13:00 . Pelantikan Pj. Sekda Baru, Diundur   |   10:00 . Jadi Duta BUMN, Siswa SMAN 1 Bubulan Wakili Jatim ke Gorontolo   |   09:00 . M. Fauzan Bersiap Ikuti Pra PON   |   08:00 . Didukung Seluruh PAC, Abidin-Rory Nahkodai PDIP Bojonegoro   |   07:00 . Waspada Orang Tua, Tipe Anak Ini Sering Dibully   |   06:00 . Full Sandur dan Kalongking Meriahkan Tiff - Lakon Pamer Bojo   |   22:00 . Tari Polandia Bikin Ramai Suasana   |   21:00 . Kepala Barkowil Akan Dilantik Pj Sekda Bojonegoro   |   20:00 . Rancaknya Tari Asal Negara Bulgaria   |   19:00 . Tingkatkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa IKIP PGRI Bojonegoro Gelar Bazar   |   18:00 . DPMD Berikan Pembinaan untuk Kades se Kabupaten Bojonegoro   |   17:00 . Kandang Terbakar, 2 Ekor Sapi Berhasil Diselamatkan   |   16:00 . Ramai Gerakan Selamatkan Aset Negara   |   15:00 . Deklarasi Penyelamatan Aset Negara   |   14:00 . Tatap Liga 3 Jawa Timur, Bojonegoro FC Jadwalkan Lawan PSM Madiun   |  
Fri, 19 July 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 19 January 2019 19:00

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Curah hujan yang tinggi memang kerap kali menyebabkan banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro tiap tahun.

Meski begitu berbagai upaya terus dilakukan, agar saat musim hujan datang desa langganan banjir bisa bebas dari musibah tahunan tersebut.

"Ada beberapa desa langganan banjir seperti Desa Jumput, Semenkidul, Duyungan dan Sidodadi," kata Camat Sukosewu, M. Yasir.

Pihaknya sudah melakukan upaya normalisasi beberapa aliran kali, namun belum sepenuhnya selesai. Sehingga beberapa desa awal tahun 2019 ini terkena dampak banjir seperti yang terjadi Jumat (18/1/2019) kemarin.

"Tinggal normalisasi aliran kali di wilayah utara saja, sedangkan di selatan sudah selesai," terang camat kepada blokBojonegoro.com.

Yasir menambahkan, selain upaya normalisasi, pihaknya juga telah mengeruk embung, sehingga saat musim hujan bisa menampung air dengan maksimal.

Seperti diketahui, banjir Jumat kemarin melanda dua desa yakni Jumput dan Semenkidul. Hal itu disebabkan curah hujan tunggi yang terjadi di wilayah selatan, akibatnya air yang masuk ke kali tidak bisa tertampung dan meluber ke jalan poros desa dan area persawahan. [saf/mu]

Tag : banjir sukosewu, banjir, kali meluber, banjir jalan, sukosewu, kali, embung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 17 July 2019 22:00

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018

    KKM MI Kapas Gelar Bimtek K13 Revisi Tahun 2018 Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MI Kecamatan Kapas melaksanakan Bimbingan Teknis K13 Revisi Tahun 2018 yang akan berlangsung selama 4 hari dari tanggal 17 hingga 20 Juli 2019. Kegiatan ini berlangsung...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat