19:00 . Wagub Emil Menjadi Ketua IPHI Provinsi Jawa Timur   |   18:00 . Inilah Rangkaian Festival Belimbing 2019   |   17:00 . Ketua PGRI Bojonegoro: UN Masih Dibutuhkan, Proses Belajarnya yang Harus Ditingkatkan   |   16:00 . IGTKI Bojonegoro Gelar Implementasi Dolanan Anak   |   15:00 . Mengenang Patung Sirkuit, Salah Satu Ikon Kaliketek   |   14:00 . Wajah Baru Kota Bojonegoro   |   13:00 . Niat Lewat Rel, Tewas Tertabrak KA   |   12:00 . Akhir Pekan, Harga Emas Dibuka Naik Rp4.000 Per Gram   |   11:00 . Tingkatkan Kompetensi Calon Guru MI, Sanggar Tari HMP PGMI IAI Sunan Giri Gelar Pelatihan   |   10:00 . Kirab Koin Muktamar, PCNU Bojonegoro Kenalkan NU Sejak Dini pada Pelajar   |   09:00 . Jalur KA Kembali Normal Pasca Anjlok di Stasiun Doplang   |   08:00 . Cuaca Akhir Pekan Hujan Petir   |   07:00 . 5 Cara Mengatasi Keriput di Area Bawah Mata   |   20:00 . Forkopimcam Baureno Sinergi Bantu Korban Bencana   |   18:00 . Bappeda Gelar Lokakarya Expose tentang Sanitasi Air   |  
Sun, 15 December 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 18:00

Tetap Waspada, Meski Kasus DB di Bojonegoro Belum Jadi KLB

Tetap Waspada, Meski Kasus DB di Bojonegoro Belum Jadi KLB

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Bojonegoro belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Meski demikian, masyarakat Bojonegoro tetap diminta waspada.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Diyah menjelaskan, kasus DB memang cukup mengawatirkan lantaran terus menyebar. Namun, belum sampai jadi KLB.

Penentuan KLB, lanjut dia, ada beberapa indikator. Misalnya ada peningkatan jumlah kasus hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Sementara ini, di Kabupaten Bojonegoro belum sampai pada itu.

"Biasanya hal tersebut baru bisa menjadi KLB," katanya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Namun demikian, pihaknya meminta masyarakat Bojonegoro untuk selalu waspada dengan penyebaran penyakit DB. Misalnya dengan cara 3M plus yang dilakukan secara rutin untuk memberantas sarang nyamuk.

Karena yang terpenting adalah PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan 3M plus, yakni menutup tampungan air agar tidak jadi tempat bertelur nyamuk, menguras tampungan air minimal 1 minggu sekali.

"Kemudian mengubur barang-barang bekas yang bisa jadi tampungan air serta memanfaatkan kembali barang-barang bekas didaur ulang," tuturnya.

Hal itu harus dilakukan secara rutin oleh seluruh masyarakat dengan Gerakan Satu Satu (gerakan satu rumah satu jumantik). Jumantik adalah juru pemantau jentik dari anggota keluarga.

Diketahui, tahun 2018 saja, ada 595 kasus dan 12 orang meninggal dunia akibat DB. Kemudian pada Januari 2019 ada 211 kasus DB dan 4 orang diantaranya meninggal akibat virus dengue.

Terlebih, beberapa waktu lalu Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke tiga kasus 'Kematian Akibat Demam Berdarah' se Jawa Timur. "Tetap harus waspada," imbuhnya. [yud/lis]

Tag : dbd, klb, demam


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Thursday, 12 December 2019 00:00

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu

    Inilah Cara Ibu Melenial Memperingati Hari Ibu Ada hal yang beda dalam pertemuan Arisan Rutin ibu PKK Gg. Namlo RT.04/RW.01 Kelurahan Mojokampung Bojonegoro. Dalam pertemuan kali ini dikemas dengan memperingati hari ibu, para ibu PKK sangat...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat