22:00 . Kalianyar Tidak Termasuk Pemberhentian, Bus Langsung ke Terminal   |   19:00 . Pemkab Siapkan 14 Titik Pemberhentian Bus   |   18:00 . BPBD Salurkan Bantuan Paket Sembako Kepada Pedagang Kantin Sekolah   |   17:00 . Cegah Penyebaran Covid-19, PAC Pagar Nusa Balen Semprot Disinfektan Massal   |   16:00 . ODP di Bojonegoro Turun 1 Angka   |   15:00 . Banjir Kepohbaru, 40 Hektar Sawah Siap Panen Terendam   |   13:00 . 2 Korban Tenggelam Ditemukan Mengambang di Bengawan Solo   |   12:00 . PA Batasi Semua Pelayanan Selama Pandemi Covid-19   |   11:00 . Petugas Gabungan Patroli Bubarkan Kerumunan   |   10:00 . Tren Air Bengawan Solo Naik Cukup Cepat   |   09:00 . Efek Corona Omzet Pedagang Jamu Tradisional dan Rempah Meroket   |   08:00 . Update Grafik Perkembangan Covid-19 di Jawa Timur dan Bojonegoro Per 4 April   |   07:00 . Baru Selesai Belanja, Ini Tips agar Bahan Makanan Keluarga Terhindar dari Corona   |   06:00 . Selamat Jalan, Pak Armin...   |   21:00 . Kawal Dana di Desa, Siagakan Ribuan Relawan   |  
Mon, 06 April 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 20 May 2019 15:00

Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota

Jajanan Khas Kampung Ini Tembus Pasaran Luar Kota

Kontributor: Maulina Alfiana

blokBojonegoro.com - Sudah jarang sekali warga desa yang mampu membuat jajan tradisional yang biasa disebut gapit kluntung, jajanan khas desa yang ada sejak zaman dulu ini rasanya sudah tidak asing lagi di lidah masyarakat desa maupun kota.

Salah satu pemilik industri rumahan gapit kluntung, Zuhrotul Millah atau biasa disapa Mbak Njuh, warga Dukuh Bonagung, Desa Kabalan, Kecamatan Kanor mengatakan, dirinya sudah menekuni usaha menjual jajanan tradisional ini sejak tahun 1999 silam.

Dengan berbahan dasar tepung terigu dicampur dengan gula dan telur serta bumbu-bumbu rahasia lainnya, Mbak Njuh mampu menghipnotis lidah masyarakat ketika menikmati gapit buatannya. Gapit buatannya memiliki cita rasa yang khas dengan rasa gurih dan manis.

"Setiap hari pasti selalu ada saja pesanan dari konsumen, apalagi setiap menjelang Lebaran begini, pesanan membludak sampai kuwalahan," ucap Mbak Njuh saat ditemui blokBojonegoro.com

Ditambahkan, gapit kluntung ini jika diamati hampir mirip dengan ledre salah satu makanan khas Bojonegoro. Menurutnya, selain secara fisik, kesamaan lainnya terletak pada cara pengolahannya. Yakni, harus dalam keadaan panas saat menggulungnya dengan menggunakan cetakan pemanas yang tradisional.

"Saat ini saya tidak hanya memproduksi gapit kluntung saja, ada gapit emplek dan beberapa kue kering lainnya," tambah Mbak Njuh.

Bersama dengan empat karyawannya, setiap hari Mbak Njuh dapat membuat puluhan kilogram gapit kluntung maupun emplek dan kue kering lainnya, yang kini pemasarannya telah tersebar di toko-toko besar yang ada di wilayah Bojonegoro serta luar Kota yakni Tuban dan Lamongan.

"Alhamdulillah, produksi rumahan yang saya tekuni ini sudah tembus pasaran luar kota dan telah memiliki merek  sendiri," pungkasnya, Senin (20/5/2019). [lin/lis]

 

Tag : jajanan, lebaran


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 30 March 2020 12:00

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh

    Menguntungkan, Warga Purwosari Panen Waluh Petani Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro berhasil menanam waluh (labu kuning) tumpangsari dengan pohon pisang di tegalannya. Suparno bisa memanen waluh muda 40 buah setiap hari, karena sayuran...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat