07:00 . Tips Berpakaian di Cuaca Panas Untuk Hijaber   |   21:00 . Cak Nun Jawab Gamblang Semua Pertanyaan   |   20:00 . Ratusan Sapi Produktif Dipamerkan, Yuk Lihat   |   19:00 . Sinau Bareng Cak Nun   |   18:00 . Ingin Turut Kembangkan Ekonomi Syariah   |   17:00 . Datangi DPRD, PPPK Diknas Bojonegoro Minta Kejelasan   |   16:00 . Bupati Ajak Tingkatkan Protein Hewani dengan Minum Susu   |   15:00 . Menjadi Guru PAI, Bagi Irma Lutfiana adalah Tanggungan Moral Anak   |   14:00 . Inilah Juara Lomba Sapi Betina Produktif dan Gelar Panen Pedet 2019   |   13:00 . Bupati Targetkan Bojonegoro Bisa Duduki Nomor Dua Populasi Sapi Se-Jatim   |   12:00 . Bupati Melihat Sapi yang Mendapat Juara   |   11:00 . Tingkatkan Populasi Ternak dengan Lomba Sapi Betina Produktif   |   10:00 . Berkah Energi Pertamina, Inilah Lima Pemenangnya   |   09:00 . Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT   |   08:00 . 2 Ekor Sapi Tepanggang Saat Kebakaran di Desa Karangsono   |  
Thu, 17 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 19 January 2019 19:00

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Camat Sukosewu Sebut Normalisasi Kali Cegah Banjir

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Curah hujan yang tinggi memang kerap kali menyebabkan banjir di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sukosewu Kabupaten Bojonegoro tiap tahun.

Meski begitu berbagai upaya terus dilakukan, agar saat musim hujan datang desa langganan banjir bisa bebas dari musibah tahunan tersebut.

"Ada beberapa desa langganan banjir seperti Desa Jumput, Semenkidul, Duyungan dan Sidodadi," kata Camat Sukosewu, M. Yasir.

Pihaknya sudah melakukan upaya normalisasi beberapa aliran kali, namun belum sepenuhnya selesai. Sehingga beberapa desa awal tahun 2019 ini terkena dampak banjir seperti yang terjadi Jumat (18/1/2019) kemarin.

"Tinggal normalisasi aliran kali di wilayah utara saja, sedangkan di selatan sudah selesai," terang camat kepada blokBojonegoro.com.

Yasir menambahkan, selain upaya normalisasi, pihaknya juga telah mengeruk embung, sehingga saat musim hujan bisa menampung air dengan maksimal.

Seperti diketahui, banjir Jumat kemarin melanda dua desa yakni Jumput dan Semenkidul. Hal itu disebabkan curah hujan tunggi yang terjadi di wilayah selatan, akibatnya air yang masuk ke kali tidak bisa tertampung dan meluber ke jalan poros desa dan area persawahan. [saf/mu]

Tag : banjir sukosewu, banjir, kali meluber, banjir jalan, sukosewu, kali, embung

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat