07:00 . 4 Cara Menjaga Hubungan Tetap Awet dengan Pasangan di Era Digital   |   19:00 . Emak-emak Nekat Tabrak Palang Pintu KA   |   18:00 . Target Curi Poin, Persibo Bawa 22 Pemain ke Gresik   |   17:00 . Dirangkai Berbagai Acara, Haul Mbah Singonoyo Sukorejo Meriah   |   16:00 . Patuhi Sanksi, Suporter Persibo Tak Akan Berangkat Ke Gresik   |   15:00 . Palang Pintu KA Patah Dipasang dengan Didriling dan Diikat Karet Ban   |   14:00 . Viral, Emak-Emak Tabrak Palang Pintu Kereta Api Hingga Patah   |   13:00 . Jelang Pelantikan Presiden, Polres Bojonegoro Apel Gelar Pasukan Pengamanan Imbangan   |   12:30 . Badan Mobil di Tengah Jalan, Macet Total   |   12:00 . Penumpang Pickup Jagal Sapi Asal Mabang   |   11:00 . Truk Vs Pickup di Proliman, Banyak Korban   |   10:00 . Sebelum Pengambilan Api Abadi, Bupati dan Wabup Ziarah Makam Leluhur   |   07:00 . Cara Pakai Bra yang Tepat Agar Payudara Selalu Sehat   |   18:00 . Selisih Gol, Awas Persibo Bisa Tergeser dari Puncak Klasemen   |   17:00 . Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 10 February 2019 18:00

Tetap Waspada, Meski Kasus DB di Bojonegoro Belum Jadi KLB

Tetap Waspada, Meski Kasus DB di Bojonegoro Belum Jadi KLB

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Bojonegoro belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Meski demikian, masyarakat Bojonegoro tetap diminta waspada.

Kasi Penanggulangan Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Diyah menjelaskan, kasus DB memang cukup mengawatirkan lantaran terus menyebar. Namun, belum sampai jadi KLB.

Penentuan KLB, lanjut dia, ada beberapa indikator. Misalnya ada peningkatan jumlah kasus hingga tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Sementara ini, di Kabupaten Bojonegoro belum sampai pada itu.

"Biasanya hal tersebut baru bisa menjadi KLB," katanya kepada blokBojonegoro.com, Minggu (10/2/2019).

Namun demikian, pihaknya meminta masyarakat Bojonegoro untuk selalu waspada dengan penyebaran penyakit DB. Misalnya dengan cara 3M plus yang dilakukan secara rutin untuk memberantas sarang nyamuk.

Karena yang terpenting adalah PSN (pemberantasan sarang nyamuk) dengan 3M plus, yakni menutup tampungan air agar tidak jadi tempat bertelur nyamuk, menguras tampungan air minimal 1 minggu sekali.

"Kemudian mengubur barang-barang bekas yang bisa jadi tampungan air serta memanfaatkan kembali barang-barang bekas didaur ulang," tuturnya.

Hal itu harus dilakukan secara rutin oleh seluruh masyarakat dengan Gerakan Satu Satu (gerakan satu rumah satu jumantik). Jumantik adalah juru pemantau jentik dari anggota keluarga.

Diketahui, tahun 2018 saja, ada 595 kasus dan 12 orang meninggal dunia akibat DB. Kemudian pada Januari 2019 ada 211 kasus DB dan 4 orang diantaranya meninggal akibat virus dengue.

Terlebih, beberapa waktu lalu Kabupaten Bojonegoro menempati urutan ke tiga kasus 'Kematian Akibat Demam Berdarah' se Jawa Timur. "Tetap harus waspada," imbuhnya. [yud/lis]

Tag : dbd, klb, demam

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat