17:00 . Live Ramadan Bersama Anwar Zahid   |   15:00 . Jelang Lebaran, Transaksi Tebus Barang di Pegadaian Bojonegoro Naik   |   13:00 . Penetapan Calon Kepala Desa Dilakukan Setelah Lebaran   |   12:00 . Dinas Perdagangan Pastikan Stok Elpiji 3 Kilogram Aman   |   10:00 . Medsos Eror, Pedagang Online Mengeluh   |   09:00 . Anak SD Jual Es Keliling Bantu Orang Tua   |   08:00 . Pilkades Pomahan Lanjut Dengan Catatan   |   07:00 . 4 Buah yang Ampuh Redakan Radang Tenggorokan   |   06:00 . Polres dan Kodim Bojonegoro Pengajian Bersama Masyarakat   |   22:00 . Silahturahmi Makin Erat, Elemen Masyarakat Gayam Buka Puasa Bersama   |   21:00 . STAI Attanwir Peringati Haul Abuya Al-Maliki di Halaman Kampus   |   20:00 . KKKS Pertamina Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Media   |   19:00 . Dirjen Migas Pantau Sarfas Pengisian BBM di Ruas Tol Jatim   |   18:00 . DP3AKB Konsen Pendampingan Korban Kasus Korban Kekerasan   |   17:00 . Shaf Salat Makin Maju   |  
Thu, 23 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 31 January 2019 16:00

Pernikahan Anak Meningkat, Ini Kata P3AKB

Pernikahan Anak Meningkat, Ini Kata P3AKB

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Bojonegoro mengingatkan tentang perencanaan matang sebelum membina rumah tangga.

Kepala Dinas P3AKB Kabupaten Bojonegoro, Adi Witjaksono mengatakan, remaja adalah generasi berencana. 

"Direncanakan kapan menikah dan kapan bisa membina rumah tangga dengan baik. Usia remaja adalah generasi berencana, merencanakan," katanya kepada blokBojonegoro.com, Kamis (31/1/2019).

Mantan Kadinsos Bojonegoro ini menuturkan, menikah di usia 20 tahun ke bawah sangat rentan. Sebab usia 0 sampai 18 tahun adalah usia anak. 

"Jangan sampai anak melahirkan anak, dalam konteks usia," tuturnya.

Perempuan itu, lanjut dia siap dibuahi saat usia 20 tahun ke atas. Saat ini undang-undang perkawinan bagi perempuan usia minimal menikah tidak lagi usia 16 tahun, tetapi usia 19 tahun.

"Karena di bawah itu masih usia anak, sebab perempuan siap dibuahi saat usia 20 tahun ke atas," imbuhnya.

Sebelumnya, Dinas P3AKB Kabupaten  Bojonegoro sedang mengkampanyekan pencegahan perkawinan anak. Lantaran perkawinan anak di Kabupaten Bojonegoro cenderung meningkat.

Data perkawinan anak di Kota Ledre tahun 2017 sebesar 11,8 persen. Pada tahun 2018 meningkat 13,55 persen. Pemkab setempat telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 39 tahun 2016, tentang Pencegahan Perkawinan pada Anak. [yud/lis]

Tag : DP3AKB, Pernikahan, anak

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat