18:00 . Bupati Wajibkan ASN Penyintas Covid untuk Lakukan Donor Darah   |   16:00 . BLT Subsidi Gaji Akan Kembali Diberikan untuk Pekerja   |   15:00 . UNU Sunan Giri Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas Pendidik dengan Hibah dan Reward   |   14:00 . Ramai Pekerja Dapat BSU Rp500.000, BP Jamsostek Masih Tunggu Regulasi Pemerintah   |   13:00 . PT. Pertamina EP Field Cepu Serahkan Bantuan Berupa Sapi   |   12:00 . Terapkan Prokes Ketat Bupati Bojonegoro Lantik PAW Kepala Desa Sumberagung¬†   |   08:00 . Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga Desa Ngablak Terbakar   |   07:00 . Jangan Asal, Ini 5 Makanan Utama yang Harus Dihindari Ibu Hamil!   |   20:00 . Presiden Kembali Perpanjang PPKM Hingga Agustus   |   09:00 . Nikmatnya Rujak Uleg Legendaris Mak Yat   |   07:00 . Seberapa Besar Untung Perusahaan Sektor Kesehatan dari COVID-19?   |   20:00 . 8 Komunitas di Bojonegoro Bagikan 350 Paket Daging Kurban   |   18:00 . Pascasarjana UNU Sunan Giri Bojonegoro Gelar Workshop Literasi dan Numerasi   |   17:00 . Bupati Anna Hadir Secara Virtual Tekankan Kerukunan Antar Umat Beragama di Bojonegoro   |   15:00 . Pasien Sembuh Melebihi 38 Ribu Orang per Hari, Kumulatifnya Menembus 2,4 Juta   |  
Mon, 26 July 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bengawan Mati di Desa Pilang, Begini Sejarahnya...

blokbojonegoro.com | Sunday, 03 February 2019 09:30

Bengawan Mati di Desa Pilang, Begini Sejarahnya...

Kontributor: Maulina Alfiyana
 
blokBojonegoro.com - Bengawan mati merupakan aliran air sungai Bengawan Solo yang putus dan kini airnya mengendap. Tempatnya berada di Desa Pilang, Kecamatan Kanor , Kabupaten Bojonegoro dan berseberangan dengan Desa Campurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
 
Salah satu sesepuh desa, Markum menjelaskan, konon pada tahun 1967 telah terjadi bencana banjir besar di wilayah Pilang dan sekitarnya, yang mengakibatkan sungai Bengawan yang awalnya mengalir seperti huruf U putus menjadi seperti huruf O. Hal itu membuat Desa Campurejo terputus seperti sebuah pulau yang di kelilingi Bengawan. Di lanjut pada tahun 1990 karena banyaknya endapan lumpur setelah banjir yang mengakibatkan Desa Campurejo gabung dengan Desa Pilang.
 
"Sejak itulah warga secara spontan menjuluki sebagai bengawan mati, hingga sekarang," ucapnya.
 
Dulunya bengawan mati tersebut di jadikan sebagai sumber mata air masyarakat Pilang dan sekitarnya, mulai dari mandi, mencuci pakaian, hingga di buat keperluan rumah tangga lainnya. Karena dulu masyarakat Pilang jarang  yang punya sumur, maka bengawan mati di manfaatkan oleh masyarakat setempat untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Namun kini sudah tidak lagi, pasalnya dari warga sendiri sudah mempunyai sumur di rumahnya masing-masing," tambah laki-laki berusia 80 tahun tersebut.
 
Terpisah, salah satu perangkat desa, Syamsudin (51) menambahkan, sejak tidak lagi digunakan mandi dan berbagai keperluan lainnya di tahun 2000, kini bengawan mati tersebut di gunakan untuk pengairan sebagian sawah milik petani Pilang yang seluas 20 hektare. Serta dijadikan spot mancing favorit, dan rencananya bengawan mati tersebut akan di eksplore dan dijadikan sebagai wisata.
 
"Alhamdulillah selama ini, bengawan mati tersebut selalu mencukupi kebutuhan air serta membawa manfaat dan berkah bagi masyarakat," tuturnya. [lin/ito]

Tag : Bengawan, pilang, mati, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Thursday, 22 July 2021 08:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more