13:00 . Hari ini, Harga Jual dan Buyback Terpantau Naik   |   12:00 . Lebaran Ketupat, Tradisi Masyarakat Jawa   |   11:00 . Meski Tergerus Zaman, Penjual Kaset Pita Hingga VCD Masih Tetap Eksis   |   10:00 . DPRD Dorong Pemkab Anggarkan Penanganan Covid 19 Bagi Ponpes   |   09:00 . Sambut New Normal, Ponpes Harus Ada Perhatian dari Pemerintah   |   07:00 . Trik Kuatkan Imunitas Anak di Tengah Pandemi   |   22:00 . Pedagang 3 Pasar di Rapid Test, 2 Orang Rekatif   |   21:00 . Sekarang Urus Administrasi, e-KTP, KK, Akte Bisa dari Rumah   |   20:00 . Total 3 Orang Sembuh Covid-19 di Bojonegoro   |   19:00 . Kanor Zona Merah, Baureno Tambah 3 Positif   |   18:00 . Warga Talok Manfaatkan Bantaran Bengawan Solo untuk Ditanami Ale   |   17:00 . Reaktif, 2 Pedagang Pasar Baureno Diisolasi ke BLK   |   16:00 . Rapid Tes RS Swasta Tak Diakui   |   15:00 . Inilah Hasil Lengkap Rapid Test 3 Pasar   |   14:00 . Pedagang Pasar Sumberrejo Ikuti Rapid Test   |  
Sun, 31 May 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 February 2019 14:00

Duh....! Atap Gedung Rp13 M Kejari Bojonegoro Ambrol

Duh....! Atap Gedung Rp13 M Kejari Bojonegoro Ambrol

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Atap gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro di Jalan Rajekwesi setempat runtuh. Padahal, gedung baru Kejari itu tidak lama diresmikan, tepatnya setahun lalu oleh Jaksa Agung RI HM. Prasetyo.

Belum diketahui secara pasti penyebab ambrolnya atap gedung Kejari  bagian depan. Namun diduga karena angin kencang menerjang atap gedung tersebut.

Beruntung akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa. Terlihat atap gedung baru itu berlubang cukup besar. Pun ada keretakan di sekitar atap yang runtuh.

Tentu retakan itu cukup mengkhawatirkan, lantaran saat ini masih musim hujan disertai angin kencang yang sewaktu-waktu bisa saja menerjang atap tersebut.

Gedung Kejari itu memiliki 3 lantai. Uniknya ada ruangan 'Banjie View' di lantai atas. Lantaran jarak kantor dengan Bengawan Solo kurang lebih hanya 150 meter.

Pembangunan Gedung Kejari menelan anggaran APBD 2015/2016 cukup besar. Yakni sekitar Rp13 miliar lebih (Rp13.886.833.000) di atas lahan seluas 1.896 meter persegi.

Rinciannya, pada tahu 2015 anggaran sebesar Rp6 miliar lebih (Rp6.825.413.00). Kemudian pada tahun 2016 anggarannya sebesar Rp7 miliar lebih (Rp7.610.420.000).

Pembangunan gedung itu adalah hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro di era Bupati Suyoto.

Selain dihadiri dan diresmikan oleh Jaksa Agung HM. Prasetyo. Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Maruli Hutagalung, saat itu juga hadir dalam peresmian gedung.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro, Syaiful Anam membenarkan hal itu. Namun ia tidak tau secara persis kapan runtuhnya atap gedung. Hanya, kata dia, kejadian itu sudah lama.

"Sudah lama," katanya singkat kepada blokBojonegoro.com. [yud/mu]

 

Tag : kejari bojonegoro, atap gedung, gedung kejari, kejari


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat