08:00 . Ayo Wisata dengan Tetap Patuh Prokes   |   07:00 . 6 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Mengencani Pria yang Lebih Muda   |   06:00 . Melirik Potensi dan Inovasi Desa Pilanggede   |   00:00 . Peringati Maulid Nabi Muhammad, Polres Bojonegoro Santuni Anak Yatim   |   23:00 . Ada yang Berbeda, Apel Kebangsaan Sumpah Pemuda di Atas Angin   |   22:00 . Mengenal Lebih Dekat Kampus Unugiri   |   21:00 . Damkar Evakuasi Sarang Tawon di Desa Suwaloh   |   20:00 . Pemkab Ajak Perguruan Tingi Kesehatan Ikut Membangun Bojonegoro   |   19:00 . Patuhi Prokes Ketat, STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Wisuda   |   18:30 . Jangan Lupa saat Ingin Berwisata   |   18:00 . Hari Sumpah Pemuda Berbagi Masker   |   17:00 . Mahasiswa Ners STIKes ICSsada Bojonegoro Launching Posyandu Remaja   |   16:00 . BPBD Rutin Lakukan Penyemprotan Disinfektan   |   15:00 . Penyesuaian Tatanan Baru, Jam Kunjung Perpusda Dikurangi   |   13:00 . Pedagang Sayur di Pasar, Patuh Protokol Kesehatan   |  
Thu, 29 October 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 19 January 2019 19:00

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Curah hujan yang tinggi memang kerap kali menyebabkan banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro tiap tahun.

Meski begitu berbagai upaya terus dilakukan, agar saat musim hujan datang desa langganan banjir bisa bebas dari musibah tahunan tersebut.

"Ada beberapa desa langganan banjir seperti Desa Jumput, Semenkidul, Duyungan dan Sidodadi," kata Camat Sukosewu, M. Yasir.

Pihaknya sudah melakukan upaya normalisasi beberapa aliran kali, namun belum sepenuhnya selesai. Sehingga beberapa desa awal tahun 2019 ini terkena dampak banjir seperti yang terjadi Jumat (18/1/2019) kemarin.

"Tinggal normalisasi aliran kali di wilayah utara saja, sedangkan di selatan sudah selesai," terang camat kepada blokBojonegoro.com.

Yasir menambahkan, selain upaya normalisasi, pihaknya juga telah mengeruk embung, sehingga saat musim hujan bisa menampung air dengan maksimal.

Seperti diketahui, banjir Jumat kemarin melanda dua desa yakni Jumput dan Semenkidul. Hal itu disebabkan curah hujan tunggi yang terjadi di wilayah selatan, akibatnya air yang masuk ke kali tidak bisa tertampung dan meluber ke jalan poros desa dan area persawahan. [saf/mu]

Tag : banjir sukosewu, banjir, kali meluber, banjir jalan, sukosewu, kali, embung


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Thursday, 22 October 2020 16:00

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang

    Sah, Anang blokTuban Lepas Lajang M. Anang Febri Efendi reporter blokTuban.com resmi melepas lajang. Ikrar janji suci diucapkan Anang di akad nikah pukul 09.00 WIB hari Senin (19/10/2020) di kediaman mempelai wanita. Resespsi kedua, dilaksanakan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat