08:00 . Film Avenger Terbaru Sudah Rilis di Bioskop Bojonegoro   |   07:00 . Tips Kecantikan: Ingin Rambut Sehat? Coba Pakai Minyak Kelapa   |   06:00 . Sebelum Viral.....! Ini Cerita Pentol Sejati 'Wayahe....'   |   19:00 . Tiga Seniman Bojonegoro Terima Anugrah Seni   |   18:00 . Setelah Rekapitulasi, Baru Logistik 15 Kecamatan Masuk Gudang KPU   |   17:00 . Menumbuhkan Partisipasi Pemilu   |   16:00 . Diduga Kelelahan, 4 Penyelenggara Pemilu Meninggal Dunia   |   15:00 . Buka Diklat Dasar KSR, Wakil Rektor 3 Ingin Seluruh Peserta Lolos Bersertifikat   |   14:00 . Diantar Masyarakat, Cakades Margomulyo Mulai Mendaftar   |   13:00 . EMCL Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Pengobatan di Gayam   |   12:00 . Tinggal Satu Desa, Hitung Suara Di PPK Kecamatan Dander   |   11:00 . 34 Peserta, Tunjukkan Kemampuan Berbahasa Inggris dalam Speech Contest   |   10:00 . Diduga Darah Rendah, Pria ini Meninggal Saat Gali Lubang Septic Tank   |   09:00 . Kelola Keuangan Daerah, Pemprov Launching EKD   |   07:00 . 7 Tanda Anda Akan Diterima Kerja Setelah Interview   |  
Thu, 25 April 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 21 January 2019 17:00

Pertengahan Bulan, Dua Orang Meninggal Akibat DB

Pertengahan Bulan, Dua Orang Meninggal Akibat DB

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bojonegoro meningkat tajam. Tahun 2018 saja, kasus ada 595 kasus dan 12 orang meninggal dunia akibat DBD.

Sedangkan tahun 2017 ada 280 kasus dan 9 orang meninggal dunia akibat DBD. Sementara, awal tahun 2019 ada 97 kasus dan 2 orang meninggal dinyatakan akibat demam berdarah.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Diyah mengatakan, pertengahan bulan Januari 2019 ada 97 kasus dan 2 orang dinyatakan meninggal akibat demam berdarah.

"Data tersebut per tanggal 18 Januari tahun ini, dua orang meninggal dunia," katanya kepada blokBojonegoro.com, Senin (21/1/2019).

Dua orang meninggal itu, kata dia, warga Bojonegoro. Satu orang usia 8 tahun dan usia 17 tahun. Saat ditangani tim dokter, mereka dinyatakan positif terjangkit demam berdarah.

Sedangkan dari 97 kasus DBD ini, rata-rata adalah anak-anak. Namun, kata dokter Whenny, usia dewasa juga ada. Usia rentan terkena demam berdarah memang anak-anak usia 1 sampai 10 tahun.

"Namun usia dewasa pun juga harus waspada," ujarnya menjelaskan.

Untuk meminimalisir jumlah penderita demam berdarah. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro meminta 36 puskesmas untuk melapor 1 kali 24 jam terkait kasus DBD.

"Dengan demikian, demam berdarah dapat dipantau setiap saat," pungkas perempuan berjilbab ini. [yud/ito]

Tag : demam, berdarah, kasus, bojonegoro

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 27 March 2019 21:00

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng

    Petani di Balen Mulai Panen Kelengkeng Seorang petani di Desa Kedungdowo, Kecamatan Balen, Abdul Mukarom merasa senang karena pohon Lengkeng yang ia tanam dua tahun yang lalu sekarang ini buahnya sudah bisa dinikmati. Setelah empat pohon...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Tuesday, 16 April 2019 09:00

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ

    Hilang STNK NoPol S-3761-DJ Telah hilang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK): No.Pol: S-3761-DJ Merk/Type: HONDA Warna: Hitam Tahaun pembuatan: 2012 Nomor Rangka: MH1JB8110CK809201 Nomor Mesin: JB81E1806215 Atas Nama: DASINAH Alamat: Dusun Kawis RT.01/RW.02 Desa Geger Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more