16:00 . Bangun Sinergitas Babinsa Ngambon Bantu Warga Atasi Longsor   |   15:00 . Pengenalan Keselamatan Berlalu Lintas, Begini Cerita Tino Voigt   |   14:00 . Sukarelawan EMCL Kerjabakti di Desa Ngraho   |   13:00 . Kunjungi Omah Jamur di Ngraho, Icipi Olahan Jamur Tiram   |   12:00 . Keren...!!! Belajar dari Internet, Pemuda Bojonegoro Berhasil Buat Sepeda Listrik   |   11:00 . Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor   |   10:00 . Aksi Program Relawan ExxonMobil di Desa Ngraho   |   09:00 . 1 April 2020, Parkir Berlangganan Mulai Diterapkan   |   08:00 . Musim Panen, Jasa Perontok Jagung Kebanjiran Sewa   |   07:00 . 4 Stereotip Wanita Karier yang Harus Diubah   |   19:00 . Bisnis Sosial Raup Keuntungan Sekaligus Bantu Sesama   |   18:00 . Produksi Jagung di Bojonegoro Selalu Lebihi Target   |   17:00 . Mendagri Tito: Budaya Amplop Harus Hilang dari Pelayanan Publik Pemerintah   |   16:00 . Bulog Belum Lakukan Penyerapan Komoditi Jagung, Begini Penjelasannya...   |   15:00 . Petani Masyarakat Samin Panen Raya Bareng Gubernur Jatim   |  
Wed, 26 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 29 April 2019 20:00

Anggota KPPS Meninggal dan Sakit

Dapat Santunan dari Gubernur Rp15 Juta, dari KPU Tunggu Instruksi

Dapat Santunan dari Gubernur Rp15 Juta, dari KPU Tunggu Instruksi

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Banyaknya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia maupun dirawat akibat kelelahan saat melaksanakan tugasnya menarik perhatian masyarakat. Tak ayal, inisiatif pemberian penghargaan maupun santunan terus didengungkan sebagai bentuk perhatian bagi para pahlawan demokrasi. 

Komisioner KPU Bojonegoro, Divisi SDA dan Parmas, Mustofirin mengungkapkan, KPU Pusat mewacanakan pemberian santunan bagi anggota KPPS yang sakit dan meninggal. Namun, untuk di tingkat kabupaten belum bisa dilaksanakan lantaran masih menunggu teknis bagaimana santunan diberikan kepada KPPS yang sakit dan meninggal dunia.

"KPU Bojonegoro, hingga kini hanya tugasnya mendata dan melaporkan anggota KPPS yang sakit dan meninggal dunia, tapi diberikan santunan atau perhatian masih menunggu dari KPU Pusat," beber Mustofirin kepada blokBojonegoro.com.

Masih Kata pria yang disapa Firin itu, memang kabar pemberian santunan kepada anggota KPPS itu sudah dikabarkan oleh beberapa media Nasional, namun hingga kini pemberian santunan itu masih dalam taraf pengkajian oleh KPU pusat.

"Beberapa waktu lalu memang ada santunan dari Gubernur Jatim, itu pun untuk anggota KPPS yang telah meninggal yakni sebesar 15 juta, dan untuk Bojonegoro ada 4 keluarga KPPS yang menerima santunan itu," terang Firin kepada blokBojonegoro.com.

Dari data yang diperoleh blokBojonegoro.com anggota KPPS di Bojonegoro yang meninggal berjumlah 4 orang yakni Supriyadi (22) asal Desa Margomulyo/Margomulyo, Lu'anto (45) Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Mustakim (43) asal Desa Jampet, Kecamatan Ngasem dan Suparman (60) asal Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu.

Selain meninggal ada pula 5 orang lain anggota KPPS yang masih dalam perawatan. "Kalau santunan dari KPU Pusat, pastinya menunggu regulasinya, KPU Bojonegoro hanya mendata dan mengusulkan saja," tandas Firin.[saf/lis]

 

Tag : pemilu, kpps


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat