17:00 . Al-Quran Obat Segala Penyakit   |   16:30 . Kick Off 27 Juli, Persibo Jumpa PSM Madiun   |   16:00 . Pastikan Ikut Kompetisi, Bojonegoro FC Seleki Setelah Lebaran   |   15:00 . Polres Bojonegoro Sidak di Pasar Kota   |   14:00 . Banyak Reseller Geliat Pakaian Bekas di Bojonegoro   |   13:00 . Bulan Mei: Hari Buku dan Kebangkitan Pendidikan di Bojonegoro dan Tuban   |   12:00 . 403 Bakal Calon Kepala Desa Berebut Kursi   |   10:00 . Kapolres: Tidak Ada Warga yang Berangkat ke Jakarta   |   09:00 . Kejar Target Drilling 2019, Pertamina EP Cepu Lakukan Sinergi dengan PDSI   |   08:00 . BEDUK, Cara Pertamina Berbagi Bareng UKM, Komunitas dan Hiswana Migas   |   07:00 . Selain Makanan, Ini Faktor yang Pengaruhi Pencernaan   |   23:00 . Dua Warga Bojonegoro Terima Santunan dan Piagam Penghargaan dari Gubernur   |   22:30 . 2 Warga Bojonegoro Terima Santunan dari Gubernur   |   22:00 . Jelang Mudik, Kapolres Cek Jalan Nasional   |   21:00 . Kuwalahan Layani Pesanan, Industri Rumahan Rekrut IRT Tiap Ramadan   |  
Tue, 21 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 February 2019 22:00

Tak Mampu Menahan Debit Air, Jembatan di Tambakrejo Ambrol

Tak Mampu Menahan Debit Air, Jembatan di Tambakrejo Ambrol

Reporter: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Akibat banjir luapan Sungai Desa Bakalan, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (5/2/2019) petang, menyebabkan jembatan sungai tersebut putus.

Jembatan tersebut merupakan alternatif penghubung antata RT 04, RT 05 dan RT 06 RW 02 Desa Bakalan. Akibatnya, aktivitas warga RT setempat saat ini cukup terganggu lantaran tidak ada jalan alternatif lain.

Kondisi jembatan putus akibat tidak kuat menahan debit air sungai tersebut, harus segera mendapat penanganan serius dari Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kabupaten setempat, sehingga aktivitas warga kembali normal.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto menjelaskan, bahwa peristiwa itu terjadi saat wilayah Kecamatan Tambakrejo diguyur hujan yang cukup deras. Sehingga air Sungai Bakalan meluap.

"Karena diduga tidak dapat menahan debit air sungai, jembatan tersebut putus," kata Eko Susanto kepada blokBojonegoro.com, Selasa (5/2/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kerugian akibat kejadian tersebut juga masih dalam perhitungan. Namun, diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, untuk antisipasi hal-hal yang tak diinginkan warga diimbau untuk tidak mendekati lokasi. [yud/col]

Tag : sungai, bakalan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat