Suyanti sukarela mengundurkan diri menjadi penerima program PKH, karena sudah mandiri," kata Pendamping PKH Desa Kedungdowo, Nanang Andriyan, Kamis (17/1/2019).
 
Nanang yang juga mantan ketua cabang PMII Kabupaten Bojonegoro itu menjelaskan, saat program itu dilaksanakan di Desa Kedungdowo setidaknya ada sekitar 115 penerima manfaat, salah satunya  Suyanti. Bahkan dulu, Suyanti belum memiliki usaha dan suaminya bekerja serabutan.
 
"Setiap tiga bulan sekali penerima manfaat PKH menerima Rp 500 ribu, untuk pendidikan dan kesehatan keluarga tersebut," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.
 
Setelah adanya PKH itu, Suyanti memiliki usaha menjahit dan suaminya menjadi sopir, sehingga keluarga tersebut sukarela mengundurkan diri dari penerima manfaat. Sebenarnya ada dua kategori yakni mampu dan mandiri.
 
"Kalau mandiri, sukarela mengundurkan diri dari penerima program. Sedangkan mampu itu dilihat dari kondisi penerima manfaat, untuk disarankan menjadi keluarga mampu," terang Nanang.
 
Ditambahkan, terkait berhentinya salahsatu penerima manfaat PKH di Desa Kedungdowo, program PKH tidak dapat dialihkan kepada masyarakat yang lain. Pasalnya tidak ada usulan baik dari pemerintah desa maupun kabupaten, bagi penerima manfaat program tersebut.
 
"Sebab itu program pusat, ploting dari atas dan tidak ada usulan. Hanya verifikasi sesuai data yang ada. Ibu Suyanti setelah mengundurkan diri, mengisi surat pernyataan dan sudah diajukan ke BAPEDDA," pungkas Nanang yang juga koordinator PKH Kecamatan Balen itu. [saf/ito]

Tag : PKH, balen, kedungdowo, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more