05:00 . Melintang di Perempatan Jembatan Sosrodilogo   |   04:00 . Alat Berat Masuk Kota   |   20:00 . Resmi Dibuka, Warga Serbu Taman Lokomotif   |   19:00 . Khidmat, Haul Mbah Yai Ali Mahrus   |   18:00 . Dewan Pers Proses AMSI Jadi Konstituen Dewan Pers   |   17:00 . Baru....!!!! Taman Lokomotif Bojonegoro   |   16:00 . UNBK SMP Diikuti 19.632 Siswa   |   15:00 . Antisipasi Bencana, BPBD Cek Pintu Air   |   14:00 . Hari Ini Pisah Sambut Kepala SMPN 4 Bojonegoro   |   13:00 . Ada 7 Taman di Bojonegoro Dibawah Naungan Pemkab   |   12:00 . Momen Imlek, BPBD Prediksi Hujan Lebat Bakal Guyur Sejumlah Daerah   |   11:00 . Intip Keindahan Taman Lokomotif   |   10:00 . Kebutuhan BBM dan LPG Diprediksi Meningkat, Pertamina Siapkan Antisipasi Jelang Imlek   |   09:00 . Sekolah Bengawan Solo Ajarkan Siswa Sayangi Alam   |   08:00 . Bupati Resmikan Taman Lokomotif   |  
Sat, 25 January 2020
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 23 May 2019 23:30

Festival Ramadan 2019

Pasca Penetapan Hasil Pilpres, Khofifah: Jangan Mudah Terprovokasi

Pasca Penetapan Hasil Pilpres, Khofifah: Jangan Mudah Terprovokasi

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dalam sambutanya yang lumayan singkat, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa juga berpesan agar masyarakata tidak mudah terprovokasi. Serta jangan menjadi Islam yang pemarah, melainkan Islam yang ramah dan menjadi islam perangkul bukan pemukul.

[Baca juga: Pukul Rebana, Gubernur Khofifah Buka Festival Ramadan ]

Saat disinggung tentang kondisi Jawa Timur setelah penetapan hasil Pilpres, Khofifah mengaku Jawa Timur dalam kondisi yang kondusif. Terkait pembakan di Polsek Sampang, menurutnya hal yang sebenarnya adalah sebuah miskomunikasi saja. Yang mana masyarakat mendapat info bahwa kiai asal Sampang sedang terjebak pada aksi 22 Mei di Jakarta.

"Padahal Kiai tersebut pada saat itu sedang di Surabaya, habis pulang dari Umroh, bukan di Jakarta," tegas gubernur yang juga Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama ini.

Oleh karena itu, Khofifah juga berharap kepada masyarakat untuk saling bersinergi untuk memberantas informasi yang tidak benar. Sebab, bisa menimbulkan sebuah misskomumikasi dan menimbulkan sebuah anarkisme.

"Kalau sudah mengerti itu misskomumikasi (Tidak benar) segeralah bertabayun seperti di ajaran agama Islam. Dan semoga puasa, Sodakoh, Salat Tarawih serta ibadah kita mudah-mudahan diterima Allah dan Semoga Bojonegoro, Jawa Timur, Indonesia selalu diberi keamanan," harapnya.[din/ito]

Tag : gubernur, jatim, festival, bojonegoro


* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat