07:00 . 4 Cara Menjaga Hubungan Tetap Awet dengan Pasangan di Era Digital   |   19:00 . Emak-emak Nekat Tabrak Palang Pintu KA   |   18:00 . Target Curi Poin, Persibo Bawa 22 Pemain ke Gresik   |   17:00 . Dirangkai Berbagai Acara, Haul Mbah Singonoyo Sukorejo Meriah   |   16:00 . Patuhi Sanksi, Suporter Persibo Tak Akan Berangkat Ke Gresik   |   15:00 . Palang Pintu KA Patah Dipasang dengan Didriling dan Diikat Karet Ban   |   14:00 . Viral, Emak-Emak Tabrak Palang Pintu Kereta Api Hingga Patah   |   13:00 . Jelang Pelantikan Presiden, Polres Bojonegoro Apel Gelar Pasukan Pengamanan Imbangan   |   12:30 . Badan Mobil di Tengah Jalan, Macet Total   |   12:00 . Penumpang Pickup Jagal Sapi Asal Mabang   |   11:00 . Truk Vs Pickup di Proliman, Banyak Korban   |   10:00 . Sebelum Pengambilan Api Abadi, Bupati dan Wabup Ziarah Makam Leluhur   |   07:00 . Cara Pakai Bra yang Tepat Agar Payudara Selalu Sehat   |   18:00 . Selisih Gol, Awas Persibo Bisa Tergeser dari Puncak Klasemen   |   17:00 . Siswa SMAN 1 Kalitidu Belajar Energi Migas dengan EMCL   |  
Sat, 19 October 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 March 2019 13:00

Tak Hanya Pentol, Es Campur dan Bubur Pedagang ini Jadi Incaran Pembeli

Tak Hanya Pentol, Es Campur dan Bubur Pedagang ini Jadi Incaran Pembeli

Kontributor: Maulina Alfiyana
 
blokBojonegoro.com - Tak hanya pentolnya saja yang telah tenar dan banyak digandrungi oleh masyarakat, ternyata Sapari, salah seorang penjual pentol murah legendaris dari Desa Cangaan, Kecamatan Kanor juga menjual es yang juga tak kalah tenarnya.
 
"Selain pentol saya juga menjual dua macam es, yakni es campur dan es bubur kacang hijau," ucap Sapari, sembari melayani pembeli.
 
Dikatakan oleh Sapari, dalam sehari ia dapat menjual sebanyak 150 porsi dari kedua macam es tersebut, yang di bandrolnya hanya dengan harga Rp.2000 per porsinya.
 
Ia juga menjelaskan, untuk menjual pentol dan es tersebut dirinya hanya membuka lapak di depan rumah mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB, dan jika masih tersisa biasanya ia menjajakan dagangannya dengan berkeliling desa menggunakan gerobak.
 
"Alhamdulillah, setiap hari pentol dan es selalu habis terjual," pungkasnya kepada blokBojonegoro.
 
Sementara itu, Ela salah satu pembeli mengaku menikmati es campur serta es buburnya tersebut, pasalnya tak hanya porsinya yang banyak, serta harganya yang juga sangat terjangkau.
 
"Setiap ke Cangaan saya pasti selalu menyempatkan membeli es bubur Sapari. Karena hanya dengan merogoh kocak Rp.2000 saja sudah bisa menghilangkan dahaga serta mengenyangkan, karena ada campuran kacang hijau dan bubur susmsumnya," ungkap pembeli asal Sumberrejo tersebut. [lin/ito]

Tag : pentol, cangaan, kanor

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 16 October 2019 09:00

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT

    Petani Kedungadem Gotong Royong Melebarkan JUT Untuk melancarkan mobilitas petani khususnya saat membawa benih, pupuk, dan hasil pertanian, Dinas Pertanian Bojonegoro membantu jalan usaha tani (JUT) kepada kelompok tani Tani Makmur I, Dukuh Mulung, Desa Ngrandu,...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat