18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 16 April 2019 19:00

Pemilu 2019

Pemilu, Apakah Pengusaha Wajibkan Liburkan Karyawan?

Pemilu, Apakah Pengusaha Wajibkan Liburkan Karyawan? ilustrasi: .net

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif bakal berlangsung besok, 17 April 2018. Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2019, pemilu 17 April dihitung sebagai hari libur nasional.

Namun apakah bagi pengusaha wajib meliburkan karyawan pada hari pencoblosan besok?

Terkait kondisi tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Agus Supriyanto menjelaskan, perusahaan harus meliburkan karyawannya, lantaran tidak boleh menghalangi karyawanya untuk memberikan suara.

"Apalagi ini adalah hajat dari Negara dan masyarakat wajib memberikan suara," jelas Agus Supriyanto.

Akan tetapi, Agus Supriyanto juga menjelaskan, perusahaan diperbolehkan memengerjakan karyawanya dengan catatan perusahaan atau tempat kerja tersebut masuk pada sore hari. Namun, dengan sarat pekerja harus diberi uang lembur, lantaran tanggal 17 April adalah libur nasional.

"Kemarin ada pengusaha yang datang kesaya tanya-tanya terkait hal tersebut karena perusahaanya masuk sore, seperti cafe maupun restoran dan sebagainya, sehingga tempat kerja wajib memeberi uang lembur," lanjutnya.

Terkait sanksi sendiri jika ada perusahaan yang melanggar, Disperinaker belum bisa berkata lebih jauh. Sebab, dalam surat Presiden tidak ada sanksi yang dibahas, namun Disperinaker Bojonegoro memastikan perusahaan yang masuk pagi di Bojonegoro tetap libur.

"Kan tidak mungkin perusahaan memberi waktu hanya beberapa jam saja untuk mencoblos, apalagi belum termasuk antree dan berangkatnya, sehingga perusahaan wajib memeberi libur para karyawan," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]

Tag : pemilu, libur, nasional, bojonegoro, pengusaha

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat