22:00 . Besok Pilkades Digelar, Tak Ada Lonjakan Penumpang Turun di Terminal   |   21:00 . Tak Ada Ujian Susulan, 369 Peserta SKD Dinyatakan Gugur   |   20:00 . BKPP Bojonegoro Umumkan Hasil SKD CPNS Akhir Februari   |   19:00 . 213 ASN Eselon III Bakal Ikuti Asessment di Jakarta   |   18:00 . Mahasiswa STIE Cendekia Kunjungi Lapangan Banyu Urip   |   17:00 . Duh...! Politik Uang Masih Jadi Tren Cakades?   |   16:00 . Tanggul Jebol, 135 Hektar Tanaman Padi Siap Panen Terancam Gagal Panen   |   15:00 . Cerita Mahasiswa Asal Bojonegoro Saat Virus Corona Mewabah   |   14:00 . 500 Sak Disiapkan untuk Perbaiki Tanggul Kali di Kanor yang Jebol   |   13:00 . Survei, PDPM Ungkap Pencalonan Kades   |   12:00 . Sensus Penduduk 2020 Dimulai, Pemkab Bojonegoro Siap Dukung   |   11:00 . Bupati Sambut 1.039 Personel BKO untuk Pengamanan Pilkades Serentak   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Siap Dukung Sensus Penduduk 2020   |   09:30 . Hujan, Bengawan Solo Masuk Siaga Hijau   |   09:00 . Semangati Kiai Kampung, Gusdurian Berikan Sepeda dan Peralatan Ibadah   |  
Wed, 19 February 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 20 May 2019 18:00

Penukaran UPK

Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari

Per Nasabah Dijatah Rp18,7 Juta, BNI Sediakan 50 Antrean Setiap Hari

Kontributor: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - PT Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Bojonegoro menyiapkan 5 titik penukaran uang pecahan kecil (UPK) di Kabupaten Bojonegoro untuk membantu masyarakat mendapatkan uang pecahan menjelang Idul Fitri 1440 H.

Bagian Penyedia Uang Tunai Bank Negara Indonesia Cabang Bojonegoro, Erna Sulistiowati menjelaskan, selain membuka di Kantor BNI Cabang Bojonegoro juga ada di beberapa titik lainya, seperti Kecamatan Kalitidu, Sumberejo, Baureno dan Babat (Lamongan).

"Meski, saat ini penetrasi perbankan digital sangat luas, masyarakat tetap membutuhkan uang kartal yang sangat besar menjelang Idul Fitri, misalnya untuk dibagi-bagikan kepada keluarga dan tetangga di rumah atau di kampung halaman," kata Erna.

Dia menyebutkan, mulai besok BNI sudah menyiapkan uang kecil pecahan dari Rp2000, Rp5000, Rp10.000 dan Rp20.000, Rp50.000 sampai Rp100.000 dengan batasan pernasabah Rp18.700.000 dan 50 antrian setiap harinya.

"Setiap pecahan per nasabah jatahnya berbeda-beda, untuk Rp2.000 kita batasi Rp200.000, Rp5000 kita batasi Rp500.000, Rp10.000 kita batasi Rp1 juta, Rp20.000 kita batasi Rp2 juta, Rp50.000 kita batasi Rp5 juta dan Rp100.000 kita batasi Rp10 juta, jadi jumlah keseluruhan Rp18.700.000," lanjut Erna kepada blokBojonegoro.com.

Jika melihat tahun sebelumnya, karakteristik masyarakat penukar, tambahnya, memang didominasi oleh pegawai usaha dan ibu rumah tangga. Sedangkan untuk pecahan uang sendiri yang paling diburu adalah pecahan Rp5 ribu dan Rp10 ribu.

"Kita akan buka sampai minggu keempat Bulan Mei, tetapi kita juga belum bisa memastikan karena juga ada tanggal merah," kata dia.

Untuk risiko sendiri penukaran uang kecil di Bank menurutnya lebih sedikit dibanding di jalanan. Sebab sebelum didistribusikan oleh Bank Indonesia (BI) terlebih dahulu memalui pengecekan, dari keaslian, jumlah dan sebagainya. [din/lis]

Tag : uang, receh


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat