16:00 . Banyak Kendala, Para Peternak Berbagi Pengalaman   |   15:00 . Santunan Kematian, Ahli Waris Harus Memiliki Rekening   |   14:00 . 44S Poultry Berikan Pelatihan Kepada 57 Peternak Ayam   |   13:00 . Pemkab Bojonegoro Bakal Tingkatkan Kemampuan PMKS   |   12:00 . DLH dan Polres Bojonegoro Bersih Sampah di TBS   |   11:00 . Diburu Pembeli, Laju Penjualan Laptop-Komputer Meningkat   |   10:00 . Tanya Kejejelasan Nasib Persibo, Suporter akan Turun Jalan   |   09:00 . Jelang UNBK, Laptop Baru dan Bekas Masih Diburu   |   08:00 . Ini Alasan Pupuk Organik Lebih Disarankan Dibanding Kimia   |   07:00 . Awas, Jangan Biarkan Batuk Berkepanjangan   |   23:30 . Kenalkan SISTER, IKIP PGRI Bojonegoro Adakan Workshop Internal   |   23:00 . Emil Wagub Jatim Ajak Jaga Bengawan Solo - Bojonegoro   |   22:00 . Ha...Ada Ribuan Titik Kerusakan Akibat Penambangan Pasir Liar   |   21:00 . Emil Minta Sudetan Kaligandong Disegerakan   |   20:00 . Tepat Dua Jam, Emil Susuri Bengawan Solo   |  
Wed, 20 February 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 14:00

Duh....! Atap Gedung Rp13 M Kejari Bojonegoro Ambrol

Duh....! Atap Gedung Rp13 M Kejari Bojonegoro Ambrol

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Atap gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro di Jalan Rajekwesi setempat runtuh. Padahal, gedung baru Kejari itu tidak lama diresmikan, tepatnya setahun lalu oleh Jaksa Agung RI HM. Prasetyo.

Belum diketahui secara pasti penyebab ambrolnya atap gedung Kejari  bagian depan. Namun diduga karena angin kencang menerjang atap gedung tersebut.

Beruntung akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa. Terlihat atap gedung baru itu berlubang cukup besar. Pun ada keretakan di sekitar atap yang runtuh.

Tentu retakan itu cukup mengkhawatirkan, lantaran saat ini masih musim hujan disertai angin kencang yang sewaktu-waktu bisa saja menerjang atap tersebut.

Gedung Kejari itu memiliki 3 lantai. Uniknya ada ruangan 'Banjie View' di lantai atas. Lantaran jarak kantor dengan Bengawan Solo kurang lebih hanya 150 meter.

Pembangunan Gedung Kejari menelan anggaran APBD 2015/2016 cukup besar. Yakni sekitar Rp13 miliar lebih (Rp13.886.833.000) di atas lahan seluas 1.896 meter persegi.

Rinciannya, pada tahu 2015 anggaran sebesar Rp6 miliar lebih (Rp6.825.413.00). Kemudian pada tahun 2016 anggarannya sebesar Rp7 miliar lebih (Rp7.610.420.000).

Pembangunan gedung itu adalah hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di era Bupati Suyoto.

Selain dihadiri dan diresmikan oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, saat itu juga hadir dalam peresmian gedung.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Syaiful Anam membenarkan hal itu. Namun ia tidak tau secara persis kapan runtuhnya atap gedung. Hanya, kata dia, kejadian itu sudah lama.

"Sudah lama," katanya singkat kepada blokBojonegoro.com. [yud/mu]

 

Tag : kejari bojonegoro, atap gedung, gedung kejari, kejari

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 18 February 2019 08:00

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia

    Petani Kalitidu Menyemai Refugia Mengendalikan OPT padi dengan cara menanam Refugia juga dilakukan petani di Desa Pumpungan Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jawa Timur....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 24 October 2018 09:00

    LoKer dan Iklan Baris di bB

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi

    Lebih Mudah dan Tepat untuk Promosi Untuk mengakomodir permintaan dari masyarakat luas, terutama pembaca setia blokBojonegoro.com, redaksi menyediakan kanal khusus untuk informasi lowongan kerja (LoKer) dan iklan baris....

    read more