22:00 . Antisipasi Aksi 22 Mei, Polres Bojonegoro Siaga di Stasiun   |   21:00 . Gandeng Pemuda NU, Ahbabul Musthofa Tebar Ta'jil di Kedungadem   |   20:00 . PC IPNU IPPNU Bojonegoro Ngaos Administrasi   |   19:30 . Baksos Ramadan dan Parenting Connection JCI Bojonegoro   |   19:00 . Viking Bojonegoro Bagi Takjil dan Santunan Anak Yatim   |   18:30 . Bersama Komunitas Offroad, Kapolres Bojonegoro Bagi Takjil   |   18:00 . Bedah Keorganisasian, Tingkatkan Keterampilan Kader Jalankan SOP   |   17:00 . Pentingnya Pendidikan Agama untuk Anak   |   16:00 . Pasar Surup, Ala Bazar Kartar Tulungagung   |   15:00 . Luas Tanam Bawang Merah Hingga 4 Bulan Capai 1.215 Hektar   |   14:00 . Sepakbola Awali Pagelaran Porprov di Bojonegoro   |   13:00 . Manasik Haji Kabupaten Dijadwalkan 19 Juni Mendatang   |   12:00 . Inilah Lowongan Pekerjaan yang Selalu Dinanti Saat Ramadan   |   11:00 . Sambang Pelajar, PKPT IAI Sunan Giri Kenalkan Aswaja Sejak Dini   |   10:00 . Dinas Pengairan : Jelang Kemarau, Sejumlah Embung Dinormalisasi   |  
Mon, 20 May 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 March 2019 15:00

Waspada Demam Berdarah

Jumlah Kasus DB Menurun, Dinkes: Harus Tetap Waspada

Jumlah Kasus DB Menurun, Dinkes: Harus Tetap Waspada

Kontributor: Wahyudi

blokBojonegoro.com - Kasus Demam Berdarah (DB) dari bulan Januari hingga Februari 2019 mengalami penurunan. Dari angka 223 kasus 4 orang diantaranya meninggal, di bulan Februari menurun hingga 58 kasus.

Kasi Pengendalian Penyakit Menular, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Whenny Dyah P mengatakan, bahwa Dinkes mencatat selama Februari 2019 ada 281 kasus DB dan 1 orang meninggal dunia.

"Menurun hingga 58 kasus dan satu orang meninggal dunia," kata Whenny Dyah P.

DB di Bojonegoro menyerang hampir semua kalangan, dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Januari lalu, ada 223 kasus 4 orang diantaranya meninggal. "Sedangkan Februari mengalami penurunan," ucapnya.

Meski demikian, phaknya terus mewaspadai kemungkinan terjadi lonjakan DB. Dinkes terus melakukan gerakan pencegahan bersama masyarakat dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M plus.

"Menguras atau membersihkan penampungan air minum, drum dan bak-bak air lainnya. Menutup, yaitu menutup rapat-rapat penampungan air," terangnya.

Tak hanya itu, bisa memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk dan menaburkan bio larvasida atau obat cair anti nyamuk di penampungan air.

Gerakan PSN dengan cara 3M Plus ini, terus lakukan bersama-sama masyarakat. Dimungkinkan, penularan DB dari nyamuk Aedes Aegypti dapat ditanggulangi, karena untuk mencegah perkembangbiakannya.

"Kalau melakukan PSN dengan cara 3M plus tersebut, bisa mencegah perkembangan nyamuk," tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga melakukan fogging di beberapa wilayah yang banyak penderita DB nya. Namun, fogging sendiri sifatnya hanya untuk pemberantasan nyamuk dewasa bukan untuk jentik-jentik nyamuk. [yud/ito]

Tag : kasus, db, bojonegoro, dinkes

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat