08:00 . BPKAD: Pemkab Transparan Kelola Keuangan   |   07:00 . Membiarkan Balita Bilang 'Enggak Mau' Ternyata Ada Manfaatnya   |   21:00 . Selamat Jalan Dek Kamila   |   19:00 . Bangunan Misterius Muncul di Bengawan Solo   |   16:00 . Wisata Kracakan Niagara Mini dan Rajut yang Tembus Amerika   |   15:00 . Polsek Kota dan Dishub Gelar Pembinaan Bagi Operator Perahu   |   14:00 . Pemerintah Tetap Pakai Skema Bagi Hasil Gross Split di Sektor Migas   |   13:00 . PMII Desak Bupati Jelaskan Uang Rakyat yang Didepositokan Rp2,9 T   |   12:00 . Aksi Mahasiswa Bojonegoro Soroti Silpa Tahun 2018   |   10:00 . DPRD Datangi Rumah Korban Dugaan Malpraktik RSUD Bojonegoro   |   08:00 . 100 Perempuan Bojonegoro Dilatih Menjadi Perajut   |   07:00 . Cerita Drama Tangisan Anak, Agar Keinginannya Terpenuhi   |   22:00 . Sambut Milad, Rumah Sakit Aisyiyah Gelar Lomba Tahfidz   |   21:00 . Pemdes dan Kelompok Tani Ngadiluhur Balen Kendalikan Tikus   |   20:00 . Kurangi Pengangguran, Disperinaker Buka Job Fair 2019 Selama Dua Hari   |  
Fri, 15 November 2019
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 20 May 2019 18:00

Penukaran UPK

Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari

Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Bojonegoro menyiapkan 5 titik penukaran uang pecahan kecil (UPK) di Kabupaten Bojonegoro untuk membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan menjelang Idul Fitri 1440 H.

Bagian Penyedia Uang Tunai Bank Negara Indonesia Cabang Bojonegoro, Erna Sulistiowati menjelaskan, selain membuka di Kantor BNI Cabang Bojonegoro juga ada di beberapa titik lainya, seperti Kecamatan Kalitidu, Sumberejo, Baureno dan Babat (Lamongan).

"Meski, saat ini penetrasi perbankan digital sangat luas, masyarakat tetap membutuhkan uang kartal yang sangat besar menjelang Idul Fitri, misalnya untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga di rumah atau di kampung halaman," kata Erna.

Dia menyebutkan, mulai besok BNI sudah menyiapkan uang kecil pecahan dari Rp2000, Rp5000, Rp10.000 dan Rp20.000, Rp50.000 sampai Rp100.000 dengan batasan pernasabah Rp18.700.000 dan 50 antrian setiap harinya.

"Setiap pecahan per nasabah jatahnya berbeda-beda, untuk Rp2.000 kita batasi Rp200.000, Rp5000 kita batasi Rp500.000, Rp10.000 kita batasi Rp1 juta, Rp20.000 kita batasi Rp2 juta, Rp50.000 kita batasi Rp5 juta dan Rp100.000 kita batasi Rp10 juta, jadi jumlah keseluruhan Rp18.700.000," lanjut Erna kepada blokBojonegoro.com.

Jika melihat tahun sebelumnya, karakteristik masyarakat penukar, tambahnya, memang didominasi oleh pegawai usaha dan ibu rumah tangga. Sedangkan untuk pecahan uang sendiri yang paling diburu adalah pecahan Rp5 ribu dan Rp10 ribu.

"Kita akan buka sampai minggu keempat Bulan Mei, tetapi kita juga belum bisa memastikan karena juga ada tanggal merah," kata dia.

Untuk risiko sendiri penukaran uang kecil di Bank menurutnya lebih sedikit dibanding di jalanan. Sebab sebelum didistribusikan oleh Bank Indonesia (BI) terlebih dahulu memalui pengecekan, dari keaslian, jumlah dan sebagainya. [din/lis]

Tag : uang, receh

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat