19:00 . 3 Orang Sembuh, Tambahan 2 Positif Covid-19   |   18:00 . Hadirkan Hotspot Area Untuk Akses Jangkauan Informasi yang Luas   |   17:00 . Gotong Royong Masyarakat Samin yang Masih Terjaga   |   16:00 . Pandemi, Apakah Pentol Sejati Terdampak?   |   15:00 . Siap Jaga Kyai Dan NKRI, Santri IPSPN-NU Dikukuhkan   |   13:00 . 852 Modin Wanita Dapat Insentif Rp125 Ribu Tiap Bulan   |   12:00 . MTQ di Bojonegoro Dilaksanakan 15 Oktober Mendatang   |   10:00 . Perlancar Aliran Sungai, Pemkab dan Koramil Kerja Bakti   |   08:00 . Angin Kencang Akibatkan Rumah Rusak dan Pohon Tumbang   |   07:00 . Berikut Ciri-Ciri Sakit Jantung   |   23:00 . Makin Maju, Pesantren Mahasiswa Attanwir Diresmikan   |   22:00 . Intip Museum Pertanian di Wisata Edukasi Pejambon   |   21:00 . Wisata Edukasi Pejambon Diresmikan Menteri Desa   |   20:00 . 2 Sembuh, Tambahan 2 Positif   |   19:00 . Hujan Deras Disertai Angin, 4 Pohon Tumbang Tutup Jalan Nasional di Balen   |  
Mon, 28 September 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 18 February 2019 09:00

Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan

Di Desa Karangdayu, Ada Sentra Pengasapan Ikan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno merupakan sentra pengasapan ikan di wilayah Bojonegoro timur. Maka tak heran jika sudah memasuki wilayah ini, banyak asap yang mengepul dari atas genteng rumah warga.

Salah satu pengusaha ikan asap, Sukamat mengaku dirinya sudah 15 tahun lamanya membuka usaha pengasapan ikan di rumahnya.

Ia juga mengaku di lingkungannya tersebut memang tak sedikit dari warganya yang membuka usaha pengasapan ikan. Usaha tersebut adalah usaha turun-temurun, sehingga sampai saat ini masih banyak warga yang menekuni usaha pengasapan ikan.

"Satu hari bisa sampai 2000 ikan lebih yang bisa saya jual ke pasar-pasar dan pemasok ikan asap," ungkapnya sembari menata ikan.

Ikan yang diasap juga bevariasi, dari ikan laut hingga ikan air tawar, antara lain yakni ikan bandeng, lele, wader, kutuk, nila, dan jambal.

"Ikan-ikan tersebut saya beli dari Kota Tuban dan Lamongan secara mentahan. Sebelum di tahap pengasapan, terlebih dulu ikan-ikan tersebut di bersihkan kotorannya. Baru kemudian di tusuk pakai kayu yang sudah berukuran dan dipanggang di atas asap yang mengepul," pungkasnya.

Terpisah, Sumirah yang juga merupakan salah seorang pengusaha ikan asap juga mengatakan hal senada, setiap hari selalu melakukan pengasapan ikan. Ia merasa senang menekuni usaha pengasapan tersebut, pasalnya berkat usaha pengasapan ikan tersebut kini perekonomiannya meningkat dari sebelumnya.

"Alhamdulillah, bisa di buat menyekolahkan anak-anak dan mencukupi kebutuhan sehari-hari," ucap ibu tiga anak tersebut. [lin/ito]

Tag : Pengasapan, ikan, karangdayu, bojonegoro, baureno


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Saturday, 22 August 2020 20:00

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023

    Duet Wens-Komang Nahkodai AMSI 2020-2023 Asosiasi Media Siber Indonesa (AMSI) kembali mempercayakan tampuk kepemimpinan kepada Wensesleus Manggut (Pemred Merdeka.com), sebagai Ketua Umum dan Wahyu Dhyatmika/Komang (Pemred Tempo), sebagai Sekretaris Jenderal periode 2020-2023 pada kongres kedua...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat