09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif dan Senam Produktif Bersama   |   18:00 . Ibu-ibu PKK di Kedungprimpen Belajar Pemasaran Daring   |   17:00 . FKMB UINSA Kembangkan Potensi Desa Melalui Bakmas   |   16:00 . Nyentrik, Polisi Ramah Dikenal Kumisnya   |   15:00 . Boromania Beri Waktu Manajemen Persibo Beri Kepastian   |   14:00 . Pendekar Velg Super Jago   |   13:00 . Sama-sama Naik, ini Harga Jual dan Buyback   |   12:00 . Meski Selesai Secara Kekeluargaan, Mbah Dul Enggan Balik   |   11:00 . PWI Bojonegoro Gelar Lomba Menulis Potensi Desa   |   10:00 . Nurul Hayat Bojonegoro Resmikan 3 Rumah Baru untuk Korban Puting Beliung   |   09:00 . ABC Kampanyekan Pola Hidup Bersih dan Sehat di Desa Setren   |   08:00 . Ular Besar Diamankan di Lingkungan Warga Kota Bojonegoro   |   07:00 . Kunci Stamina Prima untuk Calon Pengantin   |   21:00 . Antisipasi Banjir, Pemkab Bojonegoro Gelar Pelatihan Anggota Satlinmas Desa   |  
Fri, 24 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 03 March 2019 19:00

Ular Piton Teror Warga Temayang

Ular Piton Teror Warga Temayang

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Keberadaan sungai pacal yang melintasi Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro, saat musim penghujan tidak hanya mengkhawatirkan ketika terjadi banjir. Namun beberapa ular piton, yang dikenal warga setempat dengan sebutan sowo kembang ditangkap karena memakan ternak warga Desa Belun Kecamatan Temayang.

"Musim hujan sekarang ini saja sudah ada tiga ekor ular besar yang ditangkap. Ada juga yang kecil dibunuh, karena takut membahayakan," kata salah seorang warga Desa Belun, Ainur Rofiq, Minggu (3/3/2019).

Diceritakan rofiq, tempat tinggalnya yang ada di samping kali pacal setiap musim penghujan banyak warga yang mengetahui keberadaan ular sowo kembang. Tetapi warga tidak bisa berbuat banyak, karena ketakutan.

"Hewan ternak banyak yang hilang. Saat ini sudah ada sekitar tiga ekor ayam dan tiga ekor unggas hilang," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ditambahkan, kalau sekarang sudah ada tiga ekor dan tahun kemarin juga ada. "Hampir setiap ada banjir besar kali pacal, pasti ada kabar orang melihat ular piton baik itu besar atau kecil, tapi tidak berani menangkap," pungkasnya. [saf/mu]

Tag : ular piton


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat