18:00 . Ali Fauzi: Terorisme Bukan Hanya Terlihat dari Penampilan Fisik   |   17:00 . Pohon yang Ditebang, Akan Diganti dengan Jenis ini   |   16:00 . KIA di Bojonegoro Masih Tercetak 40 Persen   |   15:00 . Sering Nonton Film Porno, Kakek di Sukosewu Cabuli Anak 8 Tahun   |   14:00 . Siswa SMPLB Putra Harapan Raih Juara Pertama di Peparpenas 2019   |   13:00 . Pentingnya 3 Pilar di Era 4.0   |   12:00 . Pemkab Bojonegoro Ajukan UMK 2020 Sebesar Rp 2.016.720   |   11:00 . Mendorong Generasi Muda Menjadi Energi Penggerak Bangsa   |   10:00 . Awal Pekan, Harga Logam Mulia Naik Rp 1.000 per Gram   |   09:00 . Instalasi Unik, Bikin Pengunjung Geleng-Geleng   |   08:00 . Diduga Akibat Bediang, Rumah di Ngrejeng Terbakar   |   07:00 . Susu dan Makanan yang Harus Dihindari Sebelum Berolahraga   |   18:00 . Pergantian Antar Waktu DKR Kecamatan Kanor Resmi Dilantik   |   17:00 . Layanan Solar di Jawa Timur, Pertamina Pastikan Tersedia   |   16:00 . Usaha Keras Potong Pohon yang Tua   |  
Mon, 18 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 May 2019 11:00

Ramadan, Dinkes Bentuk Tim Khusus Awasi Mamin

Ramadan, Dinkes Bentuk Tim Khusus Awasi Mamin

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro membentuk tim khusus untuk mengawasi Makanan dan minuman (Mamin) saat Bulan Ramadan. Tim khusus tersebut bertujuan untuk memperketat pengawasan kualitas pangan ke sejumlah lokasi sarana distribusi pangan di Kabupaten Bojonegoro.

Dibentuknya tim itu lantaran pada saat Ramadhan peredaran makanan dan minuman di sejumlah toko dan swalayan dipastikan mulai meningkat. Untuk itu perlu pengawasan berskala untuk mengetahui kualitas pangan.

"Kita ada tim pengawasan dari tingkat Kabupaten dalam ini dinaungi Dinas Kesehatan yang bersama dengan beberapa Instansi Dinas lainya, sedangkan untuk di tingkat Kecamatan kita ada tim dari Puskesmas," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan,  Ahmad Hernowo.

Ahmad Hernowo menjelaskan, pengawasan akan dilakukan pada makanan kemasan baik yang menggunakan plastik maupun kaleng. Pengawasan ini agar makanan yang di jual ke konsumen sesuai dengan ketentuan syarat yang ada.

"Untuk tim Kabupaten akan melakukan sidak sebelum Ramadan, saat Ramadhan dan sebelum Lebaran," tuturnya.

Lokasi yang akan menjadi tujuan pengawasan antara lain, minimarket, pasar swalayan dan pasar tradisional. Makanan kemasan yang akan dilakukan pengawasan dilihat dari beberapa aspek meliputi izin edar yang harus sesuai dengan aturan, masa kedaluwarsa makanan, label halal, serta kandungan yang terdapat pada makanan.

Selain itu, jika kemasanya menggunakan kaleng, kerusakan pada kaleng juga harus dihindari. Sebab tidak aman dan dikhawatirkan kandungan makanannya sudah berubah serta zat kimia yang terkandung telah terurai.[din/ito]

Tag : dinkes, bojonegoro, mamin, ramadan

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat